
H A P P Y R E A D I N G
.
.
.
.
Setelah pertemuan singkat itu, Rey dan Tasya pamit pergi ke penginapan untuk berkultivasi. Shen juga bertanya sampai mana kultivasi mereka dan mereka hanya menjawab dengan sebutan 'rendah'.
Keesokan harinya~
Mereka yang telah lulus seleksi pertama sekarang telah berada di suatu tanah lapang yang sangat luas.
"Baiklah untuk para calon murid baru, untuk seleksi ke dua kalian akan berburu kristal Spirit Beast di hutan. Kalian harus mendapatkan sebanyak banyak nya dan kami akan meloloskan 1000 dari kalian yang mendapat kan kristal Spirit Beast terbanyak dan terkuat. Apa kalian faham?" ucap Salah satu tetua yang menjadi juri.
"Faham!!"seru mereka serempak.
"Baiklah apakah ada yang ingin ditanyakan?"tanya tetua itu keras.
"Maaf tetua apakah kami boleh merebut kristal Spirit Beast peserta lainnya?"tanya seorang pemuda.
__ADS_1
"Diperbolehkan merebut kristal peserta lain namun itu berlaku jika kalian masih berada di hutan itu. Apa ada yang lain?"tanya tetua itu setelah menjawab.
"Tetua apakah kami boleh berkelompok?"tanya dari salah satu peserta lainnya.
"Terserah kalian, ingin berkelompok ataupun individu jika berkelompok maka maksimal adalah 10 orang. Waktu kalian hanya sampai besok pagi Dan yang terpenting adalah dilarang saling membunuh"ucap tetua itu.
"Baiklah seleksi kedua resmi dimulai!!"seru Tetua itu.
Mereka mulai memasuki hutan dan mulai memburu hewan. Sama seperti Tasya yang saat ini berpencar dan bukan berkelompok dengan mereka yang terpilih.
'Ingin rasanya aku tidur dengan tenang' batin Tasya berjalan dengan lemas.
"Huhhh aku sangat ingin tidur!! aku lelahhh"teriak Tasya saat sampai di sebuah sungai.
"Ah iya aku mempunyai Spirit Beast"gumam Tasya.
"Hei kalian berenam carikan aku kristal Spirit Beast itu.. aku akan tidur dulu jangan tanya lagi pasti kalian mendengar apa yang dikatakan tetua itu jangan membantah Ok"ucap Tasya pada ke enam Spirit Beast miliknya yang sedang bersantai diruang dimensi.
Tidak mendengar kan jawaban dari keenam nya dia langsung tidur di salah satu pohon yang memiliki daun lebat.
"Haihh kebiasaan memang membuat ku kesal"ucap Black keluar dari ruang dimensi diikuti yang lain nya.
"Kau benar tapi tetap saja aku kasihan dengan Queen karena beban yang diterimanya sangat besar"ucap Blue.
__ADS_1
"Sudahlah jangan berlama lama disini. Kita akan mencari bab kristal Spirit Beast untuk Queen dan secepatnya kita kembali dan bersantai"sahut Felix.
Mereka mengangguk dan berjalan mencari hewan buruan.
Di hutan ini banyak hewan level rendah hingga tinggi. Jadi menurut Tasya dan teman temannya disini bukan tempat berbahaya. Ada dua ribu lebih peserta saat ini dan cukup kuat menurut diri mereka sendiri.
Akan tetapi kekuatan dari peserta yang mengikuti seleksi murid baru pasti tidak begitu kuat dan berpengalaman karena tujuan di suatu sekte adalah untuk belajar dan melatih kemampuan fisik, kultivasi maupun pengetahuan.
Rey tentu saja sekarang ini sedang sibuk mencari buruan nya dan tidak mungkin kan dia tidak lolos, ia adalah saudara kembar pemeran utama jadi tidak mungkin begitu lemah.
Ia mulai menyerang banyak Spirit Beast level menengah tinggi dan rendah dengan tangan nya yang memegang pedang.
Mereka yang terpilih tidak diperbolehkan dibantu oleh hewan kontrak nya dan tentunya juga kultivasi. Bukan tetua atau siapapun itu yang melarang tetapi yang melarang adalah Tasya. Ya itung itung untuk latihan mereka.
******
**Maaf pendek dan kemarin juga ga up jadi mungkin akan crazy up setelah PTS nanti..
Yooo jangan lupa Like Komen dan Vote~
Rate bintang lima juga kalau perlu😂😂
SEE YOUU😉**
__ADS_1