
《HAPPY READING》
.
.
.
.
"Yah ini aku"ucap Pria itu seraya mengerat kan pelukan nya.
Mendengar hal itu, Tasya sangat senang dan kemudian membalas pelukan Pria itu tak kalah erat.
"Aku merindukan mu hiks"ucap Tasya mulai mengeluarkan air matanya.
"Ssttt aku disini, jangan menangis"ucap nya mengelus kepala Tasya lembut.
"Mengapa hiks.. kau tidak menemui ku"ucap ucap Tasya lalu menggigit dada Pria itu.
"Awww.. jangan menggigit ku sayang! aku kan sudah menemui sekarang.. Kau sangat merindukan ku ya?"ucap nya menggoda.
"Shan Shan!! kau menyebalkan"ucap Tasya kemudian duduk dan mengerucut kan bibirnya.
"Hei bukan kah tadi kau bilang jika kau sangat merindukan aku hum?"tanya Liu Yaoshan kembali memeluk Tasya dari belakang dalam posisi duduk.
"Tidak! siapa bilang"ucap Tasya dengan pipinya yang mulai memerah.
"Begitukah? tapi mengapa pipi mu memerah?"tanya Liu Yaoshan meletakkan kepalanya di pundak Tasya.
__ADS_1
"Disini panas.. Yah panas"ucap Tasya mengipasi wajah nya dengan telapak tangan.
"Baiklah.. hadap kemari dan tatap mataku"ucap Liu Yaoshan membalik tubuh Tasya lalu meletakkan Tasya pada pangkuan nya.
"A- apa?" tanya Tasya mendongak untuk melihat wajah tampan Liu Yaoshan yang terhalang oleh topeng.
Liu Yaoshan hanya tersenyum manis dengan tangan nya yang memeluk Tasya. Kemudian wajah Tasya kembali seperti biasa, ia menatap datar kearah Liu Yaoshan. Ke dua tangan nya mulai terangkat menyentuh topeng Liu Yaoshan dan melepas nya perlahan.
"Saat hanya ada kita berdua, jangan memakai topeng jelek mu ini"ucap Tasya membuang topeng Liu Yaoshan ke sembarang arah.
"Baik"ucap Liu Yaoshan tersenyum manis seraya mengangguk patuh.
"Emm kau sangat lama"ucap Tasya mulai mengelus pipi Liu Yaoshan.
"Maaf"ucap Liu Yaoshan menunduk.
Haah ia seperti anak yang sedang dimarahi oleh ibunya saja.
"Lagi"ucap Liu Yaoshan tersenyum lebar.
"Sudah.. aku sangat lelah. Besok aku ingin bicara dengan mu"ucap Tasya turun dari pangkuan Liu Yaoshan dan merebahkan tubuhnya. Liu Yaoshan hanya mengikuti Tasya kemudian memeluk nya lagi.
"Satu kali saja! ya ya ya"ucap Liu Yaoshan merengek seperti anak kecil.
"Oh ya bisakah kau membawa ku dan teman teman ku ke dunia atas?"tanya Tasya tak mendengar kan Liu Yaoshan yang merengek.
"Tidak bisa Sayang, kau tahu sendiri jika aku dulu bersumpah untuk tidak membawa mu ke dunia atas demi kelahiran mu kembali"ucap Liu Yaoshan.
Dulu saat Tasya sekarat atau anatara hidup dan mati, Tasya memberikan tanggung jawab nya pada Liu Yaoshan. Akan tetapi Liu Yaoshan sangat mencintai nya dan tidak ingin ia pergi.
__ADS_1
Saat Tasya menutup matanya untuk selama lama nya, Liu Yaoshan bersumpah jika Tasya terlahir kembali maka Liu Yaoshan akan mengalami sambaran petir tepat saat Tasya terlahir kedunia. Dan ia juga bersumpah jika ia tidak akan pernah membawa Tasya ke dunia atas, karena Tasya harus berusaha bersama teman temannya untuk pulang ke dunia atas dan menjalankan tanggung jawab nya.
Itu lah sebab nya Tasya bisa terlahir kembali. Itu semua karena Liu Yaoshan yang tak bisa melepas Tasya begitu saja. Sambaran petir itu juga tak main main.
Saat Tasya lahir, Liu Yaoshan tersambar petir dan tidak bisa bangun dari tempat tidurnya selama 7 bulan. Padahal Liu Yaoshan sangat kuat, Tidak ada yang bisa menandingi kekuatan nya kecuali istri kecil nya yaitu Tasya.
"Maaf dan Terimakasih"ucap Tasya membalas pelukan Liu Yaoshan.
"Emmm tapi ada syarat nya"ucap Liu Yaoshan.
"Apa? Jangan aneh aneh, aku sudah cukup lelah hari ini" ucap Tasya menatap wajah Liu Yaoshan.
"Apa yang kau pikirkan sayang? Aku hanya ingin ini"ucap Liu Yaoshan seraya menunjuk bibirnya dengan jari.
"Baiklah hanya satu kali"ucap Tasya.
Tasya mendekatkan wajah nya hingga bibir Tasya mengecup bibir Liu Yaoshan. Tapi saat ia ingin menjauhkan wajahnya, Liu Yaoshan menahan nya dan mulai mencium nya lembut. Tasya hanya pasrah dan membalas ciuman Liu Yaoshan.
.
.
.
.
Akhhhhh maap kan Author ini yang tidak bisa membuat cerita romantis oke.. Maklum Thor udah lama jomblo, eh malah curhat😂😂
Jangan lupa Like, Komen, dan Vote. Jadikan Favorit juga yaaa..
__ADS_1
See youuu guysss👋