
H A P P Y R E A D I N G
.
.
.
.
"Hahh kau keluar juga Pangeran ke lima"ucap Tasya malas.
"Eh?"ucap Pangeran ke lima bingung. Ia kira gadis ini akan terkejut melihat nya tetapi seperti nya gadis ini sudah tahu keberadaan nya sejak lama.
"Haihh duduklah.. apa kau akan berdiri selamanya?"ucap Tasya dengan mulut yang penuh makanan hingga pipi nya mengembung.
'Ah imut nya'batin pangeran ke lima dan pemuda itu bersamaan. Walaupun Tasya menggunakan topeng tapi itu hanya menutupi bagian dahi hingga diatas hidung saja.
"Mau apa kau kemari?"tanya Tasya malas.
"Hehehe nona apa aku boleh tahu siapa anda?"tanya Pangeran ke lima.
"Entah?"ucap Tasya menaikkan bahunya acuh.
"Hei aku serius kau tahu?"tanya Pangeran ke lima kesal.
"Oh ya siapa kau?"tanya Tasya pada pemuda disamping nya.
"Saya Weiheng Tuan"jawab Weiheng sopan.
"Hmm mengapa kau dikejar para pembunuh itu?"ucap Tasya datar.
"Aku tidak tahu mengapa dikejar oleh mereka tapi aku tahu siapa yang menyuruh mereka"ucap Weiheng dengan wajah marah.
__ADS_1
"Baiklah kembalilah sana, aku ingin tidur"ucap Tasya menguap dan menutup mulutnya dengan tangan kanan nya.
"Kau juga Pangeran ke lima!"ucap Tasya pada Pangeran ke lima yang dari tadi menggerutu karena di acuhkan oleh Tasya.
"Baiklah"ucap Pangeran ke lima mengerucut kan bibirnya.
"Terimakasih Tuan atas bantuan nya untuk menghadapi para pembunuh itu"ucap Weiheng tersenyum manis. Sangat tampan!! tapi masih lebih tampan Shan Shan ku, pikir Tasya.
"Dan apakah saya boleh tahu siapa anda? jika boleh nanti setelah aku kembali ke kediaman, aku akan meminta Ayah memberikan mu hadiah"ucap Weiheng.
"Tak perlu. Aku tidak butuh hadiah, kau bisa pergi sekarang dan bawalah ini"ucap Tasya memberikan pedang pada Weiheng.
"Itu untuk menjaga diri jika kau dalam perjalanan akan di hadang oleh hewan maupun orang"lanjut Tasya karena pedang milik Weiheng telah hilang entah kemana.
"Terimakasih Tuan"ucap Weiheng menunduk kemudian pergi.
"Dan kau mengapa masih disini? bukan kah kau harus mencari kristal inti Spirit Beast?"ucap Tasya dingin.
"Tidak!! jika kau tidak pergi maka aku akan menjadikanmu pelayan ku"ucap Tasya mengancam.
"Baiklah aku akan menjadi pelayan mu Nona"ucap Pangeran ke lima membungkuk.
"Kau!!"ucap Tasya kesal. Sungguh dia sudah tidak bisa berkata kata lagi menghadapi Pangeran yang menyebalkan ini.
"Akhh!! sudahlah"ucap Tasya lalu menghilang dari hadapan Pangeran ke lima.
Sedangkan Pangeran kelima tersenyum tipis melihat hal itu. Dia merasa jika Tasya sangat lucu dengan wajah kesal nya itu. Dan entah mengapa setiap ia memikirkan Tasya maka jantung nya serasa akan melompat dari tempatnya.
Di tempat Tasya
Sekarang ia sedang mencoba untuk tidur. Sebenarnya ia akan tidur di pohon dengan angin sepoi sepoi di hutan tetapi malah ada Pangeran ke lima yang menyebalkan itu.
"Hahh.. hei Sky apakah kau masih tidur?"tanya Tasya namun tidak ada jawaban dari Sky.
__ADS_1
"Aihh menyebalkan!"ucap Tasya lalu memejamkan matanya dengan kesal.
Keesokan harinya Tasya langsung menuju ke tempat ia dan teman temannya akan berkumpul dan menuju keluar hutan bersama. Semalam Spirit Beast nya juga sudah kembali dan mendapat ratusan kristal inti.
Spirit Beast nya juga mengaku jika mereka ketiduran dari siang setelah berburu sehingga tidak bisa dihubungi dan Tasya menghukum mereka untuk menata harta yang ada di ruang dimensi tanpa menggunakan energi qi. Jadilah mereka tidak tidur semalaman karena harta di ruang dimensi sampai ber gunung gunung.
Teman temannya sudah mulai datang satu persatu dan setelah merasa mereka lengkap, barulah mereka berjalan keluar hutan dengan santai dengan sesekali saling mengejek. Mereka juga bercerita jika mereka sering dihadang oleh peserta lainnya yang ingin merampok Kristal inti Spirit Beast yang mereka dapat.
"Kau ini!! lihat lah teman teman mu yang berusaha sendiri dan kau malah meminta Spirit Beast milik mu untuk berburu. Sedangkan kau enak enakan tidur. Kau sungguh tidak adil tahu! jika aku menjadi mereka maka aku tidak akan melakukan apa yang kau perintahkan!" ucap Sky angkuh.
'Mengapa pikiran mu sangat sempit? padahal kau ini sudah hidup ratusan tahun bahkan ribuan tahun! aku meminta mereka memakai kekuatan fisik itu karena jika suatu saat nanti kultivasi mereka tidak bisa digunakan maka itu akan lebih mudah dihadapi jika kekuatan fisik mereka kuat! kau ini sungguh sangat bodoh ya!"
"Aku bukan bodoh tapi kau saja yang keterlaluan, mereka melakukan itu tapi kau tidak! jika mereka lebih kuat dari mu maka bukan kau saja yang akan malu tapi aku sebagai pendamping mu juga akan merasa malu! aku tidak mau tahu jika kau lebih lemah dari mereka maka aku akan memilih Ratu ku sendiri!"ucap Sky.
'*Cerewet!! bagaimana bisa aku bisa lemah! dari kehidupan ku di zaman modern aku sudah kuat secara fisik hingga sekarang juga kekuatan ku yang dulu saat menjadi Ratu Kehidupan akan segera pulih dan kau ingin memilih Ratu Kehidupan lagi sementara aku masih hidup!! mau kubunuh kau hah?!!
lagipula yang akan menjadi Ratu Kehidupan adalah orang yang ditakdirkan bukan orang yang kau pilih!! kau kira siapa dirimu hingga bisa mengucapkan hal seperti itu!!'batin Tasya emosi*.
Sehingga aura di sekeliling nya sangat menakutkan dan mencekam. Teman teman nya yang berada di samping Tasya heran dan mulai pucat.
'Apakah kami menyinggung Guru?" batin mereka gemetar.
Sedangkan Roh pedang sudah sangat ketakutan namun ia tutupi.
"Ma- maaf"ucap Sky dengan gugup. Sungguh! dia baru kali ini bisa merasakan takut dan baru pertama kalinya dia mengucapkan kata maaf.
Tasya yang sadar dengan sekelilingnya pun menarik auranya kembali.
'Tunggu saja setelah semua selesai seleksi selesai maka aku akan menghukum mu!'batin Tasya kembali tenang.
*****
SEE YOUUU GUYSS 😉😂
__ADS_1