Queen Of Life

Queen Of Life
PitongpulohPapat


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G


.


.


.


.


Mereka kini telah berada di tempat tidur yang Tasya dapat dari ruang dimensi. Kedua nya berbaring dan saling memeluk satu sama lain. Sungguh hal yang langka untuknya yang biasanya tak memiliki ekspresi itu.


Keesokan harinya~


Ke dua orang itu mulai melanjutkan perjalanan mereka ke lembah api. Tasya dengan santai nya tertidur di gendongan Liu Yaoshan yang saat ini sedang duduk di atas elang raksasa.


"Istri"panggil Liu Yaoshan ingin membangunkan Tasya namun tidak jadi karena melihat wajah Tasya yang terlihat lelah. Aihhh lelah apanya, dia bahkan sejak ada Liu Yaoshan selalu bersantai dan tidur.


****


Hari sudah sore, namun Tasya masih saja terlelap. Kedua nya turun dan beristirahat di hutan yang berada tepat di bawah mereka. Mungkin besok mereka akan sampai di lembah api. Karena mereka menaiki burung elang spiritual yang kuat untuk orang orang pada umum nya.


"Shan Shan"panggil Tasya mendongak menatap Liu Yaoshan saat ia terbangun dari tidur nya.


"Kau sudah bangun?"pertanyaan retoris keluar dari mukut Liu Yaoshan seraya tersenyum kecil.


"Pertanyaan macam apa itu? Jelas jelas aku sudah bangun"ucap Tasya memutar bola matanya malas.

__ADS_1


"Hahah.. baiklah baiklah, kau lapar?"tanya Liu Yaoshan.


"Ya, jadi sekarang berburu lah.. tapi jangan lama lama ok"ucap Tasya.


"Baiklah tunggu sebentar"ucap Liu Yaoshan beranjak pergi tapi sebelum itu ia mencium kening Tasya cepat.


"Dasar"gumam Tasya setelah Liu Yaoshan pergi.


****


Liu Yaoshan berjalan mencari mangsa. Liu Yaoshan berhenti mendadak dengan aura dingin nya yang menguar disekitar nya.


Tiba tiba muncullah bayangan hitam dari arah belakang Liu Yaoshan. Saat bayangan itu sampai tepat di hadapan Liu Yaoshan, bayangan itu berlutut dan memberi salam padanya.


"Yang Mulia, para Tetua--"


"Mereka ingin Yang Mulia kembali dan berkenalan dengan seseorang"ucap bawahan Liu Yaoshan gemetar hingga berkeringat dingin.


"Siapa"


"Yang hamba tahu, ia adalah dari keluarga Menteri Keuangan"ucap bawahan nya tersendat.


"Pergi"ucap Liu Yaoshan dingin.


'Sial' batin Liu Yaoshan mengepalkan tangan nya kuat.


"Awas saja jika mereka berbuat tanpa seizinku"gumam Liu Yaoshan.

__ADS_1


Beberapa detik kemudian wajah nya berubah menjadi tenang dan memanah ayam hutan. Ia kembali ke tempat istri nya dengan senyuman lebar.


"Istri! aku kembali"ucap Liu Yaoshan mendekat ke arah Tasya.


"Iya, aku akan memasak nya dulu"ucap Tasya mengambil alih si ayam yang telah di bersihkan oleh Liu Yaoshan.


"Siapa yang menemui mu?"tanya Tasya tanpa menatap Liu Yaoshan. Ia tahu jika Suami nya itu telah di temui oleh seseorang karena ia mencium aura lain selain aura Liu Yaoshan.


"Bawahan ku"ucap Liu Yaoshan santai. Sungguh ia tak bisa berbohong pada Istri kecil nya ini.


"Untuk apa? Ada masalah?"tanya Tasya dengan wajah serius nya.


"Hanya masalah yang dibuat oleh para Tetua"ucap Liu Yaoshan tanpa menutup nutupi.


Tasya tahu, pasti orang orang tua itu ingin Liu Yaoshan melakukan hal yang menguntungkan mereka. Ia tahu itu karena dulu ia telah lama tinggal disana bersama Liu Yaoshan.


"Hmmm awas saja jika mereka melakukan hal yang merugikan kita, aku akan pastikan mereka mati di tangan halus ku ini"ucap Tasya.


Liu Yaoshan terkekeh geli saat mendengar hal itu dari bibir mungil milik Istri nya.


"Biarkan saja Istri, mereka akan menerima hukuman mereka setelah aku kembali"ucap Liu Yaoshan tenang.


"Umm.. Tapi mengapa kau tak membunuh mereka dari dulu saja?"tanya Tasya sedikit kesal. Yah dulu para tetua itu selalu mengganggu nya. Tapi ia juga memiliki alasan tersendiri ingin membunuh mereka dengan kejam.


"Aku tahu Istri ku ini sangat membenci mereka jadi aku akan menyerahkan semua nya pada Istri ku ini"ucap Liu Yaoshan tersenyum lebar.


"Terserah"ucap Tasya kemudian menyajikan ayam yang telah matang.

__ADS_1


Mereka pun makan bersama dengan sesekali Tasya dibuat kesal oleh Liu Yaoshan. Setelah mereka selesai makan, kedua nya mulai melanjutkan perjalanan lagi dan masih menunggangi si elang raksasa.


__ADS_2