
" Baiklah, kau pasti lelah Yuwan'er, masuklah. " Ucap Xin Jiao.
" Kakak, aku ingin di gendong oleh kakak." Ucap Guang Ying.
" Hei, kau pasti adik dari kakak. Baiklah sini biar kakak gendong." Ucap Zang Yiang dan dia menggendong Guang Ying.
" Oh iya Yuwan'er, apa saja yang kau temukan di benua bintang?" Tanya Guang Yiang.
" Aku sudah pergi di ke jantung benua bintang, dan mendapatkan informasi yang mengejutkan."
"Kaisar Kun Wu Ji, yang merupakan anak dari kaisar Kun Fiu sudah berada di ranah maha agung tahap delapan tingkat perak, dan seluruh pasukan kekaisaran, berada di ranah mahadewa tahap lima dan enam tingkat perak, para jenderal kekaisaran berada di ranah maha dewa tahap sembilan tingkat emas serta komandan berada di ranah Maha dewa tahap tujuh emas. Sedangkan untuk Kun Fiu sendiri, dia sudah menembus ranah maha suci tahap dua tingkat perak." Jelas Zang Yuwan.
" Memang pantas mereka menggulingkan kekaisaran Bing, ternyata mereka memang kuat." Ucap Guang Yiang.
" Dan satu lagi, aku membawa klan phoenix es dan klan Qilin dari benua bintang dan juga aku mendapat informasi jika klan kura-kura berada di sekitar padang tornado." Ucap Zang Yiang lalu mengeluarkan kedua klan tersebut.
" Oh iya, mulai sekarang. Kalian akan menjadi bahawan kakakku."
" Baik tuan"
" pergilah ke klan phoenix api menggunakan portal ini. Dan bilang kepada patriak Feng Hu kalau kalian di utus oleh Guang Yiang. untuk bersiap-siap ke jantung benua matahari. Dan untuk leluhur Feng Hui dan Qi Jui kalian akan kubawa kembali ke benua teratai suci."
" Masuklah ke portal ini."
Wusss
Sebuah portal terbentuk dari kehampaan dan satu persatu kedua klan tersebut masuk ke portal tersebut.
Lalu Guang Yiang mengeluarkan Feng San dan Feng Jiu dari dunia jiwa.
Melihat Feng San dan Feng Jiumereka semua sangat senang dan saling berpelukan.
" Oh iya saudara Hui, dan saudara Jui. Para generasi penerus kekaisaran naga, kura-kura hitam, Harimau putih, Phoenix api, phoenix es, dan Qilin sudah berkumpul di dunia jiwa milik tuan muda. Tinggal menunggu waktu lagi, maka kita akan merebut kekaisaran dari tangan Long Yin. " Ucap Feng Jiu.
"Baguslah kalau begitu. Sekarang masuklah dan pulihkan diri kalian, setelah ini aku akan pergi ke klan kura-kura untuk mengumpulkan mereka, semua." Ucap Guang Yiang.
" Baik tuan muda." Jawab mereka.
Guang yiang lalu menyusul Zang Yuwan dan yang lainnya ke ruang tamu, rumah Xin Wu.
" Oh iya Yiang'er, apakah kami boleh pulang ke hutan kabut ungu sekarang?" Tanya Guang Chu.
" Sebenarnya aku ingin membawa kalian ke benua bintang. karena kakek akan ku jadikan kaisar bintang." Jawab Guang Yiang.
__ADS_1
" Tapi, apakah kalian mau tinggal di istana atau tempat terpencil misalnya saja perbatasan jantung benua?" Tanya Guang Yiang.
" Kalau untuk ayah, dan Xin Gui, kami lebih memilih tinggal di perbatasan jantung benua karena lebih aman, dan juga cocok untuk di jadikan tempat latihan prajurit istana." Jawab Guang Yang.
" Kalau begitu aku akan membangun sebuah kota di padang tornado dan padang kabut." Ucap Guang Yiang.
" Yuwan, kau tingkatkan juga kultivasimu, karena setelah kau menikah, maka kita akan ke jantung benua matahari.'' Ucap Guan yiang.
" Dan aku sendiri akan meningkatkan kultivasiku hingga ke ranah maharaja.
Setelah itu, Zang Yiang dan Xu Lia melakukan latihan tertutup, begitu juga dengan Guang Yiang dan Xin Hua. Mereka juga melakukan latihan tertutup di dunia jiwa.
Saat ini Guang Yiang tengah menyuling pil yang dia buat dari bahan-bahan yang dia dapat dari makam kehampaan.
Lima jam kemudian..
Booom
Guang Yiang membuka tungku miliknya dan seketika itu juga bau harum semerbak menyebar di ruangan tersebut.
Guang Yiang lalu mengambil sepuluh butir pil Roh emas yang baru dia buat.
" Hua'er, ambillah pil ini. pil ini bisa meningkatkan kekuatanmu hingga ke ranah dewa sovereign." Ucap Guang Yiang.
" Tapi kau harus hati-hati jika petir kesengsaraan menyambarmu."
Guang Yiang dan Xin Hua lalu duduk bersila di tempat yang berbeda, hal ini agar mereka tidak saling mengganggu.
Guang Yiang lalu menelan satu butir pil dan mulai mengontrol energi dari pil itu ke dantiannya.
Beberapa menit kemudian..
Boomm
Boomm
Guang Yiang menerobos ke ranah mahaguru tahap satu tingkat perak. Tak lama kemudian langit menjadi gelap, dan petir kesengsaraan pun menyambar Guang Yiang sebanyak Lima belas kali.
Setelah petir kesengsaraan selesai, Guang Yiang kembali menelan satu butir pil roh emas.
Boom
Guang Yiang menerobos lagi ke ranah mahaguru tahap satu tingkat emas.
__ADS_1
Karena merasa pondasi kultivasinya masih kuat, Guang Yiang lalu menelan satu butir lagi.
Boom
Dia kembali menerobos ke ranah mahaguru tahap dua tingkat perunggu.
" Apakah pil ini masih mampu membantuku menerobos ke tingkat perak" ? Ucap Guang Yiang bertanya-tanya.
" Baiklah aku akan mencoba."
Lalu dia kembali menelan satu butir pil roh emas.dan benar saja dia bisa menerobos ke tahap 2 tingkat perak ranah mahaguru.
Setelah memperkuat pondasi kultivasinya, Guang Yiang membuka matanya dan melihat Xin Hua sedang menunggunya.
" Apakah kau sudah selesai Hua'er.?" Tanya Guang Yiang.
" Ya, aku sudah selesai dan sekarang aku sudah menerobos ke ranah dewa sovereign tahap tujuh." Jawab Xin Hua.
" Baiklah, kalau begitu aku akan membuat pil yang sama dengan menambahkan buah-buah abadi." Ucap Guang Yiang lalu kembali membuat pil.
tiga hari kemudian..
Guang Yiang sudah selesai membuat pil roh emas. Dia ingin memberikan pil itu kepada Xin Gui, Guang Yang, Xin Wu, Guang Yung dan orang-orang yang akan menerobos ke ranah mahasuci.
" Oh iya, kau sudah janji padaku untuk membawaku ke klan Bing.Sekarang ayo kita pergi ke klan Bing." Ajak Xin Hua
" Baiklah."
Mereka berdua lalu melesat dan beberapa saat kemudian mereka tiba di klan Bing.
" Salam tuan muda, nona muda"
" Bangunlah, oh iya, dimana kakek?" Tanya Guang Yiang.
" Dia ada di tempat istirahatnya." Jawab penjaga gerbang klan.
" Terima kasih. Ini tip buat kalian" Ucap Guang Yiang lalu memberikan beberapa kristal yang berguna meningkatkan kekuatan mereka.
Sementara Guang Yiang berjalan ke arah gazebo, tempat Bing Zan beristirahat.
" Selamat pagi kakek" Ucap Guang yiang karena memang di sana hari sudah pagi.
" Oh ternyata kalian."
__ADS_1
" Oh iya kakek. Aku membawakan beberapa pil yang dapat membantu kakek menerobos keranah maha suci hingga tahap dua tingkat perak." Ucap Guang Yiang sambil memberikan sepuluh butir pil roh emas.
" Baiklah kalau begitu kakek akan menyerapnya dulu." Ucapnya lalu duduk bersila dan mulai menyerap khasiat yang ada di dalam pil tersebut.