Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 95 Feng Lei


__ADS_3

" Sekarang, Kembalikan inti darahku." Ucap Feng Lei.


" Ini adalah akibatnya, karena berani menggunakan kekuatan secara sembarangan." Jawab Guang Yiang.


" Sekarang kau akan merasakan apa yang kakak Gu rasakan selama ini. "


" Segel Kutukan es."


serbuk es dalam jumlah banyak masuk dan menyebar ke tubuhnya dan membekukan meridiannya.


Guang Yiang lalu mengibaskan tangannya dan Feng Lei kembali ke kamarnya dalam keadaan tidur pulas.


" Hem, ternyata cuma mimpi.Tapi, mengapa mimpi itu seperti nyata." Ucapnya. Dia mencoba mengingat ingat, wajah pemuda dalam mimpinya, tapi dia tidak dapat mengingatnya sama sekali.


Sementara, phoenix yang tercipta dari serbuk api menatap Guang Yiang.


" Kau berhentilah menatapku, aku tidak akan melenyapkanmu." Ucap Guang Yiang.


Dia tahu, kalau phoenix di hadapannya hanyalah bayangan, tapi dia memiliki rencana lain.


" Karena dia memiliki kekuatan jiwa pemuda bodoh itu, maka dia akan menjadi senjataku." Ucap Guang Yiang.


Guang Yiang lalu memasukkan inti darah ilahi milik Feng Lei, lalu dia menambahkan mata langit, dan mata ilusi di kedua matanya.


" Kwaaaaakkkk"


Phoenix itu bersiul, seakan merasa senang karena memiliki tubuh fisik.


" Gege, kau sangat hebat, tapi siapa yang mengajarimu." Tanya Xin Hua.


" Ini semua guruku yang mengajariku. Bahkan aku sudah memiliki sekitar 20.000 pasukan yang sama seperti phoenix ini." Jawab Guang Yiang.


Guang Yiang lalu mengeluarkan Feng Jiu dari dunia jiwa.


" Feng Jiu aku ingin meminta bantuanmu karena kau juga memiliki elemen api. Bisakah kau sempurnakan dia."


" Tentu saja tuan."


Feng Jiu lalu melukai tangannya, lalu setetes darahnya melayang di depannya, lalu dia membentuk segel tangan.


Wuusss


Darah Feng Jiu, masuk kedalam tubuh phoenix tersebut, dan menyempurnakan darah yang ada di tubuhnya.


Kwaaaaakk


Sekali lagi phoenix tersebut bersiul, dan api di tubuhnya membesar begitu juga ukuran tubuhnya.

__ADS_1


Sementara di klan Feng semua orang terkejut, terutama Feng Hu, ayah Feng lei.


" Sialan, bagaimana bisa kau kehilangan inti darahmu Lei'er.?" Tanya Feng Hu.


" Aku tidak tahu ayah, tadi saat aku berlatih ada seekor naga yang muncul di hadapanku, dan tiba-tiba saja aku berada di tempat tidur." Jawab Feng Lei.


" Dan juga aku bermimpi ada seorang pemuda yang menarik inti darahku dengan paksa."


" Apa kau ingat, dimana kau berada di dalam mimpimu.?" Tanya Feng Hu.


" Samar-samar aku melihat Xin Gu dalam mimpiku. Dan kurasa tempat itu berada di klan Xin." Jawab Feng Jiu.


" Kalau tidak salah, yang membuat, tuan muda kehilangan inti darah adalah pemuda itu, dan kurasa itu bukan mimpi tapi kenyataan." Ucap tetua pertama.


" Kalau begitu kita minta penjelasan kepada Xin Gu sekarang, kalau dia tidak memberiku penjelasan ku yang memuaskan maka aku akan menghancurkan klan Xin.


" Sekarang ayo kita pergi ke klan Xin." perintah Feng Hu.


Jarak antara klan Xin dan klan Feng hanya berjarak lima mil, jadi hanya membutuhkan setengah hari jika terbang dengan kecepatan penuh.


Kembali ke klan Xin.


" Terima kasih, adik kau menyembuhkan ku dan mengembalikan kultivasiku." Ucap Xin Gu.


" Tidak masalah kakak ipar." Jawab Guang Yiang.


" Tapi, bagaimana kalau Feng Hu datang ke sini.?" Tanya Xin Wu.


" Tapi, bagaimana caranya, kutukan apinya sudah hilang, pasti mereka tahu kalau aku sedang berpura-pura." Ucap Xin Wu.


" Tentu saja mereka tidak tahu, kalau kau dalam keadaan terbakar." Ucap Guang Yiang lalu menembakkan api phoenix ke arah Xin Gu. Tapi anehnya Xin Gu tidak merasa kepanasan.


Beberapa jam kemudian...


" Hei Xin Gu ke****t, keluar kamu." teriak Feng Lei.


" Ada apa kalian memanggil-manggil putraku, Kau lihatlah, karena ulahmu, putraku sampai terbakar seperti ini." Ucap Xin Gui yang menunjukkan Xin Gu yang terlihat sedang kepanasan.


" Benar juga, tapi aku tidak percaya. Pasti ada orang yang mengambil inti darah putraku." Ucap Feng Hu.


" Ternyata kau keras kepala juga ya. Feng Lei, apa kau ingat burung phoenix ini.?" Tanya Guang Yiang.


Feng Lei lalu mengingat-ingat burung tersebut.


" Ternyata benar. Semua ini ulahmu.Kembalikan inti darahku." Ucap Feng Lei.


" Tidak secepat itu, ini baru hukuman ringan saja, sebentar lagi, akan ada hukuman yang lebih berat." Ucap Guang Yiang.

__ADS_1


Berapa jam kemudian, bulan purnama mulai muncul dan benar saja, Feng Lei tiba-tiba saja kedinginan dan menggigil. Bahkan dalam waktu singkat meridiannya membeku.


" Tuan muda tolong selamatkan aku. Aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ku."


Ucap Feng Lei.


" Apa kau bisa menjaminnya."


" Ya, jika aku mengulanginya, maka aku akan terbakar oleh api phoenix ku sendiri." Ucapnya.


Wuusss


Tiba-tiba saja api besar muncul entah dari mana dan masuk ke tubuh Feng Lei.


" Baiklah, aku akan memaafkanmu kali ini." Guang Yiang lalu membuat segel tangan dan seketika phoenix tersebut yang tak lain adalah phoenix yang di tercipta dari serbuk api berubah menjadi kristal berwarna merah dan masuk kedalam tubuh Feng Lei.


Booomm


Feng Lei menembus ranah Dewa sovereign tahap pertama.


" Selamat ya Feng Lei." Ucap Xin Gu.


" Xin Gu maafkan aku, karena aku kau tersiksa selama beberapa tahun ini." Ucap Feng Lei.


" Tidak apa-apa aku sudah memaafkanmu." Jawab Xin Gu.


" Terima kasih atas kemurahan hati anda tuan muda. Aku berjanji akan mendidik para pemuda klan Feng dengan baik." Ucap Feng Hu.


" Nah, begitu lebih baik, jangan menodai garis keturunan saudaraku, hanya karena ambisi." Ucap Feng Jiu.


" Kalau boleh tahu, siapa tuan ini?" Tanya Feng Hu.


" Namaku Feng Jiu, aku adalah saudara dari Feng San. Dan aku adalah jenderal perang kekaisaran phoenix suci." Jawab Feng Jiu.


Kekaisaran phoenix suci adalah penggabungan dari kekaisaran phoenix es dan kekaisaran phoenix api. Tapi kedua kekaisaran tersebut tetap memiliki kaisar tersendiri.


" Tapi, bagaimana bisa leluhur terpisah dengan leluhur Feng San.?" Tanya Feng Hu.


" Itu karena aku di tugaskan untuk menyelamatkan generasi penerus klan phoenix es, sementara Feng San pergi menyelamatkan keturunan phoenix api, bersama Long Xi, tapi karena di hadang oleh kaisar naga hitam, dia melemparkan Long Xi kedalam portal bersamaku dan Jenderal kura-kura hitam. Tapi kami berpisah dari Long Xi dan kami berdua jatuh ke dalam dunia kuno dalam keadaan terpisah tapi dalam satu tempat." Jelas Feng Jiu.


Feng Hu hanya mengangguk mendengar cerita Feng Jiu.


" Oh iya. Dari cerita leluhur terdahulu, leluhur Feng San, sedang menyembuhkan diri di dalam ruang rahasia klan Feng tapi aku tidak tahu dimana letaknya." Ucap Feng Hu.


" Aku hanya berharap dapat bertemu dengan saudaraku." Ucap Feng Jiu penuh harapan.


Lalu tiba-tiba saja Sebuah aura yang sangat kuat muncul entah dari mana.

__ADS_1


" Ternyata kau masih hidup adik" Ucap suara tersebut.


" Kakak" Feng Jiu terkejut sekaligus senang karena akhirnya bertemu dengan saudaranya.


__ADS_2