Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 134 Munculnya Long Qin


__ADS_3

" Ha..ha..ha..ha. Inilah akibatnya karena telah membunuh putraku." Ucap tetua agung Wang Tu.


" Boooomm"


Tiba-tiba, sebuah tapak mengenai tetua agung dan membuatnya terbang menabrak sebuah pohon besar.


" Menyerang dari belakang bukanlah sikap seorang kultivator, kalau kau berani, maka lawanlah aku secara langsung." Tantang pemuda yang tak lain adalah Bai Luan.


" Baiklah, aku akan mengalahkanmu." Ucap Wang Tu.


" Sialan, bagaimana bisa selamat dari seranganku tadi?" Batin Wang Tu


Triinng


Triinngg


Triiing


Suara dentingan logam terdengar, tapi suara itu bukan berasal dari benturan antar pedang. Tapi, benturan pedang Wang Tu dengan tubuh Bai Luan.


" Sialan. Dia manusia atau siluman. Mengapa kulitnya sangat keras" Ucap Wang Tu.


Booomm


Karena kurang waspada, sebuah tapak mengenai tubuhnya dan membuatnya terseret kebelakang.


" Sialan, kali ini aku akan membunuhmu" Ucap Wang Tu.


" Kau mengatakan itu dari tadi, dan buktinya aku masih hidup dengan tubuh tanpa goresan." Jawab Bai Luan.


" Raungan harimau suci "


Roargggggg


Siluet kepala harimau muncul di depan Bai Luan, dan meraung dengan keras hingga membentuk sebuah tornado.


Boommm


Kali ini Wang Tu terseret hingga ratusan pohon dan menumbangkan lima batang pohon.


Hoeekk


Wang Tu memuntahkan lima teguk darah segar tanda bahwa dia menderita luka dalam yang cukup parah.


" Sudah di pastikan, dia bukanlah manusia, melainkan dia adalah seekor harimau." Ucap Wang Tu lalu memecahkan sebuah giok berwarna hitam.


Seketika itu juga sebuah portal muncul dan seorang pria parubaya dengan mahkota berwarna merah muncul.


" Aura ini.."


" Jangan-jangan dia adalah kaisar Long Yin." Ucap Bai Luan.

__ADS_1


" Gawat, dia pasti sudah mengetahui jika Bai Luan ada di sini." Ucap Guang Yiang lalu melesat ke arah Bai Luan.


" Kau berhati-hatilah, karena kau tidak akan sanggup mengalahkannya." Ucap Guang Yiang.


" Ya kak. Tapi aku butuh bantuan dari saudara-saudara yang lain." Ucap Bai Luan.


" Tuan, biar kami yang melawan dia. Dia bukanlah Long Yin, tapi hanya jenderalnya. Bai Luan dan yang lainnya tidak akan bisa mengalahkannya." Ucap Feng San.


" Baiklah, aku akan mengeluarkan kalian." Ucap Guang Yiang.


Dia lalu mengeluarkan Long Jian, Feng Han, Feng Jiu, Gui Yun, danQi Jui dari dalam dunia jiwa.


" Tuan, aku yakin, dia tidak sendiri. Pasti ada pasukan yang dia bawa." Ucap Feng Han


" Ya, aku tahu. Jika seorang jenderal naga pergi ke suatu tempat, maka sudah pasti ada pasukan yang di bawanya." Ucap Qi Jui.


" Paman, aku juga ingin bertarung dengan kalian." Ucap Bai Luan.


" Sebaiknya kau kembalilah, kedunia jiwa. Ke selamatanmu lebih utama. Karena jika dia sudah mengambil setetes darahmu saja, maka kaisar Long Yin akan memarikmu langsung kehadapannya atau membunuhmu" Ucap Long Xi


" Baik paman." Ucap Bai Luan.


Wusss


Guang Yiang lalu membuka portal dunia jiwa, dan memasukkan Bai Luan ke dalam dunia jiwa.


Kita beralih ke Wang Tu.


" Mengapa kau memanggilku komandan Tu?" Tanya Jenderal Long Qin


" Apakah kau sudah mengambil darahnya?" Tanya Long Qin.


" Mohon maaf jenderal, aku tidak dapat melukainya, karena kulitnya sangat keras." Jawab Long Tu.


" Kalau begitu, dimana dia sekarang?" Tanya Long Qin.


" Tadi dia ada di sana bersama pemuda itu, tapi sekarang dia menghilang entah kemana." Jawab Long Tu atau Wang Tu.


Wuuuss


Long Qin lalu melesat kearah Guang Yiang, tapi sebelum sampai, dia sudah di hadang oleh Long Xi dan yang lainnya.


" Bagaimana kabarmu jenderal pengkhianat, Long Qin?" Tanya Long Xi.


" Siapa kau, dan mengapa kau mengetahui namaku?" Tanya Long Qin.


" Apakah kaisar Pengecut itu memberikanmu pil yang membuat orang pikun hingga kau melupakanku?" Tanya Long Xi balik.


" Ya, aku adalah adikmu, yang kau khianati dan kau serang dari belakang." Jawab Long Xi dengan tatapan marah.


" Mustahil, itu kau. Aku lihat sendiri kristal kegelapan aku masukkan ke tubuhmu, kau tidak mungkin bisa hidup." Ucap Long Qin.

__ADS_1


" Dasar tidak tahu malu. dengan teganya kau menyerang ayah yang membesarkanmu walaupun kau bukan dari ras naga cahaya. Seandainya aku tahu jika kau akan mengkhianati kami, maka sudah pasti aku membunuhmu dan tidak menyembuhkanmu waktu kau terluka." Ucap Long Xi.


" Oh, ternyata ini ulah, dari naga yang di besarkan oleh paman Long Xiu dan bibi Long Xia?" Tanya Qi Jui.


" Ya, ini ulahnya. Seandainya dia tidak membocorkan rahasia klan kita, maka mungkin ayah dan paman masih hidup." Jawab Long Xi.


" Apakah kau akan melakukan perbuatan yang sama dengan yang kau lakukan pada ayah dan kaisar, dengan menyerang tuan muda Guang Yiang?" Tanya Long Xi.


Mendengar itu, Long Qin hanya terdiam seribu bahasa tanpa bisa menjawab adik angkatnya.


" Karena kau tidak menjawab maka aku akan membuatmu tidak bergerak." Ucap Qi Jui.


Wussss


Sebuah rantai tak kasat mata mengikat Long Qin hingga menyebabkan dia tidak bisa bergerak.


" Bagaimana bisa ayahmu mengambil resiko dengan membesarkan seekor naga kegelapan?" Tanya Guang Yiang


" Itu dimulai saat ayahku menemukan telur naga yang di telantarkan." Ucap Long Xi mulai menceritakan.


Flasback...


Di kekaisaran naga, terlihat seorang jenderal yang gaga perkasa sedang berjalan menyusuri hutan. Jenderal itu adalah Long Xiu ayah dari Long Xi.


Dia menuju ke kekaisaran karena istrinya akan melahirkan tiga bulan lagi.


" Tiga bulan lagi, aku akan memiliki seorang anak." Ucap Jenderal Long Xiu dengan senang.


Tapi, di tengah perjalanan. Dia menemukan sebuah telur berwarna hitam legam.


Karena penasaran, dia mengambil telur tersebut.


" Jenderal, apakah kau ingin merawat telur ini?" Tanya salah satu prajurit.


" Ya, aku akan merawatnya" Jawab Long Xiu.


" Tapi, jenderal. Ini adalah telur naga hitam. Bagaimana jika kejadian masa lalu terulang lagi?" Tanya komandan itu lagi.


" Aku tidak tahu apakah kisah dari pengkhianatan Long Heian akan terulang atau tidak, yang jelas aku akan merawatnya. Aku yakin kalau aku mendidiknya dengan baik dia pasti akan tumbuh menjadi naga yang baik pula." Jelas Long Xiu.


Singkat cerita, beberapa hari kemudian, jenderal beserta rombongannya sudah sampai dan di sambut meriah oleh kaisar Long Bain.


Setelah melaporkan hasil misinya, Long Xiu langsung menuju ke kamarnya untuk menemui istrinya.


" Istriku aku kembali."


" Kau sudah kembali suamiku, aku akan menyiapkan makanan untukmu." Ucap Long Xia.


" Sudah kau tidak perlu menyiapkan makanan"


" Oh iya aku ingin bertanya padamu, apakah kau bersedia merawat telur ini?" Tanya Long Xiu.

__ADS_1


" Bukankah ini telur naga hitam?" Tanya Long Xia.


"Ya, aku bersedia merawatnya. Mungkin dia bisa menjadi kakak yang baik buat anak kita kelak." Ucap Long Xia berharap.


__ADS_2