
Semua pasukan iblis menjadi takut dan kehilangan semangat bertarung mereka saat melihat raja mereka melarikan diri. Mereka berniat kembali ke alam kegelapan menggunakan portal yang ada di dalam bangunan besar tadi. Tapi portal itu sudah rusak.
" Maaf saja, kalian tidak akan bisa kembali ke alam kegelapan lagi. Tapi, karena aku berbaik hati, maka aku akan mengantar kalian ke neraka." Ucap Guang Yiang.
Guang Yiang lalu melesatkan teratai asyura kearah para pasukan iblis.
Boommm
Boommm
Booomm
Ledakan terdengar dimana-mana, karena Zang Yuwan, Xu Lia, dan Xin Hua ikut menghancurkan pasukan iblis yang tersisa di padang awan.
" Ampuni kami tuan" Mohon para pasukan iblis.
" Kalian menginginkan pengampunan?" Tanya Guang Yiang.
" Ya tuan, tolong ampuni kami." Jawab para iblis.
" Kalian terlalu berharap. Iblis seperti kalian tidak pantas untuk di beri pengampunan." Ucap Guang Yiang. Dia kemudian melemparkan teratai kehancuran kepada para pasukan iblis yang tersisa.
Booomm..
" Argggggg" pekik mereka.
" Sialan kau. Kami akan kembali untuk balas dendam." Ucap mereka semua sebelum menjadi abu.
Guang Yiang, Xin Hua, Zang Yuwan, dan Xu Lia, lalu menghabisi seluruh iblis yang ada di padang awan tanpa tersisa satu pun.
" Kak, semua iblis yang ada di padang awan sudah tidak ada lagi." Ucap Zang Yuwan.
" Kalau begitu, kita akan mulai membangun kediaman klan Guang di sini." Ucap Guang Yiang.
" Bukankah lebih baik kalau kita menjelajahi seluruh padang awan terlebih dahulu, siapa tahu ada yang bersembunyi di tempat-tempat lain." Ucap Zang Yuwan.
" Itu memang benar. Tapi, kita akan membangun kediaman klan Guang terlebih dahulu, baru kita menjelajahi seluruh padang awan." Ucap Guang Yiang.
" Kalau pun ada yang tersisa, mungkin itu hanya budak mereka saja." Ucap Guang Yiang.
" Tapi, aku penasaran. Kalau bukan di sini tempat kaisar bodoh itu berlatih, lalu dia ada dimana?" Tanya Guang Yiang.
" nanti dia akan keluar dengan sendirinya." Ucap Guang Yiang.
Wusss
Wusss
Wuss
Satu persatu anggota klan Guang keluar dari dalam dunia jiwa. Mereka mulai membangun kediaman klan Guang yang baru untuk mereka tempati. Dua bulan kemudian, aula klan, perpustakaan klan, tempat berlatih, dan rumah para tetua dan rumah patriak klan. Mereka tinggal membangun rumah untuk para anggota kla.
Tiga bulan berlalu, dan bangunan klan Guang sudah selesai, dari atas, kediaman klan Guang, sangat indah, bangunan-bangunan tersusun rapi, dan tak lupa pula sebuah kebun herbal mereka buat untuk menanam herbal-herbal langka yang sebelumnya sudah mereka tanam.
Guang Yiang lalu melesat keatas, dan mulai membentuk segel tangan. Tak lama kemudian, sebuah kubah cahaya menutupi seluruh klan Guang.
" Apa pun yang terjadi, jangan pernah keluar dari kubah cahaya ini." Ucap Guang Yiang.
__ADS_1
" Oh iya, aku akan kembali setelah menghabisi seluruh keluarga kekaisaran." Ucap Guang Yiang.
Wussss
Mereka kembali melesat untuk menjelajahi seluruh padang awan untuk memastikan bahwa tidak ada iblis yang bersembunyi.
Satu hari berlalu, setelah mereka menjelajahi padang awan, dan mereka tidak menemukan apa-apa.
" Sepertinya memang benar, mereka sudah tidak ada." Ucap Zang Yuwan.
" Itu benar kak. Kalaupun mereka ada, sudah pasti aura mereka akan terasa." Ucap Guang Yiang.
'' Itu memang benar. Dari pada membuang-buang waktu di sini, lebih baik kita berangkat menuju kota bintang." Ucap Xin Hua.
Wuss
Wusss
Mereka berempat kemudian melesat keluar dari padang awan.
Wuss
Wusss.
Tap
Tap
Mereka berempat mendarat di luar padang awan. Dan tanpa menunggu lagi, mereka melesat menuju ke kota bintang, yang mana kota itu adalah ibukota kekaisaran bintang.
Wusss
Wusss
" Berhenti, tunjukkan identitas kalian, baru kalian boleh masuk ke dalam kota." Ucap penjaga kota.
" Maaf tuan-tuan, kartu identitas kami terjatuh saat menuju ke kota." Ucap Guang Yiang.
" Kalau begitu, kalian harus membayar lima ribu kristal bintang." Ucap penjaga.
" Apakah kalian ingin mengambil keuntungan dengan menyuruh kami membayar sebanyak itu?" Tanya Zang Yuwan.
" Asal kalian tahu, ini adalah kota kekaisaran, bukan kota-kota yang sudah kalian lewati sebelumnya." Ucap prajurit.
" Yuwan, tenanglah. Kita ke sini bukan untuk mencari masalah." Ucap Guang Yiang.
" Ini lima ribu kristal bintang. Dan biarkan kami masuk." Ucap Guang Yiang.
" Baik silahkan masuk." Ucap penjaga itu ramah.
Mereka kemudian berjalan masuk kedalam kota bintang, dengan santai.
" Aku baru melihat mereka. Apakah mereka dari luar jantung benua bintang?" Tanya salah satu warga.
" Sepertinya itu memang benar. Karena tidak ada satu klan pun yang memiliki penampilan seperti mereka di jantung benua bintang." Ucap yang lain.
" Hai kau, jangan beristirahat terus, lanjutkan pekerjaanmu" Ucap prajurit kota sambil mencambuk salah warga.
__ADS_1
Guang Yiang sangat marah melihat rakyat jelata di perlakukan tidak adil.
" Apakah seperti ini perlakuan seorang prajurit kepada warga kota? Bukannya membantu warga, malah menyiksa warga" Ucap Guang Yiang.
" Tau apa kau bocah. Mereka hanya rakyat jelata bukan siapa-siapa." Ucap prajurit tersebut..
Booommm
Selesai mengucapkan kalimatnya sebuah tapak mendarat di dadanya yang membuat prajurit itu terlempar kebelakang.
" Rakyat jelata seperti mereka harusnya di lindungi, bukan untuk di siksa." Ucap Guang Yiang.
Jedarrrrr
Booomm
Satu sambaran halilintar mengenai prajurit itu, yang membuatnya berubah menjadi abu.
" Terima kasih tuan. Karena telah membantu kami."
" Dan sebaiknya tuan pergi dari sini, karena ratu Jian ma akan menangkap dan menyiksa tuan." Ucap salah satu warga.
" Biarkan dia datang ke sini." Ucap Guang Yiang
" Kalau pun dia datang, maka hari ini adalah akhir dari hidupnya." Ucap Guang Yiang.
Dan benar saja, tak lama kemudian, ratu Jian ma datang bersama prajuritnya
" Tangkap dia dan siksa dia hingga dia memohon ampun." Ucap Ratu Jian Ma.
" Baik ratu." Jawab para prajurit.
Mereka kemudian mengepung Guang Yiang, Xin Hua, Zang Yuwan, dan Xu Lia dengan mata tombak mengarah ke mereka.
" Yuwan ini giliranmu." Ucap Guang Yiang.
" Baik kak." Jawab Zang Yuwan.
Jedarrr
Jedarrrr
Jedarrr
Boommm
Para warga terkejut terutama ratu Jianma melihat Halilintar menyambar di siang bolong.
" Beres kak. Sekarang giliran ratu jahat itu." Ucap Zang Yuwan sambil mengarahkan telapak tangannya yang berwarna merah ke arah ratu Jian Ma.
" Tidak tuan. Ampuni aku. Aku janji tidak akan menyiksa warga kota lagi." Ucap Ratu jian ma.
" Aku akan mengampunimu. Tapi aku tidak akan membiarkanmu hidup di dunia lagi." Ucap Zang Yuwan
Jedarrrr
Boommm
__ADS_1
Satu sambaran halilintar dari Zang Yuwan membuat ratu Jian Ma meregang nyawa dan akhirnya mati dengan tubuh gosong.