Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 67 Induk Singa Rambut Emas


__ADS_3

Karena rasa penasaran,Zang Yiang memasuki gua tersebut mengikuti anak singa rambut emas.


Zang Yiang terus menapaki jalan setapak,dan terus berjalan lurus tanpa berbelok.


Walaupun dari luar gua itu nampak kecil tapi dari dalam gua itu sangatlah luas bahkan jalannya saja berbelok belok.


"Semakin kedalam,energi spiritual di gua ini semakin tebal." Ucap Zang Yiang.


"Kau benar kak.bahkan dalam sekejap saja inti energi penuh dengan energi." ucap Bai Luan.


Beberapa saat kemudian,Zang Yiang tiba di sebuah ruangan yang ada di dalam gua.


Anak singa berambut emas tersebut berlari ke arah singa yang berukuran besar.Zang Yiang berspekulasi bahwa singa itu adalah induk dari anak singa rambut emas yang di beri makan oleh Zang Yiang.


Zang Yiang juga berjalan ke arah induk singa itu dan dilihatnya induk singa itu sudah sekarat dengan luka yang serius.


Terlihat induk singa itu terus memuntahkan seteguk darah berwarna hijau.


Zang Yiang lalu memeriksa darah yang di muntahkan oleh induk singa itu dan dia mendapati bahwa itu adalah racun milik kelabang hijau.


"Aku tidak bisa menyembuhkan ibumu karena racun itu sudah menghancurkan organ-organ penting milik ibumu dan juga sudah menyerang jantungnya." Ucap Zang Yiang.


"Tapi aku akan berusaha menyembuhkannya." Ucap Zang Yiang.


Zang Yiang lalu menyuntikkan racun kedalam tubuh induk singa tersebut.Metode yang dilakukan oleh Zang Yiang adalah racun melawan racun.Zang Yiang hanya menyuntikkan sedikit energi racun kedalam tubuh induk singa rqmbut emas.


Dua jam kemudian...


Induk singa itu memuntahkan sepuluh teguk darah berwarna hijau terus menerus.melihat itu,Zang Yiang lalu memasukkan pil kedalam mulut induk singa tersebut,lalu membantunya menyerap khasiat pil tersebut.


tiga jam kemudian,Induk singa itu telah sembuh,tapi dia belum pulih total.


Zang Yiang lalu memberikan pil pemulihan kepada induk singa tersebut.


Beberapa saat kemudian induk singa itu pulih seperti sedia kala.


"Terima kasih tuan,karena kau aku sembuh dari racun kelabang itu." ucap Induk singa tersebut.


"Tidak apa-apa.Aku hanya membantu Yu Lan." Ucap Zang Yiang.


"Yu Lan..???" Induk singa itu kebingungan mendengar nama itu.

__ADS_1


Melihat itu,Zang Yiang menjelaskan kepada Induk singa itu.


"Ya aku memberinya nama Yu Lan karena saat dia meminta makanan kepadaku.Dan juga aku tidak tahu harus memanggilnya siapa jadi aku memberinya nama Yu Lan." Jelas Zang Yiang.


Induk singa itu mengangguk tanda dia paham dengan Penjelasan Zang Yiang.


"Oh Ya,ngomong-ngomong bagaimana kau bisa terluka seperti tadi.?" tanya Zang Yiang.


"Itu terjadi sebulan yang lalu.Saat aku mencari makan.Dan kebetulan aku bertemu dengan kelabang hijau.dia juga menginginkan daging rusa yang kutangkap.Karena tidak mau memberikannya,maka aku bertarung dengannya selama berhari-hari hingga dia menggunakan racun miliknya untuk melumpuhkanku." Jawab Induk singa tersebut.


"Kalau begitu,aku pamit dulu.Aku akan melanjutkan perjalananku." Ucap Zang Yiang.


Saat Zang Yiang ingin melangkah pergi anak singa itu berlari mengejar Zang Yiang.


"Sepertinya anakku ingin ikut denganmu.kuharap kau menjaganya,dan satu lagi aku ingin memberikan sesuatu padanya." Ucap Induk singa tersebut lalu menempelkan cakarnya ke dahi Yu Lan.


"Baiklah kau boleh membawanya pergi.Aku akan tetap disini." Ucap induk singa tersebut.


Anak singa itu seakan tak rela jika berpisah dengan induknya.Dia ingin membawa induknya pergi bersamanya.


"Pergilah nak.Aku tidak bisa meninggalkan tempat ini." Ucap induk singa.


"Sepertinya dia ingin kau ikut.Bagaimana jika kau ikut saja denganku." Ucap Zang Yiang.


"Tapi.." Induk singa itu nampak berpikir.


Mengetahui apa yang dipikirkan oleh induk singa,Zang Yiang mengatakan kepada induk Singa bahwa dia bisa membawanya guanya juga.


"Aku bisa membawamu bersama gua milikmu." Ucap Zang Yiang.


"Bagaimana caranya?" Tanya Sang Induk singa.


"Aku bisa memasukkannya kedalam dunia jiwa milikku" Jawab Zang Yiang.


Zang Yiang lalu keluar dari dalam gua dan memasukkan gua tersebut kedalam dunia jiwa miliknya.Dan meletakkannya di hutan yang di huni oleh banyak ribuan bahkan jutaan binatang buas.


"Kita sudah sampai." Ucap Zang Yiang.


Induk singa lalu keluar dari dalam gua dan sangat terkejut karena dia sudah berada di sebuah dunia yang sangat berbeda dari sebelumnya.


"Wah,tempat ini sangat indah." Ucap Induk singa.

__ADS_1


"Ya,dan di hutan ini banyak hewan buas yang sengaja kukumpulkan.kalian bisa menangkap dan memakan mereka.Asal jangan membantai mereka." Ucap Zang Yiang.


"Baiklah" Ucap Induk singa.


"Tapi apakah tuan tidak mau melakukan kontrak darah denganku." Tanya induk singa tersebut.


"Baiklah kalau itu maumu"ucap Zang Yiang lalu menggigit ujung jarinya lalu meneteskan darahnya di kepala induk singa tersebut.


"Baiklah sekarang aku akan melanjutkan perjalananku." Ucap Zang Yiang lalu keluar dari dalam dunia jiwa dan melesat meninggalkan tempat tersebut.


Di tempat lain....


Zang Yuwan sedang menyelam ke dasar laut. Awalnya dia hanya berniat bersenang senang,tapi tujuannya berubah saat dia menemukan mutiara spiritual.


Zang Yuwan menyelam kedasar laut dan memanen banyak kerang spiritual,bahkan dia juga memanen ribuan rumput laut jiwa.


"Hem lumayan.Awalnya aku hanya ingin bersenang-senang,siapa sangka aku menemukan harta karun sebanyak ini." Ucapnya kegirangan.


Zang Yuwan melanjutkan aksi panen rumput laut jiwa.Setelah puas,Zang Yuwan naik ke daratan dan melesat ketempat lain.


" lumayan.Mutiara ini bisa meningkatkan kekuatanku satu tingkat"Ucap Zang Yuwan.


Setelah puas bersenang senang,Zang Yuwan melanjutkan petualangannya ketempat lain di pulau tersebut.


Kembali Ke Zang Yiang.


Zang Yiang sudah menjelajahi seluruh hutan wilayah selatan tersebut.Artinya,Dia sudah hampir mencapai batas antara hutan wilayah utara dan selatan.


Zang Yiang terus melesat tanpa berhenti.dia hanya singgah saat ada yang menghalangi jalannya dan membunuhnya.Terhitung sudah seratus hewan tingkat surgawi dan ilahi yang telah dia bunuh.


"Sekarang tempat terkahir." Ucapnya lalu memasuki gua tersebut.


Hal sama juga di lakukan oleh Zang Yuwan,dia sudah mencapai perbatasan antara hutan wilayah utara dan selatan.dan saat ini dia juga memasuki sebuah gua.


"Apa ya isi gua ini" Ucapnya dengan penasaran.


Kembali ke Zang Yiang.


Zang Yiang terus memasuki gua tersebut.pastinya dengan kewaspadaan tingkat tingggi.Dia tidak ingin bertindak gegabah dengan masuk ke gua secara langsung. Terlebih dahulu dia memeriksa apakah gua tersebut ada perangkapnya arau hewan buasnya.


Jika pulau tersebut memiliki formasi,tidak menutup kemungkinan gua tersebut memiliki perangkap

__ADS_1


__ADS_2