
" Ha..ha..ha..ha. Prajurit rendahan sepertimu bagaimana mungkin bisa memasang formasi cahaya." Ucap Komandan Ren.
" Bagaimana kalau hal itu memang benar?" Tanya Guang Yiang.
Wussss
Sebuah bola cahaya muncul di telapak tangan Guang Yiang, lalu dia melemparkannya kepada komandan Ren.
" Arggggg, sialan kau pengkhianat." Teriak Komandan Ren.
" Oh satu lagi, aku bukanlah iblis busuk seperti kalian." Ucap Guang Yiang.
Guang Yiang lalu berubah kembali ke wujud aslinya, begitu juga dengan Xin Hua, Zang Yuwan, dan Xu Lia. Perubahan mereka membuat Jenderal Mo Feng memarahi Komandan Ren
" Kau bertugas mengawasi pasukan yang keluar masuk dari sini. Bagaimana bisa ada seorang penyusup masuk tanpa kau ketahui?" Tanya Jendral Mo Feng.
" Maaf jenderal. Aku juga tidak tahu jendral." Jawab komandan Ren.
Plaakkkk
" Dasar tidak berguna. Bagaimana bisa kau sangat ceroboh. Hanya seorang pemuda biasa kau tidak menyadarinya dasar tidak berguna." Ucap Jenderal Mo Feng yang mendaratkan sebuah tamparan di wajah komandan Ren.
" Maafkan kecerobohanku jenderal. Sekarang juga aku akan membunuh mereka berempat sekarang." Ucap komandan Ren. Lalu tanpa basa-basi lagi, dia mengarahkan sebuah tinju berlapis energi berwarna merah darah kearah Guang Yiang, lalu saat tinju komandan Ren hanya berjarak 2 meter dari Guang Yiang, tiba-tiba dia berpecah menjadi lima dan mengurung mereka berempat dari semua sisi.
" Ha..ha..ha..ha. Sekarang matilah, Lima tinju darah."
Swuuuunnng
Hanya dalam satu kedipan, sebuah formasi pelindung muncul dan menghalau tinju dari komandan Ren.
" Tapak halilintar"
Wusss
Boomm
Tanpa komandan Ren sadari, Zang Yuwan sudah ada di belakangnya dan melayangkan sebuah tapak.
Booommm
Sebuah ledakan terdengar saat tapak Zang Yuwan mengenai tubuh komandan Ren.
" Tapak bintang"
Baru saja komandan Ren mengumpulkan energi untuk membentuk sebuah tapak, sebuah tapak yang lain mendarat di dadanya.
" Akhhhhh. Sialan apakah kalian tidak bisa memberiku waktu untuk mengatur nafas?" Tanya komandan Ren.
__ADS_1
" Maaf, tapi iblis sepertimu tidak boleh di beri kesempatan." Ucap Guang Yiang lalu melayangkan teratai surgawi kearah komandan Ren yang kemudian di susul oleh amukan petir oleh Xu Lia.
" Arggggghh aku akan membalas kalian suatu saat nanti. Jika aku tidak dapat membalaskan ini kepada kalian, maka aku akan membuat keturunan kalian menderita." Ucapnya lalu tubuhnya berubah menjadi abu.
" Kalian memang pandai menyembunyikan kekuatan kalian, aku saja hampir tertipu." Ucap jenderal Mo Feng.
" Tapi, tenang saja. Hari ini adalah hari terakhir kalian hidup di dunia ini." Ucap Jenderal Mo Feng.
Jenderal Mo Feng lalu bergerak dengan cepat dan menebaskan pedangnya kearah Guang Yiang.
Triiiinnngg
" Hoh, hebat juga. Baru kali ini ada yang dapat menandingi kecepatanku." Ucap jenderal Mo Feng saat melihat Guang Yiang menahan pedangnya dengan santai.
Swuusss
Mereka berdua kemudian bertarung di udara. Dari bawah terlihat ada dua kilatan cahaya yang saling bertabrakan satu sama lainnya.
Hanya dalam beberapa mereka sudah bertukar ratusan serangan pedang.
Swinggggg
Di telapak tangan Guang Yiang sebuah cakram berputar dengan cepat. Lalu dia melemparkan cakram itu ke arah jenderal mo Feng.
Trankkk
" Sialan kau ba*j*ngan kecil." Ucapnya.
Wusss
Guang Yiang kemudian menghilang dari tempatnya dan menusuk bagian perut Mo Feng, menggunakan pedang cahaya.
" Argggggg."
Jenderal Mo Feng berteriak kesakitan karena energi cahaya dari pedang Guang Yiang membuat organ dalamnya menjadi hancur.
Sementara itu, sudah ratusan iblis yang di bantai oleh Zang Yuwan dan Xu Lia Serta Xin Hua. Mereka bertiga membantai pasukan iblis di padang awan dengan cepat. Hanya dalam waktu satu jam, hampir setengah pasukan iblis habis di bantai.
Sementara Guang Yiang juga ikut membunuh pasukan iblis sebelum raja iblis menyelesaikan meditasinya. Dia kemudian melemparkannya sebuah cakram besar kearah pasukan iblis. Cakram itu kemudian meledak dan menghancurkan tempat yang di lalui oleh cakram tersebut.
tujuh jam berlalu, kini pasukan iblis sudah di bantai. Bertepatan dengan bangunnya raja iblis dari meditasi.
Langit yang tadinya cerah berubah menjadi gelap dan petir merah menyambar kemana-mana.
" Sialan kau Dewa cahaya. Mengapa kau selalu menemukanku dimana pun aku berada?" Tanya Raja iblis kepada Guang Yiang.
" Aku juga tidak tahu." Jawab Guang Yiang.
__ADS_1
Raja iblis kemudian memandang di sekelilingnya tapi hanya mayat dengan tubuh yang terpotong-potong yang dia temukan.
" Argggg sialan kau." Teriaknya
Boommm
Booommm
Kini pertarungan udara kembali terjadi. Mereka berdua saling bertarung menggunakan jurus tangan kosong. Hanya dalam waktu lima menit mereka sudah bertukar ratusan serangan.
" Ha..ha..ha..ha. Walaupun kau unggul dalam hal kecepatan, tapi energi yang ada di tubuhmu tidak akan bertahan lama" Ucap raja iblis.
" Oh iya. Apakah kau yakin iblis jelek?" Tanya Guang Yiang.
Boomm
Boommm
Ledakan terus terdengar. Andai saja mereka bertarung di sebuah kota, mungkin kota itu sudah luluh lantak di sapu oleh gelombang energi.
Sementara Xin Hua, Xu Lia dan Zang Yuwan hanya menonton pertarungan mereka berdua.
" Kak. Apakah kau dapat melihat dengan jelas pertarungan mereka?" Tanya Zang Yuwan.
" Ya, aku dapat melihatnya. Mereka seperti tidak bertarung, melainkan seperti berlatih tanding saja." Jawab Xin Hua.
" Ha..ha..ha..ha.. mengapa jiwamu tambah terluka bukannya sembuh?" Tanya Guang Yiang dengan nada mengejek.
" Ini semua ulahmu sialan." Ucapnya.
Di langit, hanya kilatan cahaya yang menghiasi langit seperti bintang jatuh. Mereka terus bertarung hingga menjelang malam, tapi belum ada yang menyerah.
" Sialan energiku sudah mulai terkuras, tapi mengapa bocah ini terlihat baik-baik saja?" Tanya raja iblis.
" Apakah kau masih bertarung atau tidak iblis jelek?" Tanya Guang Yiang.
" Sialan kau bocah. Akan ku robek mulut sombongmu itu." Ucapnya.
Pertarungan diantara keduanya masih berlanjut hingga tengah malam, terlihat keduanya mulai kelelahan.
" Ha..ha..ha..ha.. Aku cukup puas bertarung denganmu bocah. Kita akan bertarung lima belas tahun lagi. Dan di saat itu, aku akan menjadi penguasa alam semesta ini" Ucapnya.
" Heh dasar iblis jelek. Kau terlalu percaya diri. Walau kau berperang selama seribu tahun pun kau tetap tidak akan dapat menguasai dunia. Kecuali kau mempunyai dunia buatan sendiri, dan menjadi penguasa di duniamu itu." Ucap Guang Yiang.
" Kita lihat saja nanti bocah tengik. Kita akan lihat siapa yang mati, dan siapa yang selamat saat perang nanti." Ucap Raja iblis.
" Tentu saja aku akan mengalahkanmu dan membakar jiwamu agar tidak dapat bereinkarnasi." Ucap Guang Yiang
__ADS_1
Raja iblis kemudian menghilang dari padang awan menuju ke alam kegelapan untuk menyembuhkan luka jiwanya yang semakin parah.