
Long Xi masuk kedalam dunia jiwa membawa telur para kura-kura hitam kedalam dunia jiwa. Sebelumnya,Zang Yiang mengeluarkan Semua telur telur dari dalam cincin Dimensi tersebut.
Zang Yiang juga memberikan teknik kura-kura hitam kepada Long Xi untuk diajarkan kepada anak kura-kura hitam jika sudah bisa berlatih.
Zang Yiang ingin melesat keluar dari dalam lembah gelap tersebut. Tapi,sebuah sinar berwarna biru muncul.
"Terimakasih anak muda.Ku harap kau melatih penerus kekaisaran kura-kura hitam dengan baik.Dan juga bebaskanlah Para hewan suci yang di sekap oleh Long Yin,ku harap kau membebaskan mereka." pesan Gui Lu.
"Oh iy,aku ingin bertanya.Apakah kau tahu dimana para phoeniks es berada.?" Tanya Zang Yiang.
"Mereka berada di sebelah timur lembah ini dan juga saat menyelamatkan mereka, Feng Jiu kehilangan satu telur yang merupakan keturunan Kaisar Feng Hui.dan kini hanya telur kedua Ratu Feng Gui yang tersisa. Dan juga kau bisa menggunakan sumber daya dan juga mutiara elemen yang ada di cincin dimensi tadi." Jelas Gui Lui.
"Maksudmu Feng Yin. Aku menemukannya,dan telurnya menetas dan phoeniks jantan keluar dari dalam telur itu.
" Syukurlah,kalau begitu aku bisa pergi dengan tenang"Kata Gui Lu lalu perlahan memudar dan menghilang.
Zang Yiang melesat kearah timur lembah tersebut.dia yakin jika Phoeniks yang menyelamatkan telur-telur para phoeniks es pasti terluka para seperti Long Xi saat dia menemukannya.
"Mungkin saja Feng Jiu terluka sangat parah atau bahkan dia sudah mati" Gumam Zang Yiang.
Setengah jam kemudian,Zang Yiang sudah tiba di sebelah timur lembah tersebut.
Zang Yiang masuk kedalam gua dan melihat seekor phoeniks berwarna biru muda yang sedang terluka.
"Siapa kau anak muda?''tanya Feng Jiu.
" Kau jangan banyak bicara dulu telanlah pil itu untuk menyembuhkan lukamu."Kata Zang Yiang.
Feng Jiu terdiam sejenak.dia ragu untuk menelan pil itu.
"Kau tenang saja, pil itu bukan buatanku.itu adalah sisa pil yang diberikan oleh guruku." Jelas Zang Yiang.
Feng Jiu pun menelan pil yang diberikan oleh Zang Yiang dan memuntahkan seteguk darah berwarna hitam pekat.
Karena Feng Jiu baru pulih 50%Zang Yiang memberikannya sebutir pil lagi.
Hoeekk
Feng Jiu kembali memuntahkan dua teguk darah lagi.Kini Feng Jiu sudah pulih 100%.
"Terimakasih pendekar muda.ngomong-ngomong kenapa kau bisa berada ditempat ini"? Tanya Feng Jiu.
__ADS_1
" Aku ingin memberikanmu sebuah kejutan"Kata Zang Yiang lalu mengeluarkan Feng Yin dari dunia jiwanya.
"Apakah kau mengenalnya?" Tanya Zang Yiang.
Feng Jiu memperhatikan wajah pemuda yang ada dihadapannya.
"Aku tidak mengenalnya anak muda." Jawab Feng Jiu.
"Dia adalah Feng Yin. Salah satu telur yang hilang saat kau selamatkan dari benua teratai suci." Jawab Zang Yiang.
"Apakah kau berkata jujur anak muda.?" Tanya Feng Jiu.
Zang Yiang lalu menyuruh Feng Yin untuk berubah menjadi seekor phoeniks es.
Feng Jiu meneteskan air matanya karena bahagia.Dia merasa selama ini telah gagal menyelamatkan pangeran mahkota kekaisaran phoeniks es.
"Dan juga aku berhasil menyelamatkan keempat ras suci yang lain ." Kata Zang Yiang lalu mengeluarkan para phoeniks,naga Qilin,harimau.
"Dan Aku juga berhasil menemukan ras kura kura hitam.Hanya saja mereka belum menetas dan hanya penerus kaisar kura kura hitam yang baru menetas." Lanjut Zang Yiang.
"Salam tuan muda." kata mereka semua.
"Kakak,mengapa kakak tidak mengajakku berpetualang." Gerutu Bai Luan.
"Maaf.Kali ini kakak akan membawamu berpetualang." kata Zang Yiang.
"Anak muda.Sekarang aku percaya padamu.Aku serahkan semua telur-telur para phoeniks es padamu." Kata Feng Jiu lalu mengeluarkan seluruh telur phoeniks es dari cincin dimensi miliknya.
"Ikutlah kedalam dunia jiwa.Kita akan bersama-sama mengkudeta para naga hitam dan membebaskan para tahanan." Kata Zang Yiang.
Zang Yiang membawa Feng Jiu beserta semua telur-telur phoeniks es masuk kedalam dunia jiwanya.
Zang Yiang membuat tempat yang memiliki udara dingin,beku dan bersalju untuk meletakkan telur phoeniks es.dan juga tempat yang memiliki energi elemen air yang tebal untuk para kura kura hitam.
Selesai meletakkan telur telur tersebut,Zang Yiang memasang formasi percepat waktu.Zang Yiang mempercepat waktu menjadi satu jam diluar sama dengan sepuluh tahun di dunia luar.
"Long Xi dan Feng Jiu,kalian jagalah telur ini hingga menetas dan latihlah mereka saat sudah mampu berlatih." Kata Zang Yiang.
"Baik tuan" Jawab keduanya.
Kini Feng Jiu menganggap Zang Yiang sebagai majikannya karena dia sudah menyelamatkan hidupnya.
__ADS_1
Kalau begitu aku akan melanjutkan petualangan ku bersama Bai Luan di dunia rahasia ini."Kata Zang Yiang.
Zang Yiang Keluar dari dunia jiwa dan mengeluarkan Sayap garuda miliknya.
Zang Yiang terus mengepakkan sayapnya hingga mencapai permukaan lembah tersebut.
"Waktu berpetualang disini masih lama. Masih tersisa Tiga bulan lagi." Gumam Zang Yiang.
"Oh iya,Bai Luan,apakah kau ingin makan buah hijau.?" Tanya Zang Yiang.
"Kamu kan tau kak,aku tidak makan buah tapi makan daging." jawab Bai Luan.
"Kau coba saja mungkin buah ini meningkatkan indera milikmu." Kata Zang Yiang lalu memberikan buah hijau kepada Bai Luan.
Karena penasaran,Bai Luan pun memakan buah tersebut hingga habis dalam sekejap.
Bai Luan terlihat kesulitan mengendalikan energi yang kacau dari buah tersebut.Melihat itu,Zang Yiang membantu Bai Luan mengendalikan energinya yang kacau.
Satu jam kemudian..
Bai Luan sudah mampu mengendalikan energi kacau tersebut.dia membuka matanya.
"Kau memang benar kak.Tapi mengapa kakak tidak menanamnya saja agar yang lainnya juga menggunakannya." Kata Bai Luan.
"Aku akan menanamnya setelah keluar dari tempat ini.Aku penasaran dengan Ras kuno yang ada di dunia ini" Jawab Zang Yiang.
"Bai Lua,Apakah kau sudah selesai memulihkan energimu.?" Tanya Zang Yiang.
"Ya kak.Aku sudah selesai." Jawab Bai Luan lalu merubah wujudnya menjadi kucing kecil dan naik ke bahu Zang Yiang.
"Apakah kau merasakan khasiat dari buah itu.?" Tanya Zang Yiang.
"Ya kak.seluruh inderaku menjadi sangat tajam.bahkan aku bisa merasakan angin sekalipun.Begitu juga dengan indera lainnya." Jawab Bai Luan.
"Baiklah kalau begitu aku akan menanamnya untuk dimanfaatkan oleh para ras suci dan yang lainnya." Kata Zang Yiang.
Wuuss
Sebuah belati hampir saja mengenai Zang Yiang jika saja inderanya tidak tajam.
"Mengapa tuan menyerang ku aku tidak pernah menyinggung siapa pun disini?" Tanya Zang Yiang.
__ADS_1