
Pagi harinya, Guang Yiang mengajak Guang Ying jalan jalan di kota mentari senja. Yaitu kota terdekat dari klan Guang.
Zang Yiang lalu mengajak adiknya ke kota mentari senja dengan terbang.
"Hebat kak. Aku juga ingin bisa terbang seperti kakak. " Ucap Guang Ying.
"Jika kau berlatih dengan tekun maka kau juga bisa terbang seperti kakak. " Ucap Guang Yiang.
Tak beberapa lama kemudian, Guang Yiang tiba di kota mentari senja. Guang Yiang mendarat tak jauh dari gerbang kota. setelah selesai membayar biaya masuk, Guang Yiang masuk ke kota dengan santai.
"Kakak kota ini, sangat indah. Tapi tak seindah klan kita. " Ucap Guang Ying.
"Kau memang benar. Tapi, apakah kau sudah pernah memakan daging hewan tingkat tinggi.? " Tanya Guang Yiang.
"Apakah rasanya enak kak? " Tanya Guang Ying.
" Tentu saja. Bahkan kau bisa naik tingkat dengan cepat. " Jawab Guang Yiang.
Beberapa saat kemudian, Guang Yiang memasuki restoran yang sangat mewah. Bisa di bilang restoran itu di peruntukkan bagi para bangsawan saja.
"Pelayan, aku ingin memesan makanan terbaik di restoran ini." Ucap Guang Yiang.
"Baik tunggu sebentar. " Jawab Pelayan.
Para pelanggan restoran terkejut saat mendengar pesanan Guang Yiang. itu di sebabkan karena harga makanan terbaik di restoran tersebut seharga
satu juta Kristal awan, bahkan para bangsawan sekalipun jarang membelinya.
Tak lama kemudian, pesanan Guang Yiang datang. pesanan Guang Yiang adalah sebuah daging leopard dengan kultivasi tingkat dewa langit tahap lima.
Dengan cepat, Guang Ying makan dengan lahap, tapi baru dua gigit, Guang Ying merasakan gejolak energi di tubuhnya, dengan cepat, dia mengambil sikap lotus.
"Booom
" Boom"
Guang Ying naik tingkat keranah supreme tahap awal.
Para pelanggan yang tidak lain adalah para patriak sekte sangat terkejut pasalnya Guang Ying baru berumur delapan tahun sudah berada di tanah supreme membuat mereka ingin merekrutnya sebagai murid mereka.
"Anak muda apakah kau bisa pergi sebentar, ada yang ingin ku bicarakan dengan nona ini" Ucap Tetua agung sekte Bintang.
"Memangnya apa yang ingin kalian bicarakan. Bicara saja, aku tak ingin meninggalkan adikku disini. " Ucap Guang Yiang dengan santainya.
__ADS_1
"Nona apakah kau mau ikut denganku kesekte bintang. disana kau akan hidup dengan senang dan dapat menggunakan sumber daya yang banyak." Bujuk Tetua agung sekte bintang.
"Aku tidak mau. aku ingin bersama kakak saja. " Jawab Guang Ying.
Karena kesal atas penolakan Guang Ying, maka dia menarik tangan Guang Ying dengan paksa hingga tangan Guang Ying terluka.
Melihat tangan adiknya terluka, Guang Yiang sangat marah dan menolak ajakan tetua agung dengan mentah-mentah.
"Siapa kau berani-beraninya kau menghalangiku. Apakah dia pantas bersamamu, dia adalah seorang jenius lebih pantas menjadi murid sekte bintang, sekte terbesar di Kekaisaran ini," Ucapnya dengan sombong."Jika kalian menggangguku, maka kupastikan besok sekte bintang akan kuratakan dengan tanah. "Ucap Guang Yiang.
" Dasar manusia biasa saja sangat belagu."
Duarr
Tetua agung menabrak dinding restoran untungnya di dinding tersebut sangat kuat sehingga tidak hancur.
"Ingat ini baik-baik, Karena kau sudah menggangguku maka sekte bintang akan kuratakan dengan tanah." Ucap Guang Yiang lalu pergi bersama Guang Ying.
"Dan juga untukmu karena kau sudah melukai tangan adikku maka kau akan mendapatkan akibatnya. " Ucap Guang Yiang.
Guang Yiang lalu menghancurkan dantian tetua agung dan membiarkannya pergi.
"Bunuh saja aku. bunuh saja aku. Aku tidak mau hidup sebagai sampah." Mohon tetua agung.
Tetua agung gemetar mendengar ucapan Guang Yiang, kini dia menyesal karena telah memaksa dan melukai nona muda dari klan Guang tapi di matanya tidak ada rasa takut. malah dia ingin menyerang klan Guang dengan memprovokasi patriak sekte bintang.
"Kau melakukan kesalahan dengan menghancurkan dantian ku." batin tetua agung.
Guang Yiang kembali melanjutkan makannya, bersama dengan Guang Ying. Setelah menghabiskan dan membayar pesanannya, Guang Yiang berjalan meninggalkan restoran tersebut.
Selama seharian penuh, Guang Yiang mengajak Guang Ying jalan-jalan di kota matahari senja.
"Ying'er.Hari sudah senja, ayo kita pulang. " ajak Guang Yiang.
"Baik Kak. " Jawab Guang Ying.
Wuussss
Dalam sekejap, Guang Yiang tiba di halaman utama klan dan terus melangkah ke kediaman petinggi klan.
Di dalam kediaman Guang Yang, Guang Yung yang merupakan ayah dari Guang Yang atau kakek dari Guang Yiang.
"Yang'er, mengapa kau tidak memberitahuku jika cucuku sudah datang." Ucap Guang Yang.
__ADS_1
"Maaf ayah aku tidak memiliki kesempatan untuk memberitahukan bahwa Yiang'er sudah kembali. ''Ucap Guang yang
''Ayah, aku sudah kembali. " Ucap Guang Yiang
" Ying'er, bagaimana dengan jalan-jalannya.? "Tanya Guang Yang.
"Sangat seru ayah, aku bahkan naik tingkat saat makan daging tadi pagi. " Jawab Guang Ying.
" Yiang'er" panggil Guang Yung.
"Ayah siapa dia".Tanya Guang Yiang.
" Dia adalah kakekmu dan patriak klan Guang."Jawab Guang Yang.
"Maaf karena tidak mengenalimu. " Ucap Guang Yang.
"Tidak apa-apa karena kita juga baru bertemu." Ucap Guang Yung.
" Kakek aku memiliki sesuatu yang ingin ku berikan kepada kakek. "Ucap Guang Yiang lalu mengeluarkan buah abadi dan Jutaan kristal semester dan kristal surgawi.
" Apa ini nak? "Tanya Guang Yung.
" Ini adalah sumber daya yang bisa meningkatkan kultivasi kakek. "Jawab Guang Yiang.
"Hem, Ying'er, mengapa lenganmu terluka. " Tanya Guang Yang.
"Tadi tetua agung sekte bintang memaksa Guang Ying untuk menjadi muridnya tapi karena Guang Ying tidak mau dia memaksa Guang Ying hingga lengannya terluka." jawab Guang Yiang.
"Kurang ajar, aku akan menghancurkan sekte bintang sekarang juga. " Ucap Guang Yang.
"Ayah jangan sekarang. Jika mereka mengulangi kesalahan yang sama maka kita baru meratakan sekte itu." Ucap Guang Yang.
"Lapor patriak, di depan hutan kabut para pasukan sekte bintang, dengan jumlah pasukan sekitar lima juta pasukan, sepertinya mereka ingin menyerang klan." lapor seorang pengawal bayangan.
" melihat dari sikap tetua agung sekte bintang tadi aku sudah mengetahui jika dia akan membawa pasukan untuk membalas dendam. "Ucap Guang Yiang.
" Aku akan melihat apakah mereka bisa menembus formasi cakram Guang. "Ucap Guang Yang.
Guang Yang lalu menghilang lalu muncul di depan hutan Kabut ungu.
" Teruslah berusaha, Sampai kapanpun kalian tidak akan pernah bisa menembus formasi ini. "Ucap Guang Yang.
" Cuihh sialan kalau kau berani keluarlah kesini, aku akan membunuhmu karena kau sudah menyinggung sekte bintang. "Ucap tetua sekte bintang.
__ADS_1