Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 130 Benua Bintang


__ADS_3

Satu jam kemudian, mereka semua berkumpul ditempat pertama kali mereka masuk.


" Kami sudah mengambil apa yang kami inginkan, jadi sekarang kami akan melanjutkan perjalanan kami." Ucap Guang Yiang.


" Ambillah lebih banyak lagi. Lagi pula semua herbal di sini masih banyak." Ucap Kun Leng.


" Terima kasih, tapi apa yang kami ambil sudah cukup bagi kami." Ucap Zang Yuwan.


Kun Leng begitu terharu dengan sifat pemuda dan pemudi yang ada di hadapannya. Mereka tidak serakah seperti yang di pikirkan oleh Kun Leng.


" Satu hal lagi, apakah yang mulia yang selalu membantu kaisar bintang untuk mengawasi setiap orang yang keluar dari benua bintang?" Tanya Xin Hua.


" Ya kami selalu membantunya jika mereka butuh bantuan tapi kami tidak tahu apa rencana mereka sebenarnya." Jawab Kun Leng.


" Kuharap, kau tidak lagi membantunya. Karena aku berencana memberikan pelajaran kepada kaisar bodoh itu." Ucap Guang Yiang.


" Ya, kami janji tuan muda." Ucap Kun Leng.


" Baiklah, kalau begitu kami pamit dulu."


Wussss


Wuss


Mereka berempat melesat menuju benua bintang.


Satu jam kemudian, mereka mendarat di depan gerbang benua bintang.


" Kak, apakah kita akan langsung masuk saja?" Tanya Zang Yuwan.


" Iya kak. Lagi pula mereka tidak akan tahu kalau ada orang yang masuk ke benua bintang." Ucap Xu Lia.


" Coba kalian lemparkan sebuah batu kedalam gerbang itu." Pintah Guang Yiang.


Blusss


Zang Yuwan melemparkan sebuah batu kecil sesuai dengan perkataan Guang Yiang.


" Ini aneh batu itu menghilang saat melewati gerbang." Ucap Zang Yuwan.


" Itu memang benar. Selama ini Orang yang mencoba keluar dari benua bintang bukan hilang di laut kuning, tapi di bawa ke suatu tempat oleh formasi yang ada di gerbang ini." Ucap Guang Yiang.


" Jadi begitu. Selama ini penduduk benua bintang mengira jika orang yang keluar dari benua bintang mati di laut kuning, tapi sebenarnya mereka tidak keluar dari benua bintang." Ucap Zang Yuwan menyimpulkan.


" Kau benar. Klan Kun yang ada di laut kuning tidak melakukan apa pun karena tidak ada satu pun orang yang melewati laut kuning. Mereka hanya di jadikan bahan untuk membuat warga sekitar menjadi takut untuk keluar benua." Jelas Guang Yiang.


" Jadi bagaimana cara kita masuk ke benua bintang?" Tanya Xin Hua.

__ADS_1


" Pertama, kita harus menghilangkan formasi yang ada di pintu gerbang ini, tapi cara ini akan beresiko, karena keberadaan kita akan di ketahui. Cara kedua kita langsung masuk saja dan kita jelajahi tempat yang ada di balik formasi ini." Jelas Guang Yiang.


" Kalau begitu, kita masuk saja sekarang." Ucap Zang Yuwan yang sudah ingin terbang tapi di tahan oleh Guang Yiang.


" Hop tunggu dulu, Yuwan. Kau jangan main masuk-masuk saja. Kita harus menyusun rencana dulu." Ucap Guang Yiang sambil menarik leher baju yang di kenakan oleh Zang Yuwan.


" Ya, ya kak." Ucapnya.


Mereka langsung berdiskusi mengenai rencana yang akan mereka jalankan saat masuk ke tempat yang ada di balik formasi yang ada di gerbang.


" Kakak, menurutku kemungkinan hanya dua tempat yang ada di balik formasi ini, yaitu penjara atau tempat anta berantah." Ucap Xu Lia.


" Kau memang benar Lia'er. Tapi kemungkinan terbesarnya adalah penjara." Ucap Guang Yiang.


" Bagaimana jika kita di bawa ke tempat anta berantah?" Tanya Zang Yuwan


" Maka dari itu kita harus mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi." Jawab Guang Yiang.


Mereka berempat mulai menyusun rencana, satu jam kemudian mereka sudah selesai dan melesat masuk ke dalam gerbang.


Blusssss


Saat melewati gerbang, sebuah lubang hitam menghisap mereka dan membawa mereka ke tempat anta berantah.


" Ternyata dugaanku benar kak. Kita di bawa ke tempat anta berantah." Ucap Zang Yuwan.


" Kau benar kak. Aku juga tidak menyangka kita di bawa ke sini." Ucap Zang Yuwan.


Di istana kekaisaran...


"Ha..ha..ha..ha. Ada empat orang bodoh yang mencoba masuk ke wilayahku lagi. Tapi tidak masalah aku ingin lihat sampai di mana mereka akan bertahan di tempat itu. Kalau mereka sudah mati aku akan memberikan mayat mereka kepada hewan-hewan yang ada di hutan kabut awan." Ucapnya.


" Dan juga ada dua orang wanita cantik datang bersama mereka, salah satunya adalah anak dari patriak Xu gadis yang kaisar incar selama ini." Ucap Jenderal Niu.


" Kalau begitu antar aku kesana, aku ingin kedua wanita itu." Ucap kaisar Kun Lei.


" Baik kaisar muda."


Kembali ke Guang Yiang beserta rombongan..


" Kak, apakah kita akan menjelajahi tempat ini dulu baru kita keluar?" Tanya Zang Yuwan.


" Tidak, lebih baik kita berlatih di sini." Ucap Guang Yiang lalu memasang formasi yang membuat mereka tidak terlihat. Lalu dia mengeluarkan teratai dewa, dan teratai pelangi, dan mencoba menggabungkannya.


" Baiklah, aku juga ingin mencoba teratai putih yang kudapatkan." Ucap Zang Yuwan lalu mengeluarkan teratai berwarna putih.


Bluussss

__ADS_1


Seketika teratai itu berubah warna menjadi kemerahan dan di balut oleh halilintar saat dia menyuntikkan elemennya ke teratai putih itu.


Sementara di sekitar Guang Yiang, udara terasa kacau.


" Sedikit lagi." Ucapnya.


Satu jam kemudian...


Boommmm


Kedua teratai itu menyatu membentuk teratai emas dengan kelopak yang memiliki delapan warna.


Sementara itu, terlihat kaisar beserta jenderal Niu sudah berada di tempat Guang Yiang berada, tapi mereka tidak melihat dimana Guang Yiang dan rombongannya berada.


" Dimana mereka jenderal?" Tanya Kaisar Kun Lei


" Aku juga tidak tahu kaisar. Barusan mereka ada di sini." Jawab jenderal Niu.


Di dalam formasi..


" Sepertinya ada yang datang." Ucap Xin Hua.


" Itu kaisar Kun Lei dan Jenderal Niu. Mau apa mereka ke sini?" Tanya Zang Yuwan.


" Apa lagi tujuan mereka selain membawaku secara paksa bersama kakak Xin Hua." Jawab Xu Lia.


" Kalau begitu kita bermain-main dengan mereka sebentar." Ucap Guang Yiang lalu sayap emasnya muncul dan terbang keudara.


" Ayo kita bermain dengan mereka." Ucap Xu Lia.


Wuuss


Wuss


Wuss


Mereka berempat melayang di udara dan membuat serangan kejut.


" Ada apa kaisar bodoh kau kesini? Ada yang bisa ku bantu?" Tanya Xu Lia.


" Ha..ha..ha..ha. Hari ini aku beruntung karena mendapat dua orang wanita cantik." Ucap Kaisar Kun Lei.


" Hai nona, maukah kau menjadi selirku aku akan..." Belum sempat kaisar Kun Lei menyelesaikan ucapannya, sebuah serangan mengenainya dan membuatnya terbang puluhan meter.


" Kau jangan coba-coba menatapnya seperti itu, kalau tidak aku akan merubahmu menjadi abu." Ucap Zang Yuwan.


" Kau ini siapa, aku hanya ingin kedua wanita cantik itu menjadi selirku?" Tanya Kaisar Kun Lei.

__ADS_1


__ADS_2