Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 116 Padang Tornado IV


__ADS_3

" Ha..ha..ha..ha. Teknik pedang macam apa itu. Belum juga mengenai musuh sudah hilang duluan." Ucap salah satu pemuda klan Yi.


" Kau benar saudara Zu. Teknik seperti itu mana mampu membunuh kita." Ucap Pemuda yang lain.


Argggg


Arggggg


Baru saja menyelesaikan perkataannya, pemuda itu terkejut saat mendengar suara jeritan. Dia berbalik dan mendapati puluhan anggota klan Yi mati tanpa tubuh yang utuh.


Dalam waktu satu jam, seluruh anggota klan Yi habis di bantai oleh Guang Yiang dan yang lainnya.


" Cih sialan. Aku akan merobek robek tubuhmu." Ucap Tetua agung klan Yi dengan amarah yang sudah memuncak.


" Lakukan saja jika kau mampu." Ucap Guang Yiang.


" Formasi pedang pembunuh." Ucap tetua agung. Lalu di seluruh klan Yi muncul ribuan pedang yang siap membunuh kapan saja.


" Cih. Teknikmu itu akan membunuh seluruh anggota keluargamu dalam sekejap." Ucap Guang Yiang.


" Aku sudah menguasai teknik ini dengan baik, jadi aku bisa bisa mengendalikan arah serangannya." Ucap tetua agung Yi Hun dengan sombong.


Lalu tetua agung Yi Hun melepaskan ribuan pedang tersebut. Dan seketika seluruh pedang melesat dan memotong apa saja yang ada di hadapannya.


" Ha..ha..ha..ha. Inilah akibatnya jika berani bersikap sombong di hadapanku." Ucap Yi Hun.


" Oh ya, coba perhatikan di sekelilingmu. Baru kau bisa bicara." Ucap Zang Yuwan.


" Apa bagaimana mungkin. Aku menguasai teknik pedang itu dengan baik. Tidak mungkin salah sasaran." Ucapnya tidak percaya.


"Akibat kecerobohanmu, kau sendirilah yang membantai seluruh keluargamu." Ucap Zang Yuwan.


" Sekarang giliranmu."


Zang Yuwan lalu melesat kearah Yi Hun dengan cepat dia memenggal kepala Yi Hun.


" Kakak. Sekarang kita apakan seluruh mayat klan singa ini?" tanya Zang Yuwan.


" Tentu saja membakar mayat mereka. Tapi sebelum itu, kumpulkan kristal inti mereka terlebih dahulu." Jawab Guang Yiang.


Mereka pun lalu mengumpulkan seluruh kristal inti milik para klan singa.


Setelah membakar seluruh mayat singa tersebut, mereka berlima melanjutkan perjalanan merrka.


" Tempat ini sangat luas. Bahkan tempat ini hampir sama luasnya dengan kawasan barat benua matahari." Ucap Guang Ruis.

__ADS_1


" Kau benar. Tapi, ditempat ini terlalu rawan bencana. Jika tebakanku benar, maka wilayah padang tornado setiap lima hari sekali akan ada badai tornado." Jelas Guang Yiang.


" Kau benar kak. Dan sepertinya badai tornado itu sudah datang." Ucap Zang Yuwan sambil menunjuk ke arah puluhan tornado.


" Gawat, kalau begitu kita semua akan terbang." Ucap Guang Yiang lalu memasukkan mereka berempat kedalam dunia jiwa. Sementara dia tidak sempat masuk ke dunia jiwa karena tornado sudah membuatnya terbang.


" Sial. Entah dimana tornado ini akan membawaku pergi." Gerutu Guang Yiang.


Satu jam kemudian, Guang Yiang terlempar ke sebuah tempat yang sangat indah dan penuh dengan tanaman herbal.


Guang Yiang mendarat menggunakan bokongnya karena dia terlempar secara tiba-tiba.


" Wow. Tempat ini penuh dengan herbal yang berumur jutaan tahun. Herbal ini bisa membantuku untuk meningkatkan kekuatan." Ucap Guang Yiang.


Dia lalu mengeluarkan Guang Ruis, Zang Yuwan, Xu Lia dan Xin Hua dari dunia jiwa.


" Kita berada dimana sekarang?" Tanya Guang Ruis.


" Aku juga tidak tahu. Tornado sialan itu membawamu kemari. Tapi tempat ini penuh dengan herbal langka. Bantu aku memetiknya." Jawab Guang Yiang.


" Baiklah." Ucap Guang Ruis dengan wajah malasnya.


" Baik kak." Ucap Zang Yuwan semangat.


Mereka berlima lalu memetik herbal yang beraneka ragam tersebut. Mereka hanya memetik herbal yang berumur lima ratus ribu keatas saja. Dan sisanya dibiarkan berkembang.


" Sekarang kita apakan semua herbal ini kak?" Tanya Zang Yuwan.


" Tentu saja membuat pil untuk meningkatkan kekuatan kita." Jawab Guang Yiang lalu mengambil jamur ungu, daun semanggi tunggal, jamur darah naga, dan rumput mutiara, lalu dimasukkan kedalam tungku.


Wuuss


Wuuss


Guang Yiang lalu menyalakan api di telapak tangannya dan mulai membersihkan semua bahan tersebut. Setelah membersihkan dan meleburkan semua herbal, Guang Yiang lalu membentuk pilnya.


Boomm


Terdengar ledakan dari dalam tungku pertanda bahwa pil tersebut telah jadi.


" Ini, masing-masing dua." Ucap Guang Yiang.


" Aku lihat tadi, ada sepuluh butir pil, mau kakak apakan semua pil itu.?" Tanya Zang Yuwan.


" Aku ingin membagikannya kepada para anggota klan yang lainnya. Aku akan membuat pil seperti itu lagi nanti." Jelas Guang Yiang.

__ADS_1


" Baiklah, sekarang tingkatkan kekuatan kalian." Perintah Guang Yiang.


" Baik kakak ipar" Jawab Xu Lia dengan cepat.


Masing-masing memilih tempat yang sedikit berjauhan dan menelan pil tersebut.


Beberapa saat kemudian...


Booom


Boomm


Boomm


Boomm


Masing-masing dari mereka naik satu ranah. Guang Yiang menerobos ke ranah maha guru tahap empat tingkat perunggu, Guang Ruis naik ke ranah mahaguru tahap dua tingkat perak, Xin Hua dan Xu Lia naik keranah mahaguru tahap dua tingkat perunggu, Zang Yuwan dan Guang Ruis menerobos ke ranah mahaguru tahap tiga tingkat perunggu.


Setelah itu, mereka menelan satu butir pil lagi.


Satu jam kemudian...


Boomm


Booomm


Boomm


Boomm


Guang Yiang menerobos lagi ke ranah mahaguru tahap lima tingkat perak. Zang Yuwan dan Guang Ruis menerobos ke ranah mahaguru tahap empat tingkat perak. Xin Hua dan Xu Lia menerobos ke ranah mahaguru tahap dua tahap perak.


" Peningkatan yang cukup pesat. Aku akan membuat lagi untuk di berikan kepada klan Guang dan Xin serta tiga klan lainnya." Gumam Guang Yiang.


Guang Yiang lalu membuat pil lagi, Dalam waktu setengah hari dia membuat hampir satu juta butir pil. Lalu dia memasukkanya ke lima cincin penyimpanan berbeda dan memberikanya kepada Klan Guang, Xin, Feng api, Feng es, dan klan Qi.


Mereka semua mengonsumsi pil tersebut dalam waktu dua hari di dunia jiwa, seluruh anggota ke lima klan tersebut paling rendah berada ke ranah sovereign tahap delapan, sementara Xin Wu dan Guang Yong menerobos ke ranah maha dewa tahap lima tingkat emas, Guang Yang dan Xin Gui menerobos ke ranah mahadewa tahap tiga tingkat perak. Tak lupa juga dia memberikannya kepada klan Bing untuk meningkatkan kekuatan klan Bing.


Bing Zan menerobos ke ranah maha dewa tahap sembilan tingkat emas, tetua klan Bing menerobos ke ranah mahadewa tahap tujuh tingkat perunggu, sementara para anggota berada di ranah maha raja tahap sembilan.


" Ayo kita lanjutkan perjalanan kita menjelajahi padang tornado ini." Ucap Guang Yiang.


Mereka berlima pun lalu melesat meninggalkan kebun herbal itu, karena Guang yiang juga sudah menanam bibit herbal tersebut.


" Kak, kita kemana sekarang?" Tanya Zang Yuwan.

__ADS_1


" Kita ke arah barat saja." Jawab Guang Yiang.


__ADS_2