
Guang Yiang dan yang lainnya melesat kearah barat. Mereka melesat dengan kecepatan penuh.
Saat matahari hampir terbenam, mereka sampai di sebuah hutan di wilayah barat.
" Padang tornado memang sangat indah. Tapi bahaya menanti setiap saat." Ucap Guang Ruis.
" Kau benar kak Ruis. Hewan-hewan di sini sangat kuat, belum lagi tornado yang akan muncul tanpa di ketahui dimana tornado itu muncul." Ucap Guang Yiang
" Ngomong-ngomong, hari sudah malam, kita harus mencari tempat untuk istirahat." Ucap Xu Lia.
" Saudari Xu Lia benar. Kita harus mencari tempat untuk beristirahat.'' Ucap Xin Hua.
" Baiklah, mari kita mencari gua terlebih dahulu." Ucap Guang Yiang.
Mereka berdua menyusuri hutan tersebut tapi, tak kunjung menemukan sebuah gua.
" Bagaimana sekarang, tidak ada satu gua pun di hutan ini." Ucap Zang Yuwan.
" Kalau begitu kita jelajahi saja wilayah barat, lagi pula energi kami masih banyak." Ucap Xin Hua
" Benar. Energiku juga masih banyak." Ucap Xu Lia.
" Kalau begitu kita menjelajah malam saja." Ucap Zang Yuwan.
" Baiklah, ayo kita terbang." Ucap Guang Yiang.
Wuuuss
Wuuss
Mereka melompat dari satu pohon ke pohon lainnya, dan hutan itu memang sunyi.
" Mengapa hutan ini sangat sunyi. Seakan-akan ada sebuah kekuatan besar yang membuat hewan-hewan ketakutan." Ucap Guang Yiang.
" Gege benar. Dari tadi tidak ada hewan yang lalu lalang di daerah ini." Ucap Xin Hua
Mereka terus menelusuri hutan tersebut, tapi mereka juga tidak menemukan apa-apa.
Tak lama kemudian, mereka sampai di hadapan sebuah bangunan indah dengan dua buah patung kura-kura di gerbangnya.
" Apakah ini adalah klan Gui?" Tanya Guang Yiang.
" Dari ciri-cirinya, ini memang klan Gui, belum lagi, mereka berada di pinggiran padang tornado." Jelas Zang Yuwan.
__ADS_1
" Maaf tuan, nyonya, siapakah kalian ini dan mengapa kalian bisa berada di sini?" Tanya seorang pemuda.
" Oh kami tersesat dan tiba di sini. Ngomong-ngomong perkenalkan namaku Guang Yiang, dia adalah istriku Xin Hua, Yang ini adikku Zang Yuwan dan istrinya Xu Lia dan dia adalah Guang Ruis." Ucap Guang Yiang memperkenalkan diri dan yang lainnya.
" Namaku Gui Ruan, aku adalah putra patriak klan Gui. Silahkan masuk." Ucap Gui Ruan
" Baik, terima kasih tuan muda Gui." Ucap Zang Yuwan.
" Tidak masalah." Ucap Gui Ruan
" Baiklah, sebelum itu aku harus membawa kalian kepada ayah terlebih dahulu. Ini sudah aturan klan, jika ada tamu yang datang, maka wajib berhadapan dengan patriak klan Gui.
Beberapa saat kemudian, mereka sampai di hadapan patriak Gui Rui.
" Ruan'er, siapa mereka.?" Tanya patriak Gui Rui.
" Mereka tersesat dan tiba di depan gerbang klan, jadi aku bawa saja masuk." Jawab Guang Ruan.
" Apakah kau yakin mereka orang baik. Bagaimana jika mereka orang jahat.?" Tanya Gui Rui.
" Tidak mereka adalah orang baik. Jika mereka orang jahat, mereka pasti sudah menyerangku dari tadi." Jawab Guang Ruan.
" Salam patriak, namaku Guang Yiang, dan jika di izinkan aku ingin bertanya satu hal tapi, patriak jangan marah.." Ucap Guang Yiang.
" Yang ingin ku tanyakan adalah, mengapa klan Gui berada di padang tornado?" Tanya Guang Yiang.
" Itu karena saat leluhur kami terjatuh dari benua teratai suci, dia terpisah dengan saudaranya yang lain dan terjatuh di daratan dewa. Awalnya klan Gui berada di jantung benua matahari, tapi karena serangan dari klan Ren dan klan Hu, kami akhirnya menyingkir ke padang tornado ini." Jelas Gui Rui.
" Lalu apakah patriak ingin keluar dari padang tornado ini?" Tanya Guang Yiang.
" Kami memang ingin keluar dari padang tornado ini, tapi kami merasa nyaman di tempat ini. Kalaupun kami keluar, kami juga tidak bisa apa-apa.kami hanya akan menjadi bulan-bulanan klan kuat di jantung benua matahari." Jawab Gui Rui.
" Sebenarnya aku juga ingin memindahkan klanku ke padang tornado ini"
" Tapi apakah kalian bersedia menjadi pasukan rahasia kekaisaran, jika aku berhasil menggulingkan kekaisaran matahari?" Tanya Guang Yiang.
" Ya, kami bersedia tapi kekuatan kami bersedia, tapi kekuatan kami sangat lemah." Ucap Gui Rui.
" Kalian tidak usah khawatir, saudaraku bisa membantu kalian." Ucap Guang Yiang lalu mengeluarkan Gui Sui dari dunia jiwa.
" Hormat kakak. Mengapa kakak memanggilku?" Tanya Gui Sui
" Aku memiliki tugas untukmu, kau latihlah klan Gui hingga mereka bertambah kuat, karena mereka juga keturunan kura-kura hitam" Ucap Guang Yiang
__ADS_1
" Hanya itu?" Tanya Gui Sui.
" Ya, hanya itu." Jawab Guang Yiang.
Gui Sui lalu berjalan kearah Gui Rui lalu memeriksa tubuhnya beberapa saat.
" Aku tahu penyebab kultivasi mereka terhambat di ranah mahaguru. Itu karena mereka belum membangkitkan kristal darah mereka." Ucap Gui Sui.
" Dan juga hal sama terjadi pada pemuda ini, kristal darahnya hampir bangkit, tapi karena tidak bangkit kultivasinya terhambat di ranah sovereign." Jelas Gui Sui.
" Tapi, bagaimana cara membangkitkan kristal darah kami?" Tanya Gui Ruan.
Gui sui lalu memberikan arahan kepada Gui Ruan dan Gui Rui bagaimana cara membangkitkan kekuatan mereka.
Satu hari kemudian..
Boomm
Boomm
Boomm
Di sekeliling mereka berdua tampak energi besar yang mengelilingi mereka. Energi itu kemudian berkumpul dan membentuk seekor kura-kura.Dan juga kultivasi mereka meningkat tiga tahap yang membuat mereka senang.
" Patriak Gui, mengapa aku merasakan ada energi kegelapan di sini?" Tanya Gui Sui.
" Oh itu adalah leluhur Gui Huo. Dia terkena kristal kegelapan milik kaisar Long Yin dan membuat elemen kegelapan itu terus menguasai tubuhnya.Jika saja jiwa leluhur tidak kuat, mungkin dia sudah di kuasai oleh energi kegelapan itu." Jawab Gui Rui.
" Lalu mengapa kalian tidak mencoba menyembuhkannya?" Tanya Gui Sui.
" Kami sudah berusaha menyembuhkannya, tapi selalu gagal. Itu karena kristal kegelapan yang ada di tubuh leluhur selalu menyerang balik." Jelas Gui Rui.
" Bisakah kau mengantar kami ke tempat lekuhur kalian." Ucap Guang Yiang.
" Tentu saja. Leluhur berada di ruangan khusus yang dia buat sendiri, tapi kuncinya berada di tanganku. Leluhur bilang agar tidak pernah membuka ruangan tempatnya mengasingkan diri." Jelas Gui Rui
Beberapa menit kemudian, mereka sampai di sebuah ruangan seperti kubus dengan energi kegelapan yang sangat tebal.
Gui Rui lalu membuka ruangan tersebut dan seketika itu energi kegelapan menekan mereka. Gui Rui hampir saja pingsan. Untungnya dia sudag melindungi tubuhnya sebelum masuk. Sementara Guang Ruis, Zang Yuwan dan Xu Lia berada di luar, hanya Gui Sui dan Xin Hua yang ikut masuk kedalam ruangan tersebut.
" Dimana leluhur kalian?" Tanya Guang Yiang.
" Dia ada di sana. Dia di segel di pohon itu agar tidak mengamuk." Jawab Gui Rui.
__ADS_1