
Setelah menginap selama lima hari di penginapan tersebut, mereka berempat meninggalkan pulau badai.
" Kakak, apakah kita langsung saja ke benua bintang?" Tanya Xu Lia.
" Tidak Lia'er. Hanya ada satu jalan menuju benua bintang. Itupun dijaga dengan ketat." Ucap Zang Yuwan.
" Lalu bagaimana kalian bisa melewati jalan itu dan pergi ke benua matahari?" Tanya Guang Yiang.
" Kami menggunakan giok teleportasi, itupun kami ketahuan, dan menjadi buronan di sana. Karena di benua bintang, siapapun yang masuk ke benua bintang tidak di perbolehkan keluar dari benua bintang. Entah bagaimana cara mereka tahu kami keluar benua padahal kami tidak melewati gerbang menuju benua matahari." Jelas Zang Yuwan.
" Sebenarnya masih ada satu jalan lagi, tapi kita harus ke benua kosmik terlebih dahulu. Tapi masalahnya, walaupun jalan itu tidak pernah di gunakan, tapi tetap saja para petinggi kekaisaran bintang tahu jika ada orang yang masuk atau keluar dari benua bintang." Jelas Xu Lia.
" Sepertinya ada semacam alat pendeteksi di kedua gerbang itu." Ucap Guang Yiang.
" Tapi bagaimana mereka bisa tahu jika ada yang keluar masuk benua bintang?" Tanya Xin Hua.
" Nah itu yang jadi permasalahannya. Orang yang mampu mendeteksi pergerakan seseorang melalui gerbang benua harusnya memiliki kemampuan dalam elemen kehampaan atau teknik ruang dan waktu. Tapi tidak ada yang memiliki elemen kehampaan di dunia ini selain klan dewa kehampaan." Jelas Guang Yiang.
" Ya, aku baru ingat. Di gerbang itu aku melihat ada sebuah lubang hitam kecil tepat di tengah-tengah gerbang itu." Ucap Xu Lia.
" Kalau begitu kita menuju benua bintang sekarang." Ucap Guang Yiang.
Setelah memperkirakan arah, mereka berempat terus melesat kearah barat, yang mana arah itu merupakan arah ke benua bintang.
" Kak, menurut informasi yang kudengar, jika ingin pergi ke benua bintang akan membutuhkan waktu dua tahun jika terbang." Ucap Zang Yuwan.
" Mungkin itu hanya cerita. Jika kita lihat di peta, benua bintang dan benua matahari hanya di batasi oleh laut kuning yang memiliki lebar 500 km, seharusnya waktu tempuh hanya sekitar satu atau dua bulan jika kita terbang dengan kecepatan penuh." Jelas Guang Yiang.
" Kalau begitu, pasti ada yang tidak beres di laut itu." Ucap Zang Yuwan.
Satu bulan kemudian, mereka sampai di laut kuning yang menjadi batas antara benua bintang dan benua matahari. Terlihat laut itu sangat tenang dan ombak ombak kecil menyapu pasir di pinggiran pantai.
Jauh di bawah laut....
" Lapor yang mulia.."
" Ada apa prajurit?" Tanya penguasa laut kuning.
" Di pinggiran pantai ada empat orang. Sepertinya mereka hendak ke benua bintang." Ucap Prajurit tersebut.
__ADS_1
" Awasi saja mereka, jika mereka sudah berada di tengah laut tenggelamkan saja mereka." Ucap penguasa laut kuning dengan angkuhnya.
'' Baik Yang mulia." Jawab Prajurit tersebut.
Sementara mereka berempat belum beranjak dari tempat mereka berdiri. Guang Yiang dan Xin Hua mengamati pergerakan di bawah laut menggunakan mata surga.
Satu jam kemudian,
" Ternyata di bawah laut adalah wilayah dari klan Kunpeng. Pantas saja mereka tahu siapa yang masuk dan keluar benua dia akan ketahuan, karena kaisar bintang masih berkerabat dengan klan Kun Peng." Ucap Guang Yiang.
" Dan juga laut ini di penuhi oleh formasi ilusi yang membuat laut ini terlihat berkali-kaki lipat lebih luas dari jarak sebenarnya. Menurut perhitunganku, laut ini tidak lebih dari sebuah laut kecil yang menjadi pemisah, dengan lebar 100 km." Ucap Xin Hua.
" Dan di tengah-tengah laut kuning ada sebuah pohon yang tumbuh dan sepertinya itu adalah pohon kristal" Jelas Xin Hua.
" Jadi apa rencana kita sekarang kak?" Tanya Xu Lia.
" Kita ikuti saja permainan mereka. Aku ingin lihat sampai mana keangkuhan mereka bertahan." Ucap Guang Yiang.
Wuusss
Wuusss
Wuusss
Tibaa-tiba ombak besar menerjang dan menenggelamkan mereka.
" Ha..ha..ha..ha.Tidak ada yang bisa lolos dari ombak milikku." Ucap seorang prajurit.
" Oh, apakah kau yakin. Ombak tadi hanya menggelitikku, dan kami baik-baik saja." Ucap Guang Yiang.
" Bagaimana mungkin. Kalian bisa lolos dari ombak tsunami milikku?" Tanya prajurit tersebut.
" Tentu saja bisa. Kau pikir semua orang bisa tertipu dengan ilusi jarak lemahmu ini? Tanya Guang Yiang.
Dia lalu membentuk segel tangan dengan cepat. Tak lama kemudian..
Praaanngg
Terdengar suara kaca pecah. Dan laut kuning kembali seperti semula yang hanya jadi pembatas benua.
__ADS_1
" Sialan kau. Beraninya kau menghancurkan formasi buatanku, aku akan menghancurkan tubuh dan jiwamu." Ucapnya Kun Leng yang merupakan penguasa laut kuning.
" Oh Ya. Memangnya kenapa jika aku mematahkan formasi lemahmu itu. Formasi itu hanya menyusahkan warga yang ingin menyeberangi laut kuning.
" Sialan, kau bilang formasi lemah. Aku membutuhkan seratus tahun untuk menyempurnakan formasi itu." Ucap Kun Leng.
" Tapi bagiku, hanya butuh tidak sampai satu menit untuk formasi seperti ini." Ucapnya lalu membuat segel tangan, dan formasi yang sama terbentuk kembali bahkan ombak menjadi lebih ekstrim.
" Bagaimana, apakah kau suka formasinya?" Tanya Guang Yiang.
Kun Leng hanya melongo. Baru kali ini ada seorang pemuda yang berumur 26 tahun berhasil mengalahkannya.
" Karena kau tidak menjawab maka aku akan menghilangkan formasi ini." Ucapnya lalu dalam satu kibasan tangan, formasi itu menghilang.
" Bagaimana mungkin. Aku membutuhkan seratus tahun untuk menyempurnakan formasi ini, tapi kau hanya butuh 30 detik untuk membuat formasi yang sama." Ucap Kun Leng.
" Intinya, jangan pernah puas dengan apa yang kau capai, karena masih ada orang yang lebih hebat lagi darimu. Dan juga jangan menggunakan kekuatanmu untuk menindas yang lemah, tapi gunakan kekuatanmu untuk membantu yang lemah." Ucap Guang Yiang.
" Maafkan atas tindakanku tuan muda. Aku tidak akan mengulanginya lagi." Ucapnya.
Kini egonya benar-benar di hancurkan oleh Guang Yiang dengan menggunakan teknik formasi.
" Oh iya satu hal lagi, biarkan orang lewat di laut ini, dan kau jagalah pohon itu dari orang-orang yang serakah." Ucap Guang Yiang sambil menunjuk ke arah pohon akar kristal.
" Baik tuan. Dan satu hal lagi, sebagai permintaan maafku tuan boleh mengikutiku." Ucapnya laku berjalan ke suatu tempat.
" Silahkan tuan tuan, nona nona. Ambillah apa pun yang ingin kalian ambil." Ucap Kun Leng.
Mereka berempat berjalan menjelajahi area tersebut.
Tak lama kemudian, Mata Xin Hua menangkap sebuah mutiara yang ada di atas teratai berwarna biru. Dia lalu meneteskan darahnya dan mutiara serta teratai itu masuk ke dalam tubuhnya.
" Itu adalah teratai mutiara jiwa, teratai itu dapat di gunakan untuk menyerang dan mutiara itu dapat di gunakan untuk menyembuhkan orang yang hampir mati asalkan masih memiliki nafas." Ucap Kun Leng.
Sementara Guang Yiang tertarik pada sebuah teratai berwarna emas. Lalu tanpa menunggu lagi, dia meneteskan darahnya dan teratai itu masuk ke tubuhnya.
" Itu teratai Dewa. Teratai itu sudah ada sebelum kami tinggal di sini. Mungkin teratai itu sudah ada setelah benua langit pecah selama ini tidak ada yang dapat memetik teratai itu." Ucap Kun Leng.
Sementara Zang Yuwan dan Xu Lia masing-masing mengambil sebuah mutiara petir dan Teratai inti yang memiliki elemen halilintar tapi tidak di ketahui oleh Kun Leng dan semua anggota klan Kun karena teratai itu tampak seperti teratai biasa tanpa corak khusus.
__ADS_1