Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 47 Dunia Rahasia IV


__ADS_3

Zang Yiang melesat kearah kota tersebut.Zang Yiang mendarat Tak jauh dari gerbang kota tersebut.


"Kak,apa kau tidak merasa aneh dengan kota ini.?" Tanya Bai Luan.


"Maksudmu?" Tanya Zang Yiang.


"Lihatlah.Kota ini memiliki aura kegelapan yang sangat pekat." Jawab Bai Luan.


Zang Yiang mengaktifkan mata surga miliknya.Dan terlihat kota itu diselimuti oleh elemen kegelapan dan aura kematian yang pekat.


"Kau memang benar.Kota ini diselimuti oleh aura kematian yang pekat dan juga elemen kegelapan.Walaupun begitu,jika kau tidak memperingatkanku maka aku juga akan masuk dalam.perangkap mereka.''


" Maksud kakak.?"Kini giliran Bai Luan yang kebingungan.


Zang Yiang memperhatikan sekitarnya dan menangkap seekor kelinci.


"Kak,kelinci itu untuk apa?" Tanya Bai Luan.


"Lihatlah ini" Jawab Zang Yiang lalu mengubah tampilan kelinci tersebut menjadi seorang pemuda.


Lalu Zang Yiang menyuruhnya untuk masuk ke kota tersebut.


saat kelinci itu memasuki kota,Kesadarannya perlahan lahan mulai dikuasai dan dikendalikan.


"Lihatlah.Siapa pun yang memasuki kota ini maka perlahan-lahan kesadarannya akan dikuasai dan dikendalikan.tapi formasi ini tidak berguna padaku.Aku bisa menghancurkannya dengan mudah menghancurkan formasi ini." Kata Zang Yiang.


Zang Yiang menembakkan elemen cahaya miliknya ke dalam formasi tersebut.


Sesaat kemudian elemen cahaya milik Zang Yiang menyelimuti formasi elemen kegelapan dan menghilang.


"Kak,kenapa elemen cahaya milikmu seperti ditelan?" Tanya Bai Luan.


"Aku sengaja melakukannya karena elemen cahaya itu akan menghalangi pergerakan elemen kegelapan,karena di bagian dalam formasi itu sudah ku buat penghalang dari elemen cahaya.jadi jika mereka menyerap energi kegelapan yang mereka serap hanyalah energi biasa." Jelas Zang Yiang.


"Kalau begitu kita boleh masuk sekaran?" Tanya Bai Luan.


"Tentu saja.Kita bisa masuk dengan aman di kota ini." Jawab Zang Yiang.


"Tapi kita harus berpura-pura seperti terpengaruh." Lanjut Zang Yiang.


Zang Yiang masuk kedalam kota tersebut dan berpura pura terhipnotis agar tidak ketahuan.Sementara Bai Luan dia samarkan agar tidak terlihat.


"Tuan sepertinya ada satu mangsa lagi." Kata pria botak tersebut.

__ADS_1


"Kau memang benar.dia tidak akan menyadari jika dia sudah berada dalam kendali kita.Sekarang kita akan menyerap energinya." Kata pria lainnya.


"Kau memang benar.dan sepertinya dia memiliki kekuatan yang besar." Kata seorang wanita.


Sementara Zang Yiang terus melangkah sambil menyebarkan elemen cahaya tak kasat mata dan hampir menyelimuti seluruh kota tersebut.


"Hehehe,pemuda yang kuat.Sayangnya hari ini adalah hari terakhirmu karena aku akan menyedot habis energi kehidupan milikmu." Kata wanita tersebut.


Wanita tersebut mendekat kearah Zang Yiang dan mulai menyedot energi Zang Yiang.Tapi yang dia sedot bukanlah energi kehidupan melainkan elemen cahaya.


"Kau kuat juga." Kata wanita tersebut.


"Apakah kau yakin." Tanya Zang Yiang.


"Bagaimana kau masih sadar.?Tanya wanita tersebut.


" Ya karena memang dari tadi aku sadar.Dan yang kau sedot itu adalah elemen cahaya.jadi aku bisa mengendalikanmu sesuka hatiku.


Zang Yiang lalu membuat elemen cahaya didalam tubuh wanita itu bereaksi dan mengikis energinya sedikit demi sedikit.


"Argggg"


Wanita itu berteriak kesakitan karena dia adalah pengguna elemen kegelapan,maka energi kegelapan miliknya terkikis sesikit demi sedikit.


"Sekarang turuti saja perintahku.jika kau tidak mau kesakitan." Kata Zang Yiang.


"Baiklah jika kau tidak mau dengan cara lembut maka aku akan melakukan cara kasar." Kata Zang Yiang lalu membuat energi cahaya di tubuh wanita itu bereaksi lebih cepat.


"Argggg"


Wanita tersebut berteriak kesakitan.Tapi anehnya,tidak ada orang yang mendengarnya.


"Apakah kau mau menuruti perintahku atau tidak?" Tanya Zang Yiang sekali lagi.


"Aku tidak akan mengikuti perintahmu." Jawab wanita tersebut.


Baiklah jika kau ingin terus kesakitan maka aku akan memberikannya."Kata Zang Yiang


lalu dia membuat elemen cahaya tersebut mulai menyebar ke seluruh tubuh wanita itu.


"Arggggghh


Wanita itu berteriak semakin kencang dan perlahan-lahan wujudnya berubah menjadi menyeramkan.

__ADS_1


" Andai saja kau mau menuruti perintahku dari tadi,maka kau tidak akan kesakitan dan memperlihatkan wujud aslimu."Kata Zang Yiang.


"Dasar manusia sialan hilangkan elemen cahaya ini dari dalam tubuhku." Kata makhluk menyeramkan tersebut.


"Tentu saja aku akan menghilangkan rasa sakitmu itu." Kata Zang Yiang mengeluarkan pedang miliknya.


Dia lalu menebaskan pedangnya ke leher wanita tersebut.


Zang Yiang menebalkan energi cahaya tersebut.energi kegelapan mulai memudar dan di ganti menjadi energi cahaya.


"Tuan apa kau tidak merasa jika energi kegelapan semakin menipis


" Ya kau benar.Dan juga setiap kali aku menyerap energi spiritual maka akan merasa kesakitan seperti ada energi yang mengikis sedikit demi sedikit didalam Dantianku."Jawab yang lainnya.


"Ciihh,dasar bodoh.mereka tidak menyadarinya jika energi kegelapan disini sudah memudar dan sudah kuganti dengan formasi energi cahaya." kata Zang Yiang.


Zang Yiang terus melangkah masuk kedalam kota tersebut dengan santainya tanpa mereka sadari.


Sementara di ruang pertemuan kota tersebut,para petinggi kota tersebut semakin kebingungan karena energi kegelapan di kota mereka semakin menipis.


"Kalian semua bodoh atau apa.Apakah kalian tidak berpikir mengapa energi kegelapan dikota ini menipis." Suara seorang pemuda menyadarkan mereka.


Mereka semua berbalik dan melihat seorang pemuda berdiri dengan santainya di depan pintu.


"Lancang.Apakah kau tidak tahu,budak sepertimu tidak boleh memasuki ruangan ini." Kata salah satu petinggi kota.


"Apakah kau bodoh.jelas jelas dia tidak terpengaruh oleh formasi kegelapan kau masih menegurnya kenapa dia masuk." Kata yang lainnya.


"Nak,apa kau yang menyebabkan energi kegelapan disini menipis.?" Tanya Salah satu petinggi kota.


"Menurutmu bagaimana" Tanya Zang Yiang.


"Lancang.aku bertanya seharusnya kau menjawabnya,bukannya menjawab malah bertanya balik." Kata pria botak tersebut dengan amarah yang memuncak.


"Kalian pasti sudah tahu jawabannya.Jadi aku tidak perlu menjelaskannya lagi." Lanjut Zang Yiang.


"Dasar.Atas izin siapa kau membuat energi kegelapan di sini menipis.?" Tanyanya lagi.


"Tidak ada.Aku melakukannya karena aku tidak tunduk dengan perintah siapa pun." Jawab Zang Yiang.


"" Karena kau berani melakukannya,maka kau tidak bisa keluar dari kota ini hidup-hidup."Kata salah satu pria parubaya.


Zang Yiang memeriksa kultivasi keempat orang tersebut.kultivasi mereka berada dirana dewa langit tahap sembilan.

__ADS_1


"Jika kau bisa melakukannya,maka lakukan saja aku akan senantiasa meladenimu dan ku harap kau tidak menyesal karena telah bertarung denganku." Kata Zang Yiang.


"Cihh,dasar pemuda sombong.Akan ku bungkam mulut sombong mu itu." Kata pria tersebut lalu melesat dan mengarahkan tinjunya kepada Zang Yiang.


__ADS_2