Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Cahpter 11 melelang barang


__ADS_3

Zang Yiang pergi menuju loket pendaftaran dia ingin mendaftar s3bagai peserta turnamen antar kekaisaran.


"Paman aku ingin mendaftar sebagai peserta turnamen." kata Zang Yiang dengan sopan.


"Baiklah anak muda siapakah namamu"?Tanya panitia yang bertugas mendaftarkan peserta.


" Zang Yiang,Paman"Jawab Zang Yiang.


"Ok,nama sekte tempat kau berasal?" tanya panitia lagi.


"Saya tidak memiliki sekte paman" Jawab Zang Yiang lagi.


"Ok jadi kau tidak memiliki sekte?" tanya panitia lagi.


"Benar paman" Jawab Zang Yiang.


"Baiklah sekarang kau sudah terdaftar." Kata Panitia lagi.


"Terimah kasih paman." kata Zang Yiang lagi.


Selesai mendaftar Zang Yiang pergi.dia berencana mengikuti lelang yang diadakan besok.


Zang yiang mencari Pavilun lelang.dia berencana melelang pil buatannya. Tapi dia tidak menemukan satupun rumah lelang disana. Saat sedang bingung mencari Zang Yiang melihat seseorang dia pun bertanya pada orang tersebut.


"Paman apakah paman tahu rumah lelang akan melelang barang besok" Tanya Zang Yiang.


"Apakah kau orang baru"? tanya Orang tersebut.


" Iy paman. Saya kesini untuk mengikuti turnamen,aku juga ingin ikut acara lelang besok."Jawab Zang Yiang.


"Baiklah aku akan memberitahumu. Rumah lelang yang akan mengadakan lelang besok adalah pavilun Saljua kau harus berjalan kearah barat 500 m dari sini dan kau akan melihat sebuah bangunan berwarna putih seperti salju.itulah rumah lelang Salju." Kata Pria tersebut.


"Terimah kasih,paman" ucap Zang Yiang.


"Sama sama,lagipula ini adalah informasi umum." Jawab pria tersebut.


Zang Yiang berjalan kearah barat 500 m. setelah beberapa saat dia menemukan sebuah bangunan yang berwarna.


"Permisi,saya ingin melelang barang disini." Kata Zang Yiang.


"Pergilah dari sini. pavilun salju tidak menerima barang murahan." bentak penjaga.


"Bagaimana kau tahu kalau barang yang akan aku lelang adalah adalah barang murahan."?tanya Zang Yiang.


" Dari pakaianmu sudah jelas kalau kau kamu itu hanya orang miskin"Ejek penjaga lagi.


"Oh,Baiklah kalau begitu aku akan melaporkan perbuatan kalian kepada menejer kalian agar kalian di pecat." Ancam Zang Yiang.

__ADS_1


"Ciihh,bocah sepertimu bisa apa kau juga tidak memiliki tingkat kultivasi aku hanya membutuhkan satu tamparan untuk menghabisimu." Kata penjaga itu lagi dengan sombong.


"Oh,baiklah kalau itu yang kalian mau." Zang Yiang melesat dan menampar salah satu dari dua penjaga tersebut.


"Dasar kepa***t " aku akan membunuhmu bocah."pengawal itu melesat ingin meninju Zang Yiang.


Plakk


sekali lagi Zang Yiang menampar penjaga itu.


"Siapa yang berani sekali yang membuat keributan di pavilun salju."?tanya seseorang disertai dengan aura imortal tahap menengah.


" Itu tuan seorang pemuda miskin yang ingin melelang barang sampah" jawab penjaga dengan arogan.


"anak muda apakah kau yang membuat keributan dipavilun salju."


"Ya tetua,karena mereka menghinaku." jawab Zang Yiang.


"Apakah kau tidak berbohong anak muda?" tanya tetua itu lagi.


"Aku tidak berbohong tetua,aku ingin melelang barang tapi penjaga itu mencegatku." jawab Zang Yiang.


"Memangnya barang apa yang ingin kau lelang.?" tanya Tetua tersebut.


Zang Yiang lalu mengeluarkan tiga botol pil tingkat Grandmaster dan Senjata tombak tingkat surgawi tahap puncak dan satu kitab pasangan tombak tersebut.


"Apakah semus barang ini milikmu"?Tanya Tetua Lim.


" Ya,itu adalah barang yang kutemukan sewaktu menjelajah tapi pusaka itu beratribut es jadi itu tidak berguna untukku."Jawab Zang yiang.


"Oh iy tetua,masih ada tiga hal yang ingin kulelang,tapi kita bicara didalam saja nanti orang orang mendengarnya." Kata Zang Yiang.


"Baiklah" Jawab Tetua Lim.


Mereka berdua masuk kedalam ruangan tetua Lim.Zang Yiang lalu mengeluarkan Anggur Bumi apel Langit dan kelapa surgawi.


lagi-lagi tetua Lim terkejut dibuatnya.


"apakah semua ini milikmu"?Tanya Tetua Lim memastikan.


" Iy tetua,semua ini milikku sendiri.


"Baiklah mari kita buat kesepakatan." Kata menejer lim.Pil-pil ini akan diharga 500 ribu koin emas setiap botolnya. Tombak dan kitab ini 1 juta ribu koin emas dan buah abadi ini akan dihargai 2 juta koin emas perbuahnya."Kata tetua Lim.


"Baiklah aku setuju dan satu lagi aku ingin menukar telur spiritual dengan tiga buah abadi,untuk meningkatkan ranah kultivasi anda tetua Lim." Kata Zang Yiang.


"Tapi apakah tidak apa-apa tuan muda.?" tanya tetua Lim.

__ADS_1


"Tentu tetua, buah-buah abadi hanya ada dialam surgawi saja.itu lebih berharga dari telur binatang suci ini,dan orang -orang akan memperebutkannya." Jawab Zang Yiang.


"Baiklah aku setuju" kata tetua Lim sambil menyerahkan Telur hewan suci tersebut.


"Satu lagi tetua,jangan memberitahukan namaku kepada peserta lelang lain.ini rahasia kita berdua." Jawab Zang Yiang.Sambil menyerahkan tiga buah abadi dan satu botol air semesta.


"Tuan muda,apakah ini tidak berlebihan" Kata Tetua Lim.


"Tidak tetua,mungkin lain waktu aku juga membutuhkan bantuan." Jawab Zang Yiang.


"Terimah kasih tuan muda " Kata Tetua Lim.


"Sama-sama,sampai jumpa besok." Jawab Zang Yiang.


Zang Yiang Lalu keluar dari pavilun salju dan kembali kepenginapan.


"Sebenarnya ini telur hewan apa"?tanya Zang Yiang pada Long Xi.


" Sepertinya ini adalah salah satu telur dari ras hewan kuno."Jawab Long Xi.


"Baiklah mari kita mencoba menetaskannya" kata Zang Yiang dengan penuh semabgat.


"Tapi tuan muda butuh waktu 500 tahun untuk menetaskan telur ini." Kata Long Xi.


"Itu tidak masalah bagiku." Jawab Zang Yiang dengan tersenyum.


Zang Yiang Dan Long Xi masuk kedunia jiwa.


Zang Yiang menuju keistana tempat latihannya.


"ingat jangan ada yang mengganguku." Pintah Zang Yiang.


"Baik Tuan Muda" Jawab Hanzi Duan,Sian Run dan Yu Fan dengan serempak.


" Baik kak" jawab Bai Luan.


Zang Yiang Masuk keruangan pelatihannya,dia mempercepat aturan waktu menjadi Satu jam sama dengan satu juta tahun.


Zang Yiang Mulai meneteskan darahnya diatas cangkang telur tersebut.seketika telur tersebut berubah keemasan. Zang Yiang terus mengalirkan energi spiritual miliknya kedalam cangkang telur agar telur tersebut tetap hangat.


Sedikit demi sedikit cangkang telur itu mulai retak.Melihat ini Zang Yiang terus mengalirkan energi spiritual miliknya karena kalau dia berhenti maka hewan yang ada didalam telur itu akan mati.


Terlihat telur itu mulai pecah dan memperlihatkan Seekor hewan berwarna biru.


Hewan kecil itu memakan cangkang telurnya hingga habis tak tersisa. Zang Yiang sudah tidak keheranan lagi karena dia sudah tahu mengapa hewan suci akan memakan cangkang telurnya sendiri.


"Ini adalah phoenix es. aku mengira ras ini sudah punah karena dihabisi oleh Kaisar naga hitam tapi aku tidak menyangka masi ad keturunan terakhir Ras phoenix es Didunia supra." Kata Zang Yiang.

__ADS_1


Baiklah aku akan memberimu nama Feng yin karena kau adalah ras phoenix aku memberimu marga feng dan Yin artinya kegelapan karena kau satu satunya yang tersisa dari ras phoenix es."Kata Zang Yiang.


__ADS_2