Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 60 Ibukota kekaisaran Wei


__ADS_3

Dalam sekejap Zang Yiang tiba di ibukota kekaisaran Wei,yaitu kota Semanggi.


"Dari luar kota ini terlihat sangat indah,tapi jika di teliti lebih lanjut,maka pusat kota atau istana kekaisaran terdapat energi kegelapan yang sangat padat.


" Para warga tidak ada yang tahu perbuatan keluarga kaisar."Gumam Zang Yiang.


Sementara itu di sebuah aula yang sangat luas.


"Hahahaha,sisa pengorbanan terakhir maka tidak ada yang bisa mengalahkan kita lagi." Ucap Pangeran Wei Ging.


"Kau memang benar,setelah mengorbankan Wei Hun maka kita akan mencapai ranah Dewa Awan tahap sembilan" kata Kaisar Wei Gung.


"Setelah itu kita akan menjadi penguasa tunggal benua bulan." lanjut Kaisar Wei Gung.


"Ayaha..." Kata suara seorang gadis yang masuk ke aula keluarga.


"Ada apa Wei Lia,dan mengapa kau jadi seperti ini dan mengapa kultivasimu menurun.?" Rentetan pertanyaan di lontarkan oleh kaisar Wei Gung.


"Itu ayah,seorang pemuda yang melakukannya.Dia membuat kultivasiku menurun drastis seperti ini." Jawab Wei Lia.


"Kurang ajar,katakan siapa dia,aku akan membalas perbuatannya" Ucap putra mahkota.


"Aku tidak tau siapa dia kak" Jawab Wei Lia.


"Tunggu dulu.Bagaimana jika kita menggunakan Wei Jung untuk mencari pemuda itu." Ucap Wei Ging.


"Kau memang benar" Jawab Kaisar Wei Gun.


Kaisar Wei Gung mencoba menghubungi Wei Jung menggunakan giok batu darah,tapi hasilnya sia-sia.


"Ada apa ayah.?" Tanya Wei Lia.


"Ayah tidak bisa berkomunikasi dengannya." Jawab Kaisar Wei Gun.


"Apa mungkin dia sudah menceritakan semuanya kepada seseorang,dan orang itu membebaskannya dari pengaruh energi iblis." Sanggah wei Ging.


"Bisa jadi,tapi yang bisa membebaskannya hanyalah kultivator cahaya." Kata Wei Gung.


"Ayah mungkin saja pemuda itu.Saat dia menurunkan kultivasiku,ada energi yang berasal dari tubuhnya bertentangan dengan energi yang ada tubuhku.


Sementara itu,Zang Yiang sedang mencari sebuah penginapan untuk beristirahat dan memulai aksinya menyelamatkan Wei Hun.


Tapi seluruh penginapan di ibukota semuanya telah penuh.Entah apa yang menyebabkan seluruh penginapan penuh.


Hingga hari menjelang sore,Zang Yiang tak kunjung menemukan sebuah penginapan.


" Lebih baik aku memulai aksiku."Kata Zang Yiang menyembunyikan elemen cahayanya dan menggunakan elemen kegelapan dan menggunakan Armor berwarna hitam dan di punggungnya muncul sayap berwarna hitam.


"Saatnya beraksi." Zang Yiang melesat ke arah istana kekaisaran dan mendarat di atap istana.


Sementara di dalam aula...

__ADS_1


"Tapi walaupun begitu,dia tidak bisa menyelamatkan Wei Hun,karena kita akan mengorbankannya nanti malam saat gerhana bulan darah." Ucap Kaisar wei Gun.


"Kau benar aku hampir lupa,jika nanti malam adalah gerhana bulan darah,itu waktu yang sangat pas untuk mengorbankan wei Hun." Ucap Wei Ging.


"Dan kita akan memulihkan dantianmu lagi." Lanjutnya.


"Oh,mari kita lihat siapa yang akan di korbankan nanti malam." Ucap Zang Yiang.


Zang Yiang mengaktifkan mata Surgawi miliknya untuk mencari penjara tempat Wei Hun di penjara.Dan altar pengorbanan kaisar Wei Gung.


"haa ketemu." Kata Zang Yiang.


Sore hari berlalu berganti malam hari.Bulan juga mulai muncul tapi kali ini bulan berwarna merah darah.


Sementara di penjara.......


"Cepatlah berjalan" Kata pangeran mahkota sambil terus memukul Wei Hun.


Sesaat kemudian,mereka sampai di altar persembahan/pengorbanan.


"Ayah,kau begitu tega.hanya demi kekuatan,kau tega membunuh anak kandungmu sendiri." Ucap Wei Hun.


"Diam,Kau tidak mati sia-sia.kau mati dengan terhormat karena telah membantu kami naik tingkat." Ujar Wei Ging.


"Sekarang mulailah pengorbanannya" Perintah kaisar Wei Gung.


"Baik kaisar." Jawab pria parubaya yang memimpin persembahan.Sementara,Wei Hun di taruh di tengah-tengah altar.


"Argggggg" Wei Ging berteriak tapi tidak ada yang mempedulikannya,kaisar mengira bahwa itu adalah Wei Hun.


"Hahaha,akhirnya aku akan menjadi penguasa Benua bulan." Tawa Kaisar Wei Gun menggema.


Sementara sedikit demi sedikit Wei Ging mengering dan tersisa tulang dan tengkorak saja.


Seluruh darahnya terkumpul di pusat altar di dalam sebuah kubus.


"Permainan baru dimulai." Ujar Zang Yiang menembakkan cakramnya hingga menghancurkan altar.


Booommm


Terdengar sebuah ledakan besar altar tersebut hancur berkeping keping.


"Masuklah kedalam dunia jiwa terlebih dahulu." Kata Zang Yiang.


Wei Hun mengangguk dan masuk ke dalam dunia jiwa.


Wei Gun membuka matanya dan melihat sebuah pemandangan yang membuatnya terkejut yaitu hancurnya altar persembahannya dan lebih mengejutkan lagi,Wei Gung melihat sebuah tengkorak yang memakai pakaian wei Ging.


"Argggg"


"Siapa yang melakukannya" Wei Gun berteriak seperti orang gila.

__ADS_1


"Bagaimana rasanya jika yang di korbankan adalah orang yang paling disayangi." kata sebuah suara.


Semua orang terkejut dan berbalik ke sumber suara tersebut.


" Dasar keparat.Berani beraninya kau mengacaukan rencanaku dan membuat putraku mati."Ucap kaisar Wei Gun.


"Memang inilah yang kuharapkan.Sekarang kau sendiri yang akan terkena imbasnya." Ucap Zang Yiang.


"Hahahahaha,berani-beraninya kau mengingkari kesepakatan kita.kau bilang kau akan mengorbankan manusia dan bukan kultivator,maka kau akan mendapatkan akibatnya." Tiba-tiba sebuah makhluk menyeramkan yang yang bertanduk dan bersayap.


"Maafkan aku tuan.Bukan aku yang melakukannya,tapi pemuda i..i..tu"


Wei Gun terlihat ketakutan karena dia tidak melihat siapapun selain dia dan keluarganya.


"Siapa aku tidak melihat siapa pun di sini,maka kaulah yang akan mendapatkan akibatnya." Ucap iblis tersebut lalu menyerap darah milik Wei Gun.


Arggggg


Wei Gun berteriak kesakitan,karena seluruh darah,dan jiwanya di tarik dengan paksa.


"Apakah kau suka meminum darah manusia,sungguh menjijikkan." Ujar Zang Yiang.


"Bagimana kabarmu penguasa kegelapan,oh tidak Dewa iblis." Ucap Zang Yiang.


"Kau,pantas saja aku merasa ada energi cahaya bertebaran di udara" Kata Penguasa kegelapan atau dewa iblis.


"Kulihat kau baru pulih lima puluh persen saat kita pertama kali bertemu. regenerasimu lumayan cepat.biar kutebak kau sudah berada di ranah Dewa imortal " Kata Zang Yiang.


"Walaupun begitu, membunuhmu sangat mudah bagiku.karena kau baru mencapai ranah dewa awan tahap sembilan."


"Portal iblis" Dewa iblis membuka portal iblis.dari dalam portal tersebut keluar ribuan iblis.


"Kalau begini seluruh kota akan hancur." Ucap Zang Yiang melarikan diri.


Sebelum melarikan diri,Zang Yiang mengeluarkan anggota klan Bing untuk melawan para iblis tersebut.


"Mau lari kemana kau.kau sudah menggagalkan rencanaku dua kali maka kau akan mendapatkan akibatnya.


" Boomerang iblis"Bumerang iblis tersebut terus mengejar Zang Yiang kemanapun dia pergi.


"Cakram Dewa"


Wusss


Boomm


Bumerang iblis tersebut hancur menjadi tiga bagian.


"Ini baru permulaan.Tanduk iblis kembar"


"Lagi lagi jurus meresahkan"Ucap Zang Yiang.

__ADS_1


__ADS_2