Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 148: Transformasi Dewa Cahaya


__ADS_3

" Ha..ha..ha..ha. Hanya bocah seperti kalian ingin menghancurkan klan Liu ku. Apakah kalian bermimpi di siang hari?" Ucap Liu Yong.


" Kalianlah yang akan bermimpi di siang hari." Ucap Guang Yiang.


Wussss


Wuusss


Mereka berempat melesat dengan cepat dan membantai klan Liu.


Guang Yiang lalu membentuk ratusan tombak cahaya, dan melemparkannya ke arah para tetua klan Liu.


" Sialan kau, Kalian tidak akan bisa keluar dari tempat ini" Teriak patriak Liu Yong.


" Seandainya kalian tidak melakukan perbuatan bejat itu, kami tidak akan menghancurkan klanmu" Ucap Zang Yuwan


" Maksudmu apa? Perbuatan bejat apa yang kami lakukan?" Tanya Tetua agung.


" Klan Liu kalian telah mencuri dan me*m*r*k*s* gadis-gadis di kota bambu. Bukan hanya itu, kalian juga merampas istri orang lain dan di jadikan pemuas nafsu." Jawab Zang Yuwan.


" Aku tidak tahu hal itu. Aku juga tidak pernah melakukan perbuatan itu. Aku baru keluar dari pertapaanku." Ucap tetua agung.


" Apakah itu benar?" Tanya Guang Yiang.


" Iya itu benar tuan. Aku tidak tahu jika anggota klan Liu melakukan perbuatan itu karena aku sudah bertapa selama lima tahun." Ucap Tetua agung Liu Hang.


" Kalau yang kau katakan itu benar, maka kau tidak akan keberatan melakukan kontrak jiwa denganku." Ucap Guang Yiang.


" Baik, aku setuju." Ucap tetua agung.


" Dasar pengkhianat. Apakah kau rela mengorbankan seluruh klan Liu hanya untuk menyelamatkan hidupmu hah?" Tanya Patriak Liu Yong.


" Aku tidak peduli dengan kalian. Kalian tanggung sendiri apa yang sudah kalian lakukan selama aku tidak ada." Ucap tetua agung lalu melakukan kontrak darah dengan Guang Yiang.


" Sekarang kau bisa keluar masuk kota Bambu dengan bebas. Tapi, kau jangan coba-coba berbuat sesuatu yang tidak-tidak, atau mencoba mengkhiantiku. Jika kau melakukannya maka jiwamu akan menjadi abu." Ucap Guang Yiang.


" Baik tuan." Jawab Liu Hang.


" Dan satu lagi. Kau harus menunjuk seseorang yang bisa memimpin kita bambu dengan baik. Karena para warga kota bambu tidak akan mau di perintah oleh anggota klan Liu lagi." Ucap Guang Yiang.


" Baik aku mengerti tuan." Jawab Liu Hang.


Guang Yiang lalu berbalik dan mengeluarkan teratai dewa panca warna. Teratai itu terus membesar hingga meledak dan membaut ratusan anggota klan Liu mati.


" Tidaaaaakkkk"


" Kau sudah menghancurkan klan ku, maka hari ini juga, kau akan menebusnya dengan nyawamu." Ucap patriak Liu Yong.


Perlahan-lahan tubuhnya berubah menjadi besar dan dua buah tanduk muncul di kepalanya.


" Ha..ha..ha..ha. Kau sudah begitu lancang menghancurkan klan Liuku, sebagai balasanya, kau akan ku jadikan sebagai tumbal untuk meningkatkan kekuatanku. Ha..ha..ha..ha." Ucanya.


" Lagi-lagi teknik para iblis." Ucap Guang Yiang.


Cahaya yang menyilaukan mata menyelimuti tubuh Guang Yiang. Cahaya itu terus bertambah terang, setelah beberapa saat cahaya itu menghilang dan memperlihatkan Guang Yiang yang bertransformasi. Rambutnya yang awalnya putih keperakan menjadi perak sepenuhnya, bola matanya yang awalnya berwarna biru berubah menjadi keemasan, dan sebuah pedang melayang di hadapan Guang Yiang serta seekor naga berwarna putih melayang di belakang Guang Yiang.


Wussss

__ADS_1


Triiinngg


Triiinngg


Mereka berdua mulai bertarung di udara. Dentingan pedang terdengar di seluruh langit-langit klan Liu, seperti ada puluhan orang orang yang beradu pedang di udara.


" Tebasan pedang suci"


" Tebasan api iblis.


Dhuarrrr


Ledakan besar terjadi di langit-langit klan Liu, bahkan terdengar hingga kepusat kota bambu.


Triiinngg


Prankkkk


Saat sedang beradu pedang, Pedang milik Liu Yong patah.


" Naga cahaya"


" Asyura pelahap semesta"


Raorggggg


Wussss


Angin kencang bertiup saat kedua jurus itu beradu, tak lama kemudian, Asyura pelahap milik Liu Yong, di kalahkan.


Wusss


Booomm


Guang melesatkan sebuah teratai hitam kearah Liu Yong. Dan tepat saat teratai itu mengenai Liu Yong, teratai itu meledak dan menghancurkan tubuh Liu Yong


Guang Yiang kemudian berubah kewujud aslinya dan mendarat di antara Xu Lia dan Xin Hua.


" Apakah kalian sudah menghabisi semua anggota klan Liu?" Tanya Guang Yiang.


" Iy kak. Tapi, masih ada aura kuat yang kami rasakan di sebuah ruangan. sepertinya itu adalah sesepuh klan Liu." Jawab Zang Yuwan.


Wusss


Sebuah aura penindasan yang sangat kuat menindas mereka berempat. dan seorang pria parubaya dengan wajah menakutkan muncul di hadapan mereka.


" Siapa yang berani sekali menghancurkan klan Liu milikku?" Tanya pria itu.


" Kak. Kali ini buar aku yang melawannya." Ucap Zang Yuwan. Sama dengan Guang Yiang tadi, Zang Yuwan juga bertransformasi menjadi wujud dewa Halilintar. Rambut, bola mata, jubah, dan pedangnya semuanya berrna merah.


" Ha..ha..ha..ha.. Sejak kapan dewa yang agung mencampuri urusan di dunia manusia. Kalian sudah berjanji untuk tidak ikut campur lagi di alam langit. Apakah kalian melupakan perjanjian itu, dasar dewa keparat?" Tanya Pria itu.


" Aku tidak tahu soal perjanjian itu, dan aku juga tidak peduli tentang larangan itu. Yang jelasnya aku akan membersihkan sampah-sampah yang ada di alam langit." Ucap Zang Yuwan yang membuat pria itu naik pitam dan segera menyerang Zang Yuwan.


" Tapak Halilintar"


" Tapak api Kegelapan."

__ADS_1


Trarrkk


Booommm


Kedua tapak tersebut saling berbenturan yang membuat ledakan besar terjadi sekali lagi.


" Sambaran tujuh halilintar."


Jedarrrr


Jedaarrr


Jedarrrr


Boommm


Tujuh sambaran beruntun mengenai pria itu dan membuat tubuhnya gosong.


" Apakah klan Liu semuanya pengguna kekuatan kegelapan. Pantas saja mereka menculik gadis-gadis di kota. Ternyata untuk meningkatkan kultivasi." Ucap Zang Yuwan.


" Kalian memang iblis yang patut untuk di bersihkan."


" Badai halilintar"


Trarrkk


Traarrrkk


Booommm


Halilintar menyambar kemana-mana dan membuat pria itu terkapar, karena merasa tidak dapat mengalahkan Zang Yuwan, dia melesat kearah Xu Lia dan hendak menyanderanya.


Booommm


Tapi naas, belum juga sampai kepada Xu Lia sebuah dinding cahaya menahannya.


" Kau jangan coba-coba menyandera seorang wanita, atau jiwamu ku ledakkan sekarang juga." Ucap Zang Yuwan.


" Cih, sialan. Sekarang aku yang terjabak." Ucapnya.


" Tuan mohon ampuni aku. Aku bersalah, aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi." Ucapnya berpura-pura dan berharap Zang Yuwan luluh.


" Baik aku mengampunimu" Ucap Zang Yuwan.


" Terima kasih tuan." Ucapnya.


" Dasar dewa naif" Batin pria itu.


Pria itu lalu hendak melesat, tapi sebuah tombak menembus dadanya.


" Kenapa kau melemparkan tombak kepadaku. Bukankah kau sudah mengampuniku?" Tanya pria itu.


" Aku memang mengampunimu , tapi aku tidak mengatakan akan mengampuni nyawamu." Ucap Zang Yuwan.


" Dasar penipu" Ucap pria itu lalu menghembuskan nafasnya.


Zang Yuwan kemudian turun dan merubah dirinya ke wujudnya semula, sementara Guang Yiang membakar semua mayat klan Liu agar tidak menjadi sumber penyakit.

__ADS_1


__ADS_2