
Guang Yiang lalu keluar dari dalam dunia jiwa setelah selesai mengganti pakaiannya yang sudah compang-camping setelah terkena sambaran petir. Saat melihat Xin Hua yang sedang bersantai, muncul sebuah ide jahil di pikirannya.
Lalu, dia berjalan mengendap-endap kearah Xin Hua. Saat ingin mengagetkan Xin Hua, tiba-tiba Xin Hua berbalik dan melihat Guang Yiang di belakangnya.
"Gege, jangan berpikir untuk mengagetkanku."
Ucap Xin Hua.
" Baiklah, aku tidak akan berpikir seperti itu lagi."
" Oh iya, ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu." Ucap Guang Yiang.
" Apa itu?" Tanya Xin Hua.
Guang Yiang lalu mengeluarkan kedua pil surgawi tersebut, dan memberikan salah-satunya kepada Xin Hua.
" Pil apa ini gege." Tanya Xin Hua.
" Ini adalah pil surgawi, yang dapat menaikkan kultivasimu keranah dewa immortal. Tapi karena kau sedang hamil, maka pil itu mungkin hanya akan menaikkan kultivasimu ke ranah Dewa emperor tahap delapan." jawab Guang Yiang.
" Lalu yang satunya lagi buat siapa.?" Tanya Xin Hua.
" Ini akan kuberikan kepada Guang Xin." Jawab Guang Yiang.
" Baiklah, kau mulailah menyerapnya aku akan menjagamu." Ucap Guang Yiang.
" Baik gege."
Xin Hua lalu mengambil posisi lotus dan menelan pil tersebut.
Sementara Guang Yiang memasang mempercepat waktu menjadi dua hari ditempat tersebut.
Dua hari kemudian..
Boomm
Boomm
Boomm
Boomm
Booomm
Boomm
Boomm
__ADS_1
Kultivasi Xin Hua naik keranah Dewa emperor tahap delapan. Berapa saat kemudian, Xin Hua membuka matanya.
" Terima kasih, karena Gege sudah membantuku naik tingkat." Ucap Xin Hua.
" Kau jangan mengucapkan kalimat itu lagi. Kau adalah istriku sudah seharusnya aku memberikanmu sumber daya untuk berkultivasi." Ucap Guang Yiang lalu mengibaskan tangannya seketika waktu kembali normal.
" Hua'er, ayo kita masuk mungkin semua orang sedang menunggu kita." Ucap Guang Yiang yang memang saat ini mereka berada di taman.
" Baiklah." Ucap Xin Hua.
Mereka berdua lalu masuk dan benar saja semua orang menunggu mereka di meja makan untuk makan malam.
" Maaf ayah, ibu kami terlambat."
" Tidak apa-apa Yiang'er, duduklah."
Mereka berdua pun lalu makan malam dan seperti biasanya, meja makan itu di hiasi dengan canda tawa, dan tak lupa juga Guang Yiang mengeluarkan Guang Xin dari dunia jiwa.
" Yiang'er, apakah kau audah memikirkan nama untuk anakmu kelak.?" Tanya Guang Yang.
" Aku akan memberinya nama Guang Yuan jika anakku laki-laki, dan Guang Jia jika dia seorang perempuan." Jawab Guang Yiang.
" Ayah, kalau aku ingin seorang adik laki-laki agar aku bisa bermain dengannya." Ucap Guang Xin.
" Apa kau tidak ingin seorang adik perempuan?" Tanya Guang Yiang.
"Ha..ha..ha..ha..ha..ha. Semua orang tertawa mendengar jawaban Guang Xin yang sangat polos.
Beberapa saat kemudian, mereka sudah selesai makan dan mereka kembali ke kamar masing-masing.
" Xin'er, kau telan dan seraplah pil ini." Ucap Guang Yiang, lalu mempercepat waktu di dalam kamarnya.
" Baik ayah." Jawab Guang Xin.
Guang Xin lalu menelan dan mulai menyerap energi didalam pil tersebut.
Dua hari kemudian...
Guang Xin sudah selesai menyerap pil tersebut. Kini kultivasinya meningkat ke ranah bintang tahap awal.
" Jika ada orang yang tahu tingkat kultivasimu, maka mereka akan memperebutkan mu. Bahkan bisa jadi mereka akan membunuhmu karena mereka menganggap kau adalah sebuah ancaman. Jadi, pakailah gelang ini untuk menyembunyikan aura dan tingkat kuktivasimu." Ucap Guang Yiang.
" Baik ayah." Jawab Guang Xin lalu memakai gelang tersebut, lalu gelang itu menghilang dan menyatu dengan kulitnya.
Wuussss
Kultivasinya terus menurun hingga menghilang seketika.
__ADS_1
" Kau ingatlah, kultivasimu akan kembali berangsur-angsur hingga mencapai umur yang tepat sampai gelang itu hancur. Jadi, kau jangan melepasnya." Ucap Guang Yiang.
" Baik ayah." Jawab Guang Xin.
Pagi hari tiba, mentari pagi mulai terlihat. seperti biasa, pagi-pagi sekali makanan sudah siap di meja makan dan tinggal di santap saja.
" Selamat pagi ayah, ibu kakek, nenek." Ucap Giang Yiang, dan Xin Hua.
" Selamat pagi nenek, kakek, kakek buyut, nenek buyut" Ucap Guang Xin.
" Selamat pagi juga Hua'er, Yiang'er, Xin'er." Jawab mereka.
Mereka semua mulai makan dan pertama-tama Guang Yang membuka percakapan.
" Yiang'er. Kemarin ayah mendapat pesan dari tetua agung bahwa sekte bintang abadi, dan klan Cang menyerang Klan." Ucap Guang Yang.
" Ayah tidak usah khawatir, mereka tidak akan bisa menembus formasi cakram klan Guang." Ucap Guang Yiang.
" Nah, itu dia yang menjadi permasalahannya. Mereka bisa menembus Formasi lapisan pertama. Mungkin tidak lama lagi mereka akan menghancurkan formasi lapisan kedua.
" Ayah tidak usah khawatir.Formasi itu adalah jebakan yang kubuat.dan sebenarnya, setiap mereka memecahkan lapisan formasi, maka kultivasi mereka juga akan turun sebanyak satu atau dua tingkat. Total ada enam lapisan formasi cakram di klan, jadi jika mereka berhasil menembus formasi terakhir maka kekuatan jiwa mereka menurun dan kultivasi mereka turun hingga dewa suci." Jelas Guang Yiang.
" Tapi, bagaimana kalau mereka membagi pasukan mereka menjadi dua kelompok, jadi kelompok pertama akan kehilangan kekuatan mereka dan kelompok kedua masih tetap bugar." Tanya Xin Wu.
" Nah, untuk masalah itu aku akan mengirim pasukanku, walaupun kekuatan mereka hanya berada di ranah supreme tahap sembilan, tapi itu sudah cukup untuk menghancurkan mereka." Ucap Guang Yiang.
" Tunggu sebentar aku akan menyuruh berangkat." Ucap Guang Yiang, lalu masuk kedalam dunia jiwa menggunakan jiwanya.
Guang Yiang lalu mengirim perintah kepada pasukan beast miliknya dan membuka gerbang teleportasi ke klan Guang.Sepuluh ribu pasukan yang terdiri dari pasukan cahaya, dan kegelapan masuk kedalam portal tersebut, lalu kembali ketubuhnya.
" Bagaimana Yiang'er.?" Tanya Guang Yang.
" Sudah beres." Jawab Guang Yiang.
Setelah selesai makan, mereka semua ke ruang tamu. Kali ini, Guang Yiang memberikan ribuan pil kepada Guang Yun dan Xin Wu untuk di berikan kepada para anggota klan.
" Kakek, kalian gunakan pil ini untuk meningkatkan kekuatan klan, karena aku memiliki rencana untuk menjadikan klan Guang penguasa di benua matahari, dan klan Guang di benua bintang, sementara klan Bing akan berkuasa di benua kosmik karena tidak ada yang tahu kekuatan di benua kosmik. Aku juga sudah meminta persetujuan kakek leluhur Bing Zan dan sepertinya leluhur cocok menjadi penguasa di benua kosmik karena dia berpengalaman dalam hal pemerintahan, di tambah lagi klan Bing memiliki kekuatan yang besar." Ucap Guang Yiang.
" Apakah kau serius Yiang'er, bagaimana dengan patriak klan.?" Tanya Xin Wu.
" Untuk patriak klan Xin, berikan saja kepada ayah Xin Gui, dan patriak klan Guang, biarkan ayah yang menjabatnya, sementara yang menjadi kaisar adalah kakek Wu dan kakek Yung." Jawab Guang Yiang.
" Baiklah, tapi kau mau kemana setelah menaklukkan kedua kekaisaran itu?" Tanya Guang Yang.
" Aku ingin naik ke dunia ilahi, tapi ayah senang saja, pasukanku akan menjadi prajurit rahasia ayah." Jawab Guang Yiang.
" Baiklah terserah kau saja." Jawab Guang Yang.
__ADS_1