
Mereka berlima keluar dari dunia jiwa setelah beristirahat selama enam bulan di dunia jiwa. " Kak, apakah kita langsung cari tempat persembunyian siluman ular itu sekarang?" Tanya Zang Yuwan.
" Sebaiknya nanti malam saja. Karena kita mudah menemukan mereka saat malam hari." Jawab Guang Yiang.
Mereka kemudian kemudian menjelajahi kota angin barat dengan tujuan mencari tempat-tempat yang merupakan markas siluman ular, tapi tidak ada yang mereka temukan sehingga mereka memutuskan untuk mencari markas siluman ular itu.
Saat hari sudah malam, siluman ular itu mulai keluar dari tempat persembunyiannya. Kini, dia datang dengan wujud seorang wanita.
" Dia sudah datang. Lakukan sesuai rencana." Ucap Guang Yiang.
" Baik." Jawab mereka bertiga.
" Tuan, mengapa anda keluar malam-mam begini?" Tanya wanita yang merupakan jelmaan ular itu.
" Aku hanya ingin mencari angin segar." Jawab Zang Yuwan.
" Oh, begitu. Apakah kau mau menginap di rumahku?" Tanya wanita itu lagi.
" Aku setuju saja.Tapi aku akan menunggu istriku, kakakku dan kakak iparku dulu." Jawab Zang Yuwan.
Sementara, saat ini Guang Yiang melemparkan sebuah kristal putih yang merupakan kristal pendeteksi yang dia buat dari elemen cahaya milik Guang Yiang.
Sementara Xin Hua dan Xu Lia berjalan kearah wanita itu, dan saat sampai didekat wanita itu, dia menjatuhkan tubuhnya dengan sengaja, sehingga Xin Hua menggores lengan wanita itu, sementara Xu Lia berhasil mengambil rambut milik wanita itu.
" Apakah kalian bisa berjalan dengan hati-hati?" Tanya wanita itu kesal.
" Maafkan kami. Kepalaku pusing tadi sehingga aku terjatuh, sehingga aku tidak sengaja menggores lengan nyonya tadi." Ucap Xin Hua.
" Aku akan bertanya sekali lagi. Apakah kalian ingin menginap di rumahku atau tidak?" Tanya wanita itu.
" Ya, kami akan menginap di rumahmu. Karena hari juga sudah malam dan kami tidak memiliki tempat untuk menginap." Jawab Guang Yiang.
" Kalau begitu, ikutlah denganku." Ajak wanita itu.
Wanita itu kemudian berjalan menyusuri sebuah jalan sepi. Setelah berjalan lima ratus meter, mereka akhirnya sampai di sebuah rumah.
" Silahkan masuk." Ucap wanita itu.
" Baik, aku akan tunjukkan kamar kalian" Ucap wanita itu.
Sementara Guang Yiang melakukan sesuatu secara diam-diam. Setetes darah dan rambut wanita itu melayang di telapak tangannya.
rambut dan setetes darah milik wanita itu kemudian menyatu, lalu Guang Yiang menambahkan segel pengendali pikiran. Setelah selesai, dia menembakkannya kearah wanita itu.
Seketika wanita itu berhenti berjalan saat segel jiwa masuk kedalam tubuhnya.
" Sialan. Ternyata kalian sudah merencanakannya." Ucapnya lalu kesadaran wanita itu hilang sepenuhnya.
" Kak, mengapa kau harus menggunakan rambut dan darah wanita ini untuk mengendalikan pikirannya?" Tanya Zang Yuwan.
__ADS_1
" Iya kak. Aku juga bingung. Bukankah kakak bisa memasukkan segel itu kepadanya secara langsung?" Tanya Xu Lia.
" Siluman berbeda dengan hewan. Jika hewan bisa dikendalikan dengan segel secara langsung, maka berbeda dengan siluman. untuk mengendalikan pikirannya menggunakan segel, aku membutuhkan darahnya agar segel itu bisa menembus lapisan perisai darah yang ada di tubuhnya, sementara rambutnya berfungsi untuk menutupi segel yang telah ku pasang." Jawab Guang Yiang.
" Baik sekarang tunjukkan wujud aslimu." Perintah Guang Yiang.
" Baik tuan." Jawab siluman itu. Dia kemudian merubah wujudnya menjadi manusia setengah ular.
" Rubah kembali wujudmu menjadi wanita yang tadi." Ucap Guang Yiang.
Siluman ular itu hanya mengangguk lalu merubah wujudnya menjadi seorang wanita.
Guang Yiang lalu menghapus ingatan tentang beberapa kejadian yang di lihat oleh wanita itu, lalu Guang Yiang menghilangkan efek segelnya.
" Ini adalah kamar kalian. Kalian boleh beristirahat, aku juga ingin beristirahat sekarang." Ucap wanita itu.
Setelah wanita itu pergi, mereka berempat masuk ke salah-satu kamar untuk melaksanakan rencana selanjutnya.
Sementara wanita itu pergi menghadap kepada pemimpin para siluman melalui kamarnya.
" Lapor pemimpin. Mereka sudah ada di rumahku." Ucap wanita itu.
" Baik, sekarang bawa mereka kesini." Ucap pemimpin ular.
" Baik pemimpin." Jawabnya lalu berbalik.
" Tugasmu, berikan setetes darah dan sehelai rambut milik pemimpin siluman itu." Ucap Guang Yiang melalui telepati
" Baik tuan." Jawabnya.
Dia kemudian berjalan kearah pintu, dan menangkap salah salah satu siluman, dan merubahnya menjadi seperti Guang Yiang, lalu berbalik lagi.
" pemimpin ini adalah pemuda yang terkuat diantara mereka semua." Ucapnya.
" Kerja yang bagus, sekarang bawa dia kepadaku."Ucap pemimpin siluman tersebut..
" Baik pemimpin." Jawabnya.
Dia kemudian berjalan kearah pemimpin siluman dengan membawa tiruan dari Guang Yiang, karena senang, dia langsung mencengkram leher orang yang dikiranya Guang Yiang, tapi siluman itu menggerakkan tangan tiruan Guang Yiang, sehingga belati yang di pegang oleh tiruan yang dia buat bergerak dan melukai tangannya. Dengan cekatan Siluman ular wanita itu mengambil setetes darah pemimpin siluman itu, dan mencabut rambutnya.
Lalu tiba-tiba saja replika Guang Yiang menghilang entah kemana.
" Cari dan tangkap pemuda itu" Perintahnya.
" Baik Pemimpin." Jawab siluman ular ity lalu menghilang
" Tuan, ini yang kau minta." Ucap wanita itu.
" Kembalilah." Ucap Guang Yiang.
__ADS_1
" Baik tuan" Jawabnya lalu menghilang.
Sementara Guang Yiang melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Setelah menyatukan rambut dan darah pemimpin siluman itu , rambut itu kemudian melayang dan menghilang setelah di pasangi segel jiwa
" Baik, sekarang waktunya membuat kerusuhan di sana." Ucap Guang Yiang.
Wussss
Guang Yiang, Xin Hua dan Zang Yuwan serta Xu Lia menghilang dan muncul di hadapan pemimpin siluman ular.
" Akhirnya kau datang juga bocah. Aku jadi tidak sabar menyerap energi kehidupan dan darahmu." Ucap lalu berubah menjadi ukar raksasa dan berniat melilit Guang Yiang.
" Apakah kau yakin?" Tanya Guang Yiang.
" Maksudmu?" Tanya pemimpin siluman ular She Nu.
" Kau pasti mengenal darah dan rambut ini kan?" Tanya Guang Yiang, dan di telapak tangannya melayang seutas rambut yang berwarna merah.
" Itu, bagaimana bisa kau mendapatkannya?" Tanyanya
" Kau tidak perlu tahu, yang jelas aku akan membinasakan seluruh siluman ular melalui dirimu." Ucapnya lalu rambut itu melesat dengan cepat dan masuk kedalam kepala She Nu dengan paksa.
" Arggggggg teriaknya. Dia mencoba melawan, tapi jiwanya seperti terbakar.
" Sekarang panggil semua siluman kesini" Ucap Guang Yiang.
" Ciih, aku tidak akan mau" Ucapnya, lalu tiba-tiba kepalanya terasa sakit, dan tak lama kemudian, dia kehilangan kesadarannya.
" Panggil seluruh siluman yang ada di sini sekarang." perintah Guang Yiang.
" Baik tuan" Jawabnya.
Dia kemudian membunyikan lonceng kecil yang ada di tangannya, dan tak lama kemudian para siluman ular mulai berkumpul, bersamaan dengan sebuah kubah menutupi ruangan itu.
" Pemimpin, mengapa kau memanggil kami?" Tanya salah satu siluman ular pria.
" Kapan aku manggil kalian?" Tanya She Nu balik.
Boomm
Boomm
Boomm
" Arggggggg."
Tak lama kemudian, terdengar ledakan beruntun dan suara teriakan terdengar.
" Kau.. Dasar pengkhianat." Ucap She Nu kepada siluman wanita yang bernama She Niu yang pikirannya sudah di kendalikan oleh Guang Yiang.
__ADS_1