
" Ha..ha..ha..ha.. Hari ini adalah hari terakhir kalian menghirup udara segar." Ucap Feng Hian.
" Ciih,dasar sombong." Gumam Feng Yuan.
Booommm
Boooommmm
Booommm
Tanpa mempedulikan ucapan kaisar Feng Hian, Feng Yuan terus mengarahkan pasukannya untuk menggempur pasukan Feng Hian. Dalam waktu setengah jam, hampir setengah dari pasukan Feng Hian sudah mati dengan tubuh terbakar.
Boooommm
Boooommm
Booommm
Ledakan bersahut-sahutan terus terdengar. Bahkan wilayah itu sudah berubah menjadi sebuah kawah besar.
" Kalau begini terus, aku bisa kalah dari bocah ingusan ini" Batin Feng Hian.
" Semuanya rubah wujud kalian menjadi phoenix es, dan bekukan mereka dalam sekali serangan." Perintah kaisar Feng Hian.
" Baik yang mulia" Jawab para prajurit kekaisaran phoenix.
Kwaaaakkkk
Kwaaaakkkk
Kwaaaakkk
Satu persatu para prajurit kekaisaran phoenix es berubah menjadi seekor burung phoenix es. Sementara Feng Ying dan Feng Yang hanya tersenyum sinis.
" Adik Ying, adik yang, sekarang giliran kalian." Ucap Feng Yuan.
" Baik." Jawab mereka berdua.
Mereka berdua lalu berubah menjadi seekor phoenix kembar yang ukurannya dua kali lebih besar dari para prajurit kekaisaran phoenix es.
Boooommm
Booommmm
Booommm
Jual beli serangan kembali terjadi, antara Feng Ying dan Feng Yang dengan prajurit Feng Hian.
" Ha..ha..ha..ha..ha.. Kau melakukan kesalahan besar dengan menyuruh dua orang melawan seribu prajurit elit milikku." Ucap Feng Hian.
" Dasar sombong. Kau akan terkejut saat pertarungan selesai." Hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Guang Yiang.
" Terkejut? Jangan membual, sebaiknya kalian siapkan pemakaman untuk kedua saudara kalian itu." Ucap Feng Hian.
Boooommmm
Booommm
Boooommmm
Tepat saat dia menyelesaikan kalimatnya, ratusan buah tapak menghantam dadanya sehingga membuat dia terpental dan beberapa tulang rusuknya patah.
" Dasar lemah. Hanya terkena serangan tapak saja sudah tersungkur." Ucap Guang Yiang.
" Sialan kau bocah. Beraninya menyerang diam-diam. Kalau kau berani, hadapi aku secara langsung." Ucap Feng Hian yang langsung berubah menjadi seekor phoenix biru dengan garis hitam di sekujur tubuhnya.
__ADS_1
" Ciih, hanya burung kecil." Ucap Guang Yiang, yang langsung mengeluarkan sayapnya dan melayang kehadapan Feng Hian.
Boooooommm
Satu buah tinju Guang Yiang mendarat di wajah Feng Hian, dan membuatnya hilang keseimbangan.
Wusssss
Feng Hian lalu mengepakkan sayapnya dengan cepat, dan seketika ribuan jarum es raksasa muncul menyerang kearah Guang Yiang.
Boooooommm
Booommmm
Boooommmm
Ledakan beruntun kembali terjadi saat jarum es itu mengenai Guang Yiang.
" Ha..ha..ha..ha..ha.. Sekarang kau sudah tamat bocah." Ucap Feng Hian.
" Oh iya, apakah kau bercanda?" Tanya Guang Yiang.
Wusss
Boooommm
Booommmm
Booooommm
Hanya dalam satu gerakan lembut, ribuan bola cahaya menghantam tubuh Feng Hian hingga membuat melesat kebawah dan menghantam tanah.
" Ukhuuukkk"
Feng Hian batuk darah dan memuntahkan sekitar lima teguk darah segar dari mulutbya yang menandakan dia menderita luka dalam yang parah.
Wussss
Booooommmm
Tanpa basa-basi lagi, Guang Yiang melemparkan teratai dewa kearah Feng Hian sehingga menyebabkan ledakan besar terjadi, dan tempat tersebut tertutup oleh debu yang tebal.
Setelah debu menghilang, terlihat sebuah kawah yang sangat besar terbentuk dan di kawah itu terdapat darah yang berserakan dimana-dimana.
Sementara itu, pertarungan antara Feng Ying, dan Feng Yang sudah selesai. Para prajurit elit yang di bawa oleh Feng Hian sudah tumbang dengan tubuh membeku.
" Kakak, kami sudah menyelesaikan membasmi sampah-sampah kekaisaran ini." Ucap Feng Yang.
" Sekarang ayo kita bergerak menuju kekaisaran phoenix es, dan membersihkan sampah-sampah yang ada di sana " Ucap Guang Yiang.
" Ayo kita Berangkat." Ucap Feng Yuan dengan semangat.
Wussss
Wusss
Wusss
Mereka semua melesat menembus lebatnya salju yang turun di wilayah kekaisaran phoenix.
Saat matahari sudah terbit diufuk timur, mereka sudah tiba di istana kekaisaran phoenix es.
" Berhentiiiii!!!!!! Apa tujuan kalian datang ke istana kekaisaran?" Tanya penjaga gerbang.
" Kami datang untuk membebaskan negeri ini dari sampah pengkhianat seperti kalian." Jawab Guang Yiang.
__ADS_1
Boooooooommmmm
Tepat saat Guang Yiang menyelesaikan kalimatnya, sebuah bola energi berwarna biru muda menghantam gerbang kekaisaran dan menghancurkannya.
" Apa maksud kalian menghancurkan gerbang kekaisaran?" Tanya komandan prajurit.
" Aku sudah katakan tadi bahwa kami datang untuk membersihkan sampah-sampah kekaisaran dari pengkhianat seperti kalian." Jawab Guang Yiang.
" Serang dan hancurkan para pengkhianat kekaisaran." Ucap Guang Yiang.
" Hyaaaaaattttt"
Booooommmm
Booooommmm
Boooommm
Ledakan besar kembali terjadi, dan membuat halaman istana yang awalnya rata berubah menjadi kawah.
" Tapak api penyucian" Ucap Feng Yuan.
Wusssss
Sebuah tapak berwarna biru tua meluncur kearah kumpulan prajurit phoenix es. Saat tapak itu sudah hampir mengenai tanah, tiba-tiba saja tapak itu berubah menjadi kobaran api yang membakar semua prajurit yang ada di sekitarnya.
Wussss
Boooooommmm
Belum hilang rasa terkejut mereka, sebuah teratai berwarna hitam menghantam mereka sehingga para prajurit yang awalnya sudah terluka parah meregang nyawa saat teratai kehancuran Guang Yiang menghantam seribu orang prajurit.
" Ampun tuan, kami menyerah. Tolong biarkan kami hidup" Ucap prajurit kekaisaran phoenix es yang tersisa.
" Tidak semudah itu untuk mendapatkan pengampunan. Kalian sudah membuat rakyat kekaisaran menderita, dan memenjarakan para prajurit phoenix es yang masih setia kepada ayahku, bukan hanya itu, kalian juga menelantarkan keturunan kalian sendiri di hutan. Apakah kalian layak di ampuni?" Ucap Feng Yang.
" Maafkan kami tuan." Ucap salah satu prajurit.
" Ciihh, tidak ada ampun bagi prajurit naga hitam." Ucap Feng Ying, yang sudah siap membekukan semua prajurit yang ada di hadapannya.
Wussss
Craaakkk
Craakk
Tanpa menunggu lagi, Feng Ying membekukan para prajurit naga hitam yang ada di hadapannya.
" Ayo kita bebaskan semua tahanan." Ucap Feng Yang.
Wusss
Wussss
Mereka kemudian melesat menuju ke penjara bawah tanah, tempat para tahanan berada.
" Berhenti. Orang luar di larang masuk kesini." Cegat dua orang prajurit sambil menyilangkan kedua tombak mereka.
Wusss
Hanya dalam satu gerakan, mereka berdua di bekukan oleh Feng Yang. Setelah itu, mereka kemudian mengikuti lorong panjang yang ada di balik pintu.
Setelah berjalan selama dua puluh menit, mereka semua sampai di penjara bawah tanah.
" Apakah ini ilusi. Bukankah mereka adalah rekan kita yang ikut berperang waktu itu, dan mengapa mereka masih terlihat muda?" Tanya Feng Han.
__ADS_1
" Aku juga tidak tahu. Dan sebagian dari mereka adalah prajurit kekaisaran phoenix api."Ucap Feng Jiang.
" Hm, sepertinya di dalam penjara aturan waktu sangat lambat sehingga mereka tidak akan menua. Satu jam di dalam penjara sama dengan seratus tahun di luar penjara. Itulah sebabnya mereka tidak terlihat menua." Jelas Guang Yiang.