
"Jika kalian sanggup, maka masuklah kesini“ Ucap Guang Yiang memprovokasi.
" Sialan kau, aku akan membunuhmu“salah satu murid sekte bintang melesat kearah Guang Yiang. Namun naas, dia mati dengan tubuh terpotong-potong.
"Oh iya, aku lupa memberitahu kalian jika tempat ini dilindungi oleh formasi cakram milik Klan Guang. Jika kalian menerobos maka kalian akan mati tanpa tubuh yang utuh." Ucap Guang Yiang.
"Aku tidak akan percaya dengan ucapanmu itu. pasti ada yang menyerang secara diam-diam. Semuanya serang. " Perintah tetua pertama.
Seluruh pasukan sekte bintang melesat hendak menyerang Guang Yiang, Tapi semuanya mati tanpa tubuh yang utuh. "Dasar keras kepala. " Gumam Guang Yiang.
"Yiang'er, kemana para pasukan sekte bintang? " Tanya Guang Yung.
"Tuuuuu" Jawab Guang Yiang sambil menunjuk kearah Potongan-potongan tubuh.
"Apakah kau yang membunuh mereka semua? " Tanya Guang yang.
"Tidak" Aku hanya memprovokasi mereka, mereka sendiri yang menerobos wilayah klan."Jawab Guang Yiang.
Guang Yiang lalu mengibaskan tangannya seketika potongan mayat tersebut terbakar menjadi abu.
"Kakek, apa kalian tidak ingin pindah dari hutan ini? " Tanya Guang Yiang.
"Kami memang berencana pindah dari sini, tapi kami tidak menemukan tempat yang cocok" Jawab Guang yang.
"Bagaimana kalau kita pindah ke wilayah sekte bintang.? " Tanya Guang Yiang.
"Itu mungkin akan sulit, karena Sekte bintang memiliki leluhur yang berada diranah mahal kaisar tahap lima perak. " Jawab Guang Yung.
"Bagaimana kalau kita membangun di hutan ini saja.? " Tanya Guang Yiang.
"Tempat ini hanya sementara, kalau kita sudah memiliki kekuatan yang besar kita akan maka kita akan merebut kembali wilayah klan kita yang lama. " Ucap Guang Yung.
__ADS_1
"Memangnya dimana wilayah klan yang lama kakek? " Tanya Guang Yiang.
"Wilayah klan yang lama berada di wilayah lembah mutiara, yang saat ini di kuasai oleh Klan Cang." Jawab Guang Yung.
"Memangnya mengapa bisa mereka merebut wilayah klan kita.? " Tanya Guang Yiang.
"Cerita ini sudah turun temurun, menurut yang kakek tahu, pemimpin klan generasi ke sepuluh memerintah, klan Cang yang merupakan salah satu klan kuno menyerang klan Guang, tapi bisa di tahan. Hingga mereka kembali menyerang pada saat leluhur Guang Du menjadi pemimpin klan generasi ke lima belas, klan Cang kembali menyerang klan Guang. Saat itu klan Guang sibuk untuk meningkatkan kekuatan klan dan tiba-tiba klan Cang menyerang Hal itu membuat klan Guang porak poranda, hingga leluhur Guang Du memindahkan klan ke hutan ungu Selama tapi, Setelah Leluhur Guang Du digantikan oleh kakek buyutmu Guang Ming memerintah keadaan kembali memanas tapi belum terjadi serangan. Hingga 23 tahun yang lalu klan kembali di serang saat itu kakek baru menjadi patriak klan selama Tiga tahun, Klan Cang bekerja sama dengan klan Gunung, klan Ju dan klan Cang. Tapi saat mereka menyerang, klan Xin datang membantu, Saat itu ibumu akan melahirkanmu, berkat bantuan klan Xin klan Guang selamat dari kehancuran, sejak itu aku bersumpah bahwa setiap ada keturunanku laki-laki, maka aku akan menikah kan nya dengan putri dari patriak klan. Dan sebelum kau di sembunyikan di alam supra, Kakek, dan Xin Wu sepakat menjodohkannya dengan cucunya Xin Hua." Jelas Guang Yung.
"Apakah kau serius kakek menjodohkan ku dengan keturunan dari patriak klan yang merupakan sepupuku sendiri.? " Tanya Guang Yiang.
"Sebenarnya perjodohan antar klan Xin dan Klan Guang sudah dimulai sejak Guang Ju menjabat sebagai patriak klan. Tapi Guang Tu menitipkan anaknya yang bernama Guang Xin di klan Xin sementara kakek adalah keturunan dari Guang Miao, putra sulung Guang Ju. Walaupun begitu keturunan Guang Tu tidak dapat membangkitkan mata surga, jadi Guang Qi memutuskan kembali ke klan Guang, dan kau dan adikmu adalah yang pertama membangkitkan mata surga dari klan Guang. " Lanjutnya.
"Ayah, ada baiknya kita membawa Yiang'er ke klan Xin, menurut tradisi klan, Yiang'er harus menikah saat berumur 24 tahun, jika tidak maka dia tidak akan memiliki keturunan. " Ucap Guang Yang.
"Ayah, apa secepat itu aku harus menikah, sedangkan satu bulan lagi aku berumur 24 tahun. " Gerutunya.
"Itu tidak masalah, dan kudengar juga putri dari Xin Hua sedang sakit, kau harus melakukan hubungan intim dengannya agar dia sembuh."Jelas Guang Yang.
" Itu karena dia memiliki jenis tubuh sepertimu dan kurasa kalian ditakdirkan untuk bersama. "Ucap Guang Yang.
" Baiklah, kapan kita kesana, aku juga tidak sabar bertemu dengan kakek Xin Wu. "Tanya Guang Yiang.
" Baiklah sekarang juga boleh, karena waktu kita sangat sedikit, Xin Hua hanya memiliki waktu lima hari lagi. "Ucap Guang Yang.
"Apa secepat itu.? " Tanya Guang Yiang
"Ya tentu saja, aku pernah mendengar jika seorang wanita dengan tubuh dewi langit
Tidak akan bertahan lama dan umurnya hanya sampai Delapan belas tahun, Dan kau memiliki Jenis tubuh yang cocok atau bisa di bilang sama dengan jenis tubuh Xin Hua, yaitu tubuh dewa ilahi." Jelas Guang Yang.
"Lalu apa persamaannya, itu berbeda. " Gerutu Guang Yiang.
__ADS_1
"Persamaanya, sama sama memiliki elemen Cahaya tetapi, kau mampu menambah elemen milikmu tapi Xin Hua tidak mampu menambah elemen miliknya. " jelasnya.
"Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo kita pergi, aku juga penasaran dengan Xin Hua. " Ucap Guang Yiang.
"Tapi, yang jadi masalah, Letak Klan Xin sangat jauh dari sini membutuhkan waktu satu bulan perjalanan, Putri Xin Hua akan meninggal duluan baru kita sampai." Jelas Guang Yung.
"Kau tidak usah khawatir saudara Yung, aku ada disini. " Ucap sebuah suara yang tak lain adalah Xin Wu.
''Hei, Yiang'er mengapa kau menggerutu karena dijodohkan dengan Xin Hua? "Tanya Guang Yiang.
" Rasanya aneh kakek. Masa iya, menikah dengan sepupu sendiri. " Jawabnya.
"Kau tidak usah khawatir nak, nenek juga sama denganmu. " Ucap Guang Yi.
"Baiklah, tapi dimana Xin Hua, aku tidak melihat nya. " Ucap Guang Yiang dengan wajah penasaran.
"Aku ada disini. " Jawab Xin Hua berjalan dengan sedikit oleng.
Tiba-tiba, Xin Hua terjatuh, dengan reflek Guang Yiang menangkapnya, di situ keajaiban terjadi, Xin Hua, sedikit membaik.
"Sepertinya kalian memang berjodoh. " Ucap Guang Yung dan Xin Wu bersamaan.
"Wajah Xin Hua memerah seperti kepiting rebus, dengan cepat dia berdiri. Dengan cepat.
" Lihat kondisinya Hua'er membaik, mungkin dia akan sembuh saat dia menikah dengan Yiang'er. "Ucap Xin Wu.
" Kau benar, kapan kita mengadakan acara pernikahannya? "Tanya Guang Yung.
" Bagaimana kalau dia hari lagi, waktu Hua'er tidak banyak. Walaupun kondisinya mulai membaik." Jawab Xin Wu.
"Baiklah kita sepakat, dua hari lagi kita akan menikahkan mereka. " Ucap Guang Yang
__ADS_1