
Booommm
Sebuah tapak melesat dan mengenai dada Ye Quan sehingga membuatnya terpental kebelakang.
Boommm
Boomm
Mereka berdua pun saling beradu tapak. Ledakan yang di sebabkan oleh benturan tapak mereka menciptakan sebuah kawah kecil.
" Tapak petir kembar" Ucap Ye Quan. Dia menciptakan dua buah tapak lalu melesatkannya kearah Ying Kan.
Wusss
Boomm
Ledakan besar kembali terjadi saat kedua tapak Ying Kan membentur sesuatu. Tapi, bukannya mengenai Ying Kan, tapak milik Ye Quan malah membentur sebuah kubah.
Ying Kan lalu menghentakkan kakinya ketanah sehingga gundukan tanah terbentuk dan menutupi setengah tubuh ye Quan yang membuatnya tidak dapat bergerak sama sekali.
" Sialan kau. Lepaskan aku sekarang juga Ba**ng**t." Ucapnya.
" Melepaskanmu? Apakah aku harus melakukannya, agar kau dapat menghancurkan sekteku untuk yang kedua kalinya hah?" Tanya Ying Kan.
" Tenang saja aku tidak akan membunuhmu, tapi..." Ucapnya lalu memukul Perut Ye Quan sehingga kultivasinya hancur.
" Argggggg." Teriaknya.
" Kembalikan kultivasiku sekarang juga"Ucapnya.
" Maaf saja. Aku hanya bisa menghancurkan kultivasimi dan aku tidak dapat mengembalikannya" Jawab Ying Kan.
Sementara itu, para murid sekte tombak perak yang di bawa oleh Ye Quan sudah habis di bantai tanpa tubuh yang utuh.
" Kau..." Ucapnya sambil menunjuk kearah Ying Kan.
" Ini yang kau lakukan beberapa tahun yang lalu kan? Bagaimana apakah kau menyukainya?" Tanya Ying Kan.
Kini Ye Quan tidak dapat berkata apa-apa. Beberapa tahun yang lalu, dia melakukan hal yang sama dengan membantai ratusan murid sekte kabut, sekarang hal itu berbalik padanya.
" Hanya karena takut kalah saing, kau menyerang dan membunuh hampir setengah murid sekteku. Sekarang bukan hanya sebagian murid sektemu yang akan ku binasakan, jika perlu aku juga akan menghancurkan sekte tombak perak." Ucap Ying Kan.
" Apakah kau akan menghancurkan sekte yang di bangun oleh guru kita?" Tanya Ye Quan.
" Seandainya kau tidak berlaku curang dengan memberiku racun penghambat kultivasi dan membunuh guru, mungkin semua ini tidak akan terjadi. Aku memilih menjauh dan menyerah padamu dengan membangun sekteku sendiri, tapi kau malah menyerang sekte yang kubangun dengan susah payah" Ucap Ying Kan.
" Tolong lepaskan tanah yang menjeratku ini" Mohon Ye Quan.
" Aku tidak akan melepaskannya" Jawab Ying Kan.
" Sekarang aku akan membunuhmu dengan cara yang sama seperti kau membunuh guru" Ucapnya lalu mengeluarkan sesuatu dari cincin ruangnya.
__ADS_1
" Racun itu... Bagaimana kau mendapatkannya?" Tanya Ye Quan.
" Kau tidak perlu tahu" Jawab Ying Kan lalu dia memasukkan serbuk racun itu ke dalam mulut Ye Quan.
" Argggggggggg" Teriaknya.
Perlahan-lahan tubuh Ye Quan membiru lalu membara lalu perlahan berubah menjadi abu.
" Guru, aku sudah membalaskan dendammu" Ucapnya.
" Oh iya patriak Ying. Karena urusan di sini sudah selesai, kami ingin pamit untuk melanjutkan petualangan kami " Ucap Guang Yiang.
" Tinggallah beberapa bulan lagi di sini" Ucap Ying Kan.
" Maafkan kami patriak. Kami tidak bisa tinggal di sini berlama-lama." Ucap Xin Hua.
" Baik kalau begitu, terima kasih banyak atas bantuan kalian." Ucapnya.
" Jika kalian membutuhkan bantuanku, maka dengan senang hati aku akan membantu kalian" Ucapnya.
Wusss
Wusss
Mereka berempat lalu melesat meninggalkan sekte kabut menuju kearah barat.
Sementara di tempat lain, seorang pria membuka matanya.
" Orang yang akan menyatukan ke tiga bagian benua langit menjadi kekaisaran langit lagi." Ucapnya.
Pria itu tak lain dan tak bukan adalah putra sulung kaisar langit. Dia sudah bersemedi selama lebih dari sepuluh ribu tahun, setelah dia menyerahkan kekaisaran bintang kepada klan Bing. Dia mengasingkan diri di benua kosmik dan menjaga benua itu selama sepuluh ribu tahun lamanya.
Wusss
Pria itu menghilang dari tempatnya bersemedi menuju ke tempat Guang Yiang dan yang lainnya beristirahat.
Wusss
Pria itu muncul dihadapan Guang Yiang, sehingga membuat Zang Yuwan, Xin Hua dan Xu Lia menjadi waspada.
" Kalian tidak perlu waspada. Aku adalah Lung Han putra sulung kaisar langit." Ucap Lung Xiao memperkenalkan diri
" Kalau boleh tahu, apa tujuan pangeran langit datang ke tempat ini?" Tanya Guang Shen.
" Aku ingin kalian ikut denganku ke suatu tempat. Oh iya kau keluarkan semua orang yang ada di dunia jiwamu itu" Ucapnya yang membuat Guang Yiang terkejut.
" Bagaimana kau tahu, jika aku memiliki dunia jiwa?" Tanya Guang Yiang.
" Kau tidak perlu heran. Sebaiknya ikut saja denganku." Ucapnya.
" Baik kami akan ikut bersamamu" Ucapnya.
__ADS_1
Wuss
Wusss
Mereka berlima kemudian menghilang dari hutan tersebut dan muncul di suatu tempat.
" Tujuanku membawa kalian ke sini adalah untuk melatih kalian hingga kultivasi kalian menerobos ke ranah dewa abadi." Ucap Lung Xiao.
" Bukankah itu adalah puncak dari kultivasi di dunia?" Tanya Guang Yiang.
" Ranah dewa abadi bukanlah puncak dari kultivasi. Di atas ranah dewa abadi masih ada ranah penguasa abadi, Ranah absolute, dan ranah Semesta." Jelas Lung Han.
" Dan aku juga tahu jika lima belas tahun lagi, para iblis akan menyerang ke tiga alam. Dan hanya kalian berempat yang dapat mengalahkan mereka." Ucapnya.
" Kenapa hanya kami saja berempat?" Tanya Xu Lia.
" Karena kalian berempat memiliki kekuatan yang istimewa. Terutama kalian berdua yang memiliki elemen cahaya" Ucap Lung Xiao.
" Oh iya keluarkan semua orang dari dunia jiwamu sekarang" Ucap Lung Xiao.
" Baik" Jawab Guang Shen. Dia kemudian membuka gerbang dunia jiwanya dan seluruh anggota klan Bing keluar.
" Paman Bing Zan." Ucapnya.
" Kau Lung Xiao bukan?" Tanya Bing Zan.
" Iya paman ini aku. Anak dari Lung Han sahabat paman." Jawab Lung Xiao.
Mereka berdua kemudian saling berpelukan untuk melepas rindu mereka. Setelah beberapa saat, mereka kemudian melepas pelukan mereka.
" Oh iya. Paman minta maaf karena paman sudah membunuh adik kedua mu" Ucap Bing Zan.
" Tidak usah minta maaf paman. Itu bukan salah paman." Ucapnya.
" Bagaimana dengan adik pertamaku?" Tanya Lung Xiao.
" Dia baik-baik saja. Dan dia berada di kekaisaran matahari." Jawab Bing Zan.
" Oh iya paman. Aku berencana menyuruh mereka berempat untuk berlatih di sini selama sepuluh tahun, dan kuharap paman beserta para tetua dan anggota klan Bing berlatih juga di sini." Ucap Lung Han.
" Oh iya dia siapa?" Tanya Lung Xiao.
" Dia adalah Guang Xin putra pertama dari Yiang'er dan Hua'er." Jawab Bing Zan.
" Oh dia sudah punya anak. Aku kira anaknya adalah pemilik tubuh bintang, tapi ternyata aku salah." Ucap Lung Xiao.
" Maksud kakek adikku. Dia ada di benua bulan." Ucap Guang Xin
" Apakah putra kedua mu memiliki tubuh bintang?" Tanya Lung Xiao kepada Guang Yiang.
" Iya, dan dewa suci menyuruhku untuk membawanya ke benua bulan." Jawab Guang Yiang.
__ADS_1