
Satu bulan sudah Zang Yiang berada di hutan kini dia melanjutkan perjalanannya ke kota selanjutnya.
"Astaga, mengapa aku lupa menanyakan informasi tentang klan Guang di kota sebelumnya. " Ucapnya.
"Mungkin aku akan menanyakan informasi itu terlebih dahulu di kota selanjutnya. " ucapnya.
Zang Yiang lalu mempercepat terbangnya. Satu hari kemudian, Zang Yiang tiba di sebuah kota yang berkali kali lebih luas dari kota sebelumnya.
"Jika di lihat dari arsitekturnya, aku menduga jika kita ini adalah salah satu kota besar di wilayah ini. " Ucapnya.
"Berhenti, tuan muda harap turun, Di larang terbang di atas kota." Ucap Prajurit kota.
"Maaf, aku tidak tahu." Jawab Zang Yiang lalu mendarat di hadapan prajurit kota.
"Apakah tuan muda orang baru.? " Tanya Prajurit kota.
"Ya, aku orang baru " Jawab Zang Yiang.
"Tuan muda harus membayar dua kristal bumi. "Ucap Prajurit tersebut.
" Baiklah"Ucap Zang Yiang. Dia lalu memberikan satu kristal langit lalu berjalan masuk ke kota.
"Tuan muda ini kebanyakan. " Ucap Prajurit.
"Ambillah, kalian pantas mendapatkannya. " Ucap Zang Yiang.
"Kalau begitu, Terima kasih tuan muda. " Ucapnya.
Hal pertama yang dicari Zang Yiang adalah pusat informasi kota. Tujuannya adalah untuk mencari beberapa informasi tentang klan Guang dan beberapa informasi umum.
Beberapa menit kemudian, Zang Yiang sampai di depan bangunan.
" pusat informasi Paviliun persik. " Itulah nama yang tertera di papan lebar yang berada di atas pintu.
Zang Yiang lalu memasuki paviliun persik dan menuju ke meja kasir.
"Permisi nyonya. Saya ingin membeli beberapa informasi. " Ucap Zang Yiang.
"Informasi apa yang ingin tuan muda ketahui.? " Tanya kasir tersebut.
"Saya ingin beberapa informasi tentang klan Guang dan beberapa informasi tentang benua ini. " Ucap Zang Yiang.
"Kalau begitu tuan harus menemui menejer karena informasi yang tuan inginkan adalah informasi yang sangat rahasia." Ucapnya lalu mengantar Zang Yiang ke ruangan menejer.
__ADS_1
Setelah melewati beberapa ruangan, mereka akhirnya tiba di ruangan menejer.
"Tok.. tok.. tok. "
"Masuklah." Ucap sebuah suara.
"Menejer, pemuda ini ingin membeli informasi tentang klan Guang. " Ucap kasir tersebut.
"Benarkah itu anak muda,? " Tanya Menejer.
"Benar menejer, tapi sebelum itu, perkenalkan namaku Zang Yiang. " Ucap Zang Yiang.
"Kau bisa memanggilku Tetua Lu. " Ucap Tetua lu"
"Baiklah apa yang ingin kau ketahui tentang klan Guang.? " Tanya tetua Lu.
"Semuanya yang anda ketahui. " Jawab Zang Yiang.
"Baiklah, Tapi sebelum itu, kau harus membayarnya seratus kristal langit. " Ucap Tetua Lu.
"Baiklah" Ucap Zang Yiang, lalu mengeluarkan seratus kristal langit.
"Nah, Klan Guang adalah salah satu klan kuno yang terkuat di benua matahari, mereka tinggal di wilayah lembah kabut ungu. Patriak mereka berada di ranah Maha Raja Tahap tujuh tingkat emas dan tetuanya berada di ranah Maha Guru. tidak ada yang bisa memasuki wilayah klan Guang selain keturunan mereka. Selain klan Guang ada juga Klan Xin, klan Gun, klan Ju, dan klan Cang. Keempat klan ini memiliki teknik mata yang sangat kuat. Selain itu teknik cakram mereka tidak ada yang bisa mematahkannya. Itu saja yang ku tahu. " Ucap Tetua Lu.
"Dan satu lagi. Apa nama kota ini.? " Tanya Zang Yiang
" Baiklah, apa kau memiliki peta benua matahari.? "Tanya Zang Yiang.
" Ini ambillah, kau tidak perlu membayarnya. "Ucapnya.
" Baiklah, kalau begitu Terima kasih."
Ucap Zang Yiang.
Zang Yiang lalu keluar dari paviliun persik dan mencari sebuah restoran untuk mengisi perutnya.
Tak lama kemudian, Zang Yiang menemukan sebuah restoran, yaitu restoran mawar. Zang Yiang lalu memesan makanan, tapi kali ini dia hanya memesan menu biasa saja. Yang membuatnya di ejek oleh pengunjung lain.
"Ciihh, penampilannya saja yang terlihat kaya, tapi ternyata orang miskin. " Ucap Salah satu pengunjung.
''Bahkan dia tidak memiliki aura kultivasi, pasti dia adalah sampah dari klan besar. "Ucap Yang lain.
Mendengar ucapan dua orang tersebut Zang Yiang menjadi kesal dan melemparkan dua buah sumpit hingga mengenai kedua mata pengunjung tersebut.
__ADS_1
" Arggggg" Teriaknya kesakitan. Tak lama kemudian, sebuah sumpit melayang lagi hingga mengenai mulut pengunjung tersebut.
"Sialan siapa saja yang melakukannya makan dia akan berurusan Klan Sui." Ucap pengunjung tersebut lalu membawa mayat temannya pergi.
Tak lama setelah itu, pesanan Zang Yiang datang. Tanpa menunggu lagi, Zang Yiang menyantap makanannya lalu menaruh lima kristal langit lalu beranjak pergi.
"Membuatku kesal saja" umpat Zang Yiang.
"Jika dilihat dari peta ini, maka aku akan melewati tiga kota lagi lalu tiba di hutan kabut ungu." Ucap Zang Yiang.
Dia lalu berjalan jalan di kota. dia berencana menginap selama satu malam di kota langit.
"Satu masalah lagi akan tiba. " Gumam Zang Yiang.
Tak lama kemudian, sebuah rombongan yang terdiri dari lima puluh orang menghadang Zang Yiang.
"Itu dia orang yang membunuh Adik Li. " Ucap salah satu pemuda.
"Apakah kau yakin? " Tanya pemuda yang tampak berumur 30-an.
"Ya kak. sumpit itu terbang dari arah sudut restoran dan dia satu-satunya orang yang duduk di sudut restoran adalah dia seorang. Jawab Sui Can.
" Apakah kau yang melemparkan sumpit kepada adikku.? "Ucap Sui Ju.
Tapi Zang Yiang tidak menjawab dia hanya terus berjalan tanpa dengan acuh tak acuh seakan tidak terjadi apa-apa.
" Dasar pemuda bajingan, apakah kau tahu siapa aku? " Tanya Sui Ju.
Zang Yiang lalu mengibaskan tangannya seketika mereka membeku. "
" Es ini akan mencair setelah satu bulan. "Ucap Zang Yiang lalu melanjutkan perjalanannya.
Mereka tidak dapat berkata apa-apa karena mulut mereka ikut membeku juga.
" Tunggu saja kau pemuda sialan"batin Sui Ju.
Sementara Zang Yiang sudah masuk ke penginapan bunga raya. Setelah membayar sebanyak lima kristal langit, Zang Yiang masuk dan beristirahat di kamarnya.
Setelah membersihkan tubuhnya, Zang Yiang merebahkan tubuhnya dan tertidur dengan pulasnya.
Sementara di klan Sui Patriark Sui Yun tampak gelisah karena Sui Ju dan yang lainnya belum juga pulang. Sementara Sui Ju tampak mulai kedinginan walaupun dia menggunakan hampir seluruh energi miliknya,namun tetap saja dia merasa kedinginan. selain itu tidak ada tahu keberadaan mereka karena Zang Yiang memasang formasi sehingga para pasukan klan Sui tidak menemukan mereka. Belum lagi waktu sudah dipercepat oleh Zang Yiang menjadi satu tahun di dalam formasi sama dengan satu bulan di luar membuat mereka semua tersiksa bahkan sudah ada yang mati.
Pagi hari di kota langit, matahari bersinar dengan cerahnya. pagi itu kota langit terlihat sangat tenang.
__ADS_1
Zang Yiang bangun dari tidurnya karena matahari menyinari wajahnya.
"Huaaaa" Ternyata aku tertidur. Tubuhku terasa segar. "Ucap Zang Yiang.