
Guang Yiang muncul di dalam kediamannya di dalam duni jiwa. Dia memikirkan bagaimana caranya meningkatkan kekuatannya.
" Bagaimana caranya, aku meningkatkan kekuatanku." Ucapnya sambil mondar mandir.
Di lupa bahwa syarat untuk menembus ranah maha raja adalah menciptakan jurus-jurus baru dengan jurus yang sudah ada.
Dia lalu bermeditasi untuk menenangkan pikirannya sekaligus mencari solusi untuk keluar dari masalahnya.
Tiba-tiba dia sadar bahwa dia melupakan satu hal.
" Bagaimana aku bisa lupa. Aku memiliki banyak jurus yang tidak pernah aku gunakan. Selain itu aku hanya menggunakan elemen cahaya, kegelapan, dan sesekali menggunakan petir. Bagaimana kalau aku mencoba menggabungkan semua kekuatanku menjadi satu atau dua kekuatan." Ucapnya.
Wuuss
Wuss
Guang Yiang mengibaskan tangannya dan seketika formasi muncul melindungi tempat latihannya.
Wuusss
Wusss
Mutiara cahaya, petir,dan api, berada di sebelah kiri. Sementara kegelapan, es dan air berada di sebelah kirinya dan mutiara kehampaan di atas kepala Guang Yiang.
Wuusss
Wusss
Ketujuh mutiara tersebut nampak berputar-putar.
Guang Yiang mulai menggerakkan mutiara elemen tersebut satu persatu.
Guang Yiang pertama kali menggerakkan mutiara petir, cahaya dan api. Dan mulai menyatukan ketiga mutiara tersebut.
Wuusss
Terlihat energi menjadi kacau dan ketiga mutiara tersebut berputar-putar hingga menimbulkan kekacauan energi.
Guang Yiang bermandikan keringat, dan tubuh dan tulangnya terasa hancur. Tapi, karena tekadnya dia tidak mempedulikan rasa sakitnya dan terus menyatukan ketiga kekuatan tersebut.
Satu jam..
Dua jam..
Tiga jam..
Empat jam...
Belum terlihat tanda-tanda Guang Yiang menyelesaikan latihannya.
Empat jam..
Lima jam..
__ADS_1
Satu hari...
Boomm
Terdengar suara ledakan dan Guang Yiang pun jatuh pingsan.
Satu hari berlalu Guang Yiang membuka matanya dan melihat pakaian bagian atasnya hancur.
" Apakah aku berhasil" Ucap Guang Yiang bertanya-tanya.
Dia lalu menghadapkan telapak tangannya ke depan dan terlihat sebuah teratai yang memiliki tiga warna.
" Aku akan memberi nama teratai ini, teratai surga" Ucapnya karena tercipta dari tiga elemen ilahi atau mengandung energi cahaya.
" Baiklah aku akan menyatukan tiga elemen lainnya." Ucapnya lalu mengeluarkan tiga mutiara spirit miliknya.
Wuuss
Ketiga elemen tersebut mulai menyatu perlahan-lahan. Dan Guang Yiang kembali merasakan sakit yang luar biasa, sama seperti sebelumnya.
enam jam kembali berlalu, dan tiga elemen tersebut terlihat mulai menyatu.
Tiga jam kemudian..
Boomm
ketiga elemen tersebut menyatu kembali dan membentuk sebuah teratai yang di dominasi oleh warna hitam.
" Karena teratai ini di dominasi oleh warna hitam, maka aku akan menamainya teratai ashura." Ucapnya.
Wuuss
Kedua teratai itu mulai saling bertabrakan dan mulai menyatu.
Lima jam kembali berlalu...
Elemen kehampaan mulai bergerak dan melesat kearah kedua teratai yang sudah hampir menyatu dengan sempurna.
Boomm
Akhirnya seluruh elemen milik Guang Yiang menyatu menjadi satu buah teratai yang memiliki kekuatan dan tekanan yang sangat luar biasa.
" Teratai pelangi.sepertinya nama ini cocok dengan karakteristik dari teratai ini yang memiliki tujuh warna pelangi." Ucapnya.
" Entah bagaimana ceritanya ketujuh elemen milikku menyatu menjadi teratai dengan tujuh warna pelangi."Ucapnya dengan sedikit kebingungan.
Selain teratai pelangi, ada juga teratai yang merupakan penyatuan dari elemen cahaya, kegelapan dan kehampaan yang memiliki yang dia beri nama teratai kehancuran karena tercipta dari tiga elemen terkuat dan memiliki daya hancur yang tinggi.
" Tunggu dulu, aku sudah menerobos langsung keranah maharaja tahap lima tingkat perunggu" Ucapnya.
Kini dia tidak perlu kesulitan lagi mencari sumber daya untuk meningkatkan kekuatannya. Sebenarnya bagi seorang kultivator yang memiliki satu atau dua elemen berbeda mereka tidak perlu menyatukan dua elemen mereka. Dan juga mutiara elemen yang sudah di satukan tetap ada di dalam dantian. Yang di satukan hanyalah energi elemen yang berbentuk mutiara yang di satukan. Jadi, dengan kata lain yang di satukan adalah hasil replika dari mutiara elemen yang ada di tubuh seorang kultivator.
" Kini aku akan bertarung dengan leluasa tanpa membuat segel tangan." Ucapnya.
__ADS_1
Tapi walaupun begitu, dia tetap bisa menggunakan teknik yang pernah di pelajari sebelumnya dia mau.
Wusss
Formasi tersebut hilang. Dan bekas ledakan yang disebabkan oleh ledakan akibat penyatuan elemen Guang Yiang hilang tanpa bekas.
Wuuss
Guang Yiang mengeluarkan teratai surga, teratai ashura, dan teratai kehancuran miliknya. Lalu melemparkan teratai surga di belakang istana.
Duarrrrr
Ledakan yang di timbulkan tidak terlalu keras, tapi menciptakan sebuah kawah yang sangat besar.
" Benar-benar memiliki kekuatan yang dahsyat." Ucapnya.
Guang Yiang lalu melesat kearah taman dimana Guang Ruis, Xin Hua, Xu Lia dan Zang Yuwan menunggunya.
" Mengapa kau lama sekali. Kami sudah menunggumu selama dua hari. Tapi kau tidak kunjung datang." Gerutu Guang Ruis.
" Ya, maaf. Aku terlalu semangat berlatih sehingga aku lupa waktu." Jawab Guang Yiang.
Wusss
Wuss
Guang Yiang dan yang lainnya keluar dari dunia jiwa dan hari sudah menjelang siang.
Sementara di tempat lain..
Seorang pria parubaya membuka matanya dengan amarah yang memuncak.
" Kurang ajar. Siapa yang berani sekali menyerang kekaisaranku." Ucapnya dengan dengan marah dia menghilang dan muncul di hadapan Guang Yiang.
" Kurang ajar. Ternyata kau yang mengacau di sini." Ucap pria tersebut yang tak lain adalah leluhur Sun Giu.
" Mengapa kau membunuh Sun Guo dan mengacau di kekaisaran milikku?" Tanya Sun Giu.
" Aku melakukannya karena dia memerintah dengan semena-semena dan menindas rakyat kecil." Jawab Guang Yiang.
" Aku tidak mau mendengar alasanmu. Yang jelas aku akan membunuhmu." Ucap Sun Giu tapi seseorang menangkap tinjunya.
" Apakah kau mengingatku putra kaisar langit?" Tanya Seseorang yang tiba-tiba muncul.
" Ka..kau Bing Zan. Bagaimana kau bisa hidup setelah perang itu?" Tanya Sun Giu.
" Tentu saja aku bisa hidup berkat bantuan ayahmu yang memindahkan seluruh klanku ke sebuah dunia rahasia. Dan satu lagi, aku akan mengambil kembali apa yang di rebut oleh saudaramu itu" Jawab Bing Zan.
" Aku tidak peduli dengan Si Kun Fiu itu. Dia memang berhak menerima hukuman atas perbuatannya." Ucapnya.
" Tapi, mengapa kau membela keturunanmu yang hampir menghancurkan benua matahari dengan menyerang benua kosmik tempat kediaman Pangeran Lung Han?" Tanya Bing Zan.
" Maafkan aku. Memang aku yang salah karena tidak menegurnya. Andai saja kakak marah mungkin benua ini sudah hancur. Dan aku juga sangat rindu dengan kakak. Andai saja bukan karena si kun Fiu itu mungkin ayah masih hidup. Akibat ulahnya yang menginginkan tahta, dia sampai rela bekerja sama dengan klan Kun dengan sengaja membunuh ibunya sendiri hingga membuat patriak Kun Can yang merupakan kakeknya sendiri marah besar dan menyerang kekaisaran langit hingga membuat benua langit pecah menjadi tiga benua." Jelas Sun Giu.
__ADS_1
" Oh iya anak muda kau boleh menjadi kaisar di sini. Aku akan menyerahkan tahta kekaisaran kepada mu. Dan kurasa kau akan membuat benua matahari ini maju seperti harapan ayahku." Ucapnya.