Sang Dewa Cahaya

Sang Dewa Cahaya
Chapter 76 Ras Rubah merah II


__ADS_3

Zang Yiang lalu memulai rencananya dengan memberikan serangan kejutan yang berhasil memporak-porandakan Istana Rubah merah.


Boooomm


Boooomm


Boooomm


terdengar ledakan dimana mana. Zang Yiang menyerang apa saja agar menimbulkan efek ledakan.


"Kita diserang, kita di serang. " Teriak penjaga gerbang istana.


"Kumpulkan seluruh pasukan sekarang. " Perintah jenderal Fai.


Beberapa saat kemudian, seluruh pasukan rubah merah berkumpul.


"Dasar sialan siapa yang berani sekali menyerang istanaku. " Ucap Raja Fai Gu.


"Kita bertemu lagi Raja bodoh. " Ucap Zang Yiang.


"Siapa itu? " Teriak Raja Fai Gu.


Lalu Zang Yiang muncul entah dari mana.


"Apakah kau keberatan jika aku menyerang istana kalian sendiri.? " Tanya Zang Yiang.


"Ternyata kau. Tapi bagaimana bisa kau masih memiliki kesadaran, Kau harusnya sudah terpengaruh dengan ilusi kami. " Ucap Raja Fai Gu.


"Oh Apakah kau ingin tahu kemana kristal itu, baiklah aku akan memperlihatkan padamu. " Ucap Zang Yiang lalu mengeluarkan para pasukan rubah merah yang dia miliki.


Melihat itu, seluruh pasukan rubah merah terkejut. Pasalnya yang muncul di hadapan mereka adalah Leluhur Fai Lun.


"Itu mustahil, Leluhur Fai Lun sudah tiada. "


Ucap Raja Fai Gu mulai gemetaran.


"Jika kau memiliki mengapa itu mustahil. " Ucap Zang Yiang.


"Semuanya serang dan hancurkan kerajaan ini. " Perintah Zang Yiang.


Seluruh pasukan Rubah merah Zang Yiang menyerang dan memporak-porandakan seluruh pasukan rubah merah.


"Cihh dasar sialan. " Kesal Raja Fai Gu. dia lalu bertransformasi menjadi seekor rubah merah lalu dia menciptakan bola api besar lalu melemparkannya kearah Zang Yiang.


Zang Yiang lalu melompat keatas sehingga bola api tersebut hanya membentur tanah.


"Roarrrr"


Raja Fai Gu meraum dengan keras sehingga seluruh burung beterbangan kemana mana.


Lalu dia melepaskan serangan tombak api kearah Zang Yiang.


namun lagi lagi Zang Yiang menghindarinya.


"Dasar sialan. jika kau memang memiliki kekuatan, maka keluarkan kekuatan mu jangan menghindar terus. " Ucap Raja Fai Gu.


Raja Fai Gu menyerang Zang Yiang. kali ini dia menggunakan teknik ilusi miliknya.


"Kau ingin menggunakan ilusi melawan ku, kau hanya akan membuang buang tenagamu saja. " Ucap Zang Yiang lalu mematahkan ilusi tersebut.

__ADS_1


Karena teknik ilusinya gagal, Maka Raja Fai Gu kembali kebentuk manusianya.


Dia lalu mengangkat tangannya keatas lalu sebuah aura berwarna merah muncul.


"Hahahaha, kali ini kau akan mati. Leluhur akan membunuhmu. " Ucap Raja Fai Gu.


"Ciihh, kau jangan mengira aku akan membiarkanmu begitu saja. "


"Tombak cahaya. "ratusan tombak seketika muncul dan menyerang Fai Gu dengan cepat hingga mati.


Di tempat lain, kini seluruh pasukan rubah merah sudah di bunuh.


Zang Yiang lalu mengambil kristal inti mereka dan memasukkan mayat mereka kedalam cincin dimensinya.


" Hahahahahaha, berani sekali kalian menghancurkan kerajaan rubah merah milikku. " Ucap sebuah suara.


Zang Yiang lalu berbalik dan melihat seekor rubah merah berekor lima.


"Akhirnya kau muncul juga. " ucap Zang Yiang Menyeringai.


"Ciihh tidak udah basa basi, jika kau ingin pengampunan maka kau harus mempertanggung jawabkan perbuatanmu. " ucapnya dengan sombong.


"Ciiih meminta pengampunan padamu,kau jangan mimpi di siang bolong. " Ucap Zang Yiang.


"Trisula petir. " Tanpa basa basi lagi, Zang Yiang mengeluarkan trisula petir yang terdiri dari petir langit, petir alam, dan petir jiwa untuk menyerang Zang Yiang.


Dengan sigap Zang Yiang lalu menghindari serangan Zang Yiang dan melemparkan ratusan bola api kearah Zang Yiang.


"Langkah cahaya, Cakram Yin Yang. "


"Tombak api"


"Tapak cakram Yinyang. "


Boomm


Boooom


Boomm


Ledakan beruntun terjadi akibat jurus yang di keluarkan Zang Yiang.


"Roarggg"


Leluhur rubah merah semakin marah dan menyerang Zang Yiang dengan membabi buta.


"Ciiihh, kau hanya membuatku semakin marah."


"Bola api Raksasa"


"Bulan es beku"


Duarrrrr


Ledakan besar terjadi dan membekukan istana rubah merah.


"Serangan terakhir, Trisula petir. "


"Arggggg"

__ADS_1


Booomm


Leluhur Rubah merah akhirnya mati dengan tubuh hangus terbakar menyisakan Kristal Intinya.


"Baiklah langkah kedua. " Ucap Zang Yiang lalu mengambil inti kristal tersebut dan masuk ke dunia jiwanya.


Zang Yiang lalu membungkus semua inti kristal dengan air semesta dan air kehidupan lalu Ribuan telur terjelek rapi di hadapan Zang Yiang.


"Baiklah tinggal menunggu semua telur ini menetas." Ucap Zang Yiang.


Kini yang tersisa adalah kristal inti milik leluhur rubah merah.


" Apakah aku harus menciptakan seekor rubah dengan kristal inti ini atau aku menyerapnya. "Ucap Zang Yiang bingung.


" Kau serap saja kristal inti itu untuk meningkatkan kekuatanmu. "Ucap sebuah suara.


" Baiklah kalau begitu aku akan menyerapnya."Ucap Zang Yiang.


Zang Yiang lalu duduk bersila dan menyerap kristal inti milik leluhur rubah merah, Lima jam kemudian,


Booomm


Boommm


Kultivasi Zang Yiang naik dua tingkat. kini kultivasi nya berada di ranah Dewa bintang tahap delapan, dan dia mampu melawan seorang kultivator satu tahap diatasnya.


Setelah lima ratus tahun, semua telur telur tersebut menetas dan memperlihatkan ratusan rubah merah dengan tingkatan kultivasi Ranah Dewa emperor Tahap enem sesuai dengan kultivasi mereka sebelumnya.


Zang Yiang lalu mengeluarkan mereka semua dari dunia jiwa, dan kembali ke istana rubah Merah yang porak poranda.


"Long Xian, Gui song, Qi Sang, Feng Yin, Feng Yuan (Kita ganti saja nama kaisar Phoenix api karena author lupa namanya.) Bantu mereka memperbaiki kerjaan mereka. " Ucap Zang Yiang.


"Baik " Jawab mereka


"Sementara tugas untukmu harimau pemalas, kau bangun istana utama. " Ucap Zang Yiang.


"Baik kak" Jawab Bai Luan dengan wajah malasnya.


Zang Yiang mengarahkan seluruh pasukan miliknya untuk membantu memulihkan kerjaan Rubah merah seperti sedia kala.


Tiga bulan kemudian, seluruh bangunan sudah selesai. Zang Yiang mengeluarkan para rubah merah dan membiarkan mereka hidup normal.


Kini seluruh Ras rubah merah tunduk kepada Zang Yiang. Dengan kata lain para rubah merah menjadi bawahan Zang Yiang sekarang.


Zang Yiang memasukkan seluruh pasukannya kembali dan kembali melanjutkan perjalanannya.


"Huuh, Sungguh harus yang melelahkan. " Ucap Zang Yiang.


Dia lalu mengeluarkan daging rubah merah yang dia simpan sebelumnya dan memanggang nya dengan menambahkan beberapa bumbu khasnya.


Berapa saat kemudian, Daging rubah merah matang. Zang Yiang mengeluarkan seluruh pasukannya dari dunia jiwa untuk menyerap energi Dewa agar naik keranah Dewa bintang.


"Nah, makanlah. " Ucap Zang Yiang lalu memberikan potongan besar daging pada Yu Lan.


"Mereka berdua makan dengan lahap sementara yang lainnya sibuk meningkatkan kekuatan mereka.


Selesai makan, Yu Lan juga menyerap energi Dewa untuk meningkatkan kekuatannya. kini kultivasi nya berada di ranah Dewa langit tahap Sembilan.


Menjelang pagi, mereka semua kembali ke dunia jiwa kecuali Yu Lan. Dia ingin membawa singa itu berpetualang bersamanya.

__ADS_1


" Baiklah Yu Lan ingat, kau boleh berpetualang tapi kau harus hati hati karena seluruh hewan di sini berada di ranah Dewa awan. "Ucap Zang Yiang.


__ADS_2