
Zang Yiang keluar dari penginapan dan melesat meninggalkan kota salju.Zang Yiang mengikuti instingnya.karena itu dia melesat kearah barat dari kota salju.Zang Yiang terbang menembus ketebalan badai salju yang turun di kota salju.jika seseorang yang memiliki kekuatan fisik yang rendah maka sudah dipastikan dia akan mati membeku.Itulah mengapa para tetua sekte salju memprioritaskan pelatihan fisik terlebih dahulu bagi anggota sekte mereka.
"Salju ini ketebalannya hampir mencapai lima meter.dan salju ini sangat lebat.hampir menutupi pandangan mata." Batin Zang Yiang.
Memang benar,ketebalan salju tersebut menutupi pandangan mata saking lebatnya.bahkan membuat pergerakan Zang Yiang lebih lambat dari biasanya.
"Entah mengapa di kota ini turun salju abadi,pasti ada penyebabnya." Batin Zang Yiang.
Kali ini Zang Yiang berubah haluan,yang awalnya ingin meninggalkan kota salju menjadi menyelidiki kota salju.
Zang Yiang mencari titik pusat hujan salju tersebut.
Setelah satu jam kemudian,Zang Yiang menemukan titik pusat salju tersebut.
Titik pusatnya berada di wilayah timur kota salju,atau lebih tepatnya pintu masuk dan pintu keluar kota salju.
Hanya ada satu pintu masuk dan pintu keluar kota salju,yaitu gerbang timur.karena wilayah barat merupakan hutan yang sangat berbahaya,wilayah selatan adalah gunung yang menjulang tingg,dan wilayah utara adalah adalah sekte salju.
Zang Yiang menyelidiki pusat dari badai salju abadi tersebut menggunakan mata surgawi miliknya.
"Tidak ada yang istimewa disini.Hanya sebuah kristal inti es abadi yang membuat badai salju selebat ini." Kata Zang Yiang.
Bagi Zang Yiang tidak ada gunanya mengambil kristal inti es abadi karena dia sudah memiliki elemen es dari mutiara elemen es.
Tapi ada satu hal yang menarik perhatian Zang Yiang,yaitu sebuah bola kristal yang memiliki rune khusus.Zang Yiang mengambil bola kristal itu dan memeriksanya.
"Bola kristal ini berisi sebuah warisan.tapi mengapa orang itu menimbun warisannya di sini." Kata Zang Yiang.
Zang Yiang membuka rune formasi dari bola kristal tersebut.
Dan dia mendapati ratusan pedang tingkat ilahi,teknik pedang,dan juga koin emas.
"Ini pasti milik sekte kuat yang pernah berdiri. Dilihat dari teknik yang di tinggalkan ini,semuanya adalah teknik berelemen es dan api." Kata Zang Yiang memeriksa pedang dan teknik tersebut.
"Sekarang mau kuapakan benda ini?" Tanya Zang Yiang.
"Aku sudah memiliki banyak koin,ribuan buku teknik,bahkan senjata milikku lebih kuat." Batin Zang Yiang.
Zang Yiang berpikir sejenak,lalu tiba-tiba dia mendapatkan sebuah ide.
__ADS_1
"Oh Iya,aku simpan saja di sekte." Kata Zang Yiang.Zang Yiang menyimpan bola kristal tersebut dan meninggalkan kota salju.
Kali ini tujuan Zang Yiang adalah kota teratai putih,kota ini berjarak satu minggu dari kota salju.
"Kota ini memiliki wilayah yang luas dibandingkan dengan kota salju." Gumam Zang Yiang.
Zang Yiang melesat dengan kecepatan sedang.Dia tidak ingin terburu buru karena tujuannya hanya berpetualang.
Satu minggu melayang di udara,Zang Yiang.
"Hem,kota ini adalah kota terdekat dari sekte naga putih." Kata Zang Yiang.
Zang Yiang mendarat tak jauh dari gerbang kota teratai putih.Setelah itu,Zang Yiang berjalan santai menuju ke gerbang kota.
Zang Yiang ikut mengantri seperti pengunjung yang lain.
"Sepertinya kau juga pendatang baru di kota ini.kau berasal dari kota mana?" Tanya seorang pemuda.
"Aku berasal dari kota Flower,yang terletak di Bulan barat." Jawab Zang Yiang.
"Kau sendiri berasal dari mana,dilihat dari pakaianmu sepertinya kau berasal dari sebuah sekte." Tanya Zang Yiang sambil menerka.
"" Jika begitu,mengapa kau pergi ke kota ini.?"Tanya Zang Yiang lagi.
"Itu karena saya saya sedang menjalankan sebuah misi.yaitu menangkap seorang murid inti yang berkhianat karena membocorkan rahasia sekte yang membuat sekte mutiara api diserang dan setengah murid sekte mati akibat penyerangan itu." Jawab Pemuda tersebut.
"Selanjutnya" Teriak prajurit penjaga gerbang.
"Sekarang giliranku.sampai ketemu lagi." Kata Zang Yiang.
Zang Yiang maju dan mulai di periksa.
"lencana pengenalnya tuan" Kata prajurit.
"Maaf tuan.saya tidak memiliki lencana pengenal."Jawab Zang Yiang.
" Kalau begitu,kau harus membayar satu koin perak."Kata penjaga tersebut.
"Baiklah." Kata Zang Yiang memberikan satu koin perak kepada Zang Yiang.
__ADS_1
"Baiklah kau boleh masuk." Kata prajurit.
Zang Yiang lalu masuk ke kota teratai putih.dia berjalan-jalan dengan santainya di kota teratai salju.
"Semuanya minggir tuan muda Lang Ruo mau lewat."
Dari kejauhan tampak sebuah rombongan dari sebuah klan.
"Apakah kau tuli,hah? Tuan muda ingin lewat maka menyingkirlah." Bentak pengawal tersebut.
"Memang dia siapa mau memerintahku.?Tanya Zang Yiang acuh tak acuh.
" Dasar sampah miskin menyingkirlah dari jalanku maka tuan muda ini akan mengampuni mu."Kata tuan muda leng.
Karena kesal,Zang Yiang menjentikkan jarinya,seketika seluruh kuda beserta pengawal dan tuan muda Leng membeku setengah badan.
"Dasar bajingan lepaskan aku.aku adalah anak dari patriak klan Leng jika kau tidak melepaskan ku maka kau akan di buru." Ancam Leng Ruo.
Tapi Zang Yiang tidak mempedulikan ancaman Leng Ruo,dan terus melangkah pergi.
Melihat itu Leng Ruo bertambah marah dia merasa di permalukan oleh Zang Yiang.semua orang yang melihat Leng Ruo tertawa dalam hati.Mereka tidak berani tertawa secara terang terangan karena Leng Ruo akan memukul mereka.
"Prajurit cepat cairkan es ini dan bunuh pemuda tadi." Perintah Leng Ruo.
"Maaf tuan muda kami juga terjebak,jadi kami tidak bisa melepaskan tuan muda." Jawab pemimpin pengawal tersebut.
"Aku tidak mau tahu.Sekarang juga kalian harus mencairkan es ini aku ingin menghajar pemuda ba****n itu." perintah Leng Ruo.
Para pengawal tersebut sangat marah karena Leng Ruo hanya mementingkan diri sendiri.rasanya mereka ingin menghajar Leng Ruo.Tapi karena mereka tidak berani mereka diam saja.
"Cepatlah aku kedinginan" Bentak Leng Ruo.
"Kami juga sama tuan muda.bahkan energi spiritual kami hampir habis." Jawab salah satu pengawal.
"Awas kalian" Kesal Leng Ruo.
saat ini Zang Yiang sedang makan di restoran sambil mendengarkan percakapan para pelanggan restoran. Rata-rata topik pembicaraan mereka adalah tentang tuan muda Leng.para warga tampak sangat senang karena mereka memang tidak suka sifat tuan muda Leng Ruo yang semena mena.
Zang Yiang tersenyum.karena kesal kepada Leng Ruo,secara tidak langsung dia mengobati kekesalan para warga.
__ADS_1
"Es itu akan mencair besok pagi.aku ingin lihat ekspresi Leng Ruo besok." Gumam Zang Yiang.