
" Kali ini aku benar-benar marah. Serahkan kedua wanita itu, jika kalian ingin selamat." perintah Pangeran Kun Hui dengan arogan.
" Seharusnya akulah yang berkata seperti itu."
" Jika kau ingin selamat dan tidak mau menjadi pangeran sampah, pergilah dari hadapanku." Ucap Guang Yiang.
" Bahkan, jika aku mau, hanya dengan satu serangan aku bisa mengubahmu menjadi abu, hanya saja aku tidak ingin mencari masalah sebelum waktunya." Ucap Zang Yuwan.
" Ha..ha..ha..ha. Baru kali ini, aku diancam oleh manusia tidak tahu diri tanpa kultivasi." Ucap pangeran Kun Hui.
Wusssss
Dalam sekejap, Guang Yiang sudah berada di hadapan Kun Hui dan mencekik lehernya.
" Aku memberimu kesempatan sekali lagi, pergilah dari hadapanku." Ucap Guang Yiang.
" Ba..ba..baiklah. Aku akan pergi sekarang juga." Ucap nya lalu melesat pergi meninggalkan prajuritnya.
Wuuss
Belum juga pergi terlalu jauh, Zang Yuwan sudah menghadangnya.
" Hei mengapa terburu-buru, aku bahkan belum memberimu hukuman karena berani meminta istriku" Ucap Zang Yuwan.
Wuuss
Booomm
Zang Yuwan meninju Kun Hui dengan keras, dan membuatnya meluncur kebawah dan menghantam tanah.
" Kalian bilang akan mengampuniku, mengapa kau menyerangku lagi?" Tanya Kun Hui.
" Apakah kau sudah tuli. Sejak kapan aku mengatakan akan mengampunimu dan membiarkanmu pergi begitu saja?" Tanya Zang Yuwan.
Kun Hui hanya menggertakkan giginya karena marah, dia ingin melawan, tapi apalah dayanya dia hanya berada di ranah Dewa sovereign tahap tujuh.
Booomm
Boomm
Boommm
Tanpa menunggu lagi, Zang Yuwan menghancurkan kultivasi milik Kun Hui dan membuatnya menjadi pangeran tanpa sampah.
" Sudah aku katakan tadi, jika aku mau aku bisa membunuhmu dalam sekejap, tapi kau malah menghinaku. Jika kau pergi dari tadi maka kau tidak akan menjadi pangeran sampah." Ucap Zang Yuwan.
" Oh iya, kau tidak perlu menggunakan giok ini untuk kembali ke kekaisaran, kau harus merasakan bagaimana rasanya di tindas oleh orang yang kuat." Ucap Zang Yuwan lalu mengubah giok teleportasi Kun Hui menjadi abu.
" Sialan, ayahku akan membalas kalian semua, dan jika perlu aku akan menyuruh ayahku untuk meratakan klan Xu." Ucapnya.
" Jika ayahmu bisa menemukan keberadaan klan Xu, baru dia bisa menghancurkannya." Ucap Guang Yiang.
" Oh iya aku lupa kalau jarak dari tempat ini ke kekaisaran tidak jauh, sekitar lima bulan perjalanan." Ucap Guang Yiang.
" Dan kurasa uang yang kau bawa sudah habis kau gunakan, jadi kau harus bekerja dulu baru kau bisa mendapatkan uang." Ucap Guang Yiang.
__ADS_1
" Itupun jika dia mampu kak. Mungkin selama di istana dia tidak pernah melatih kekuatan fisiknya, karena kekuatan fisiknya sangatlah lemah." Ucap Zang Yuwan.
" Sudahlah, ayo kita kembali ke desa.'' Ajak Guang Yiang.
" Baik kak." Jawab Zang Yuwan.
Wuss
Wusss
Dalam sekejap mereka berdua muncul di hadapan kepala desa.
" Kepala desa, sekarang kepala desa tidak perlu takut lagi, kami sudah membereskan pangeran itu." Ucap Guang Yiang.
" Tapi, bagaimana jika kaisar datang ke sini?" Tanya kepala desa.
" Itu akan terjadi jika kaisar tahu, jika pangeran Kun Hui sudah datang ke desa." Jawab Guang Yiang.
" Baiklah, kalau begitu terima kasih tuan muda." Ucap kepala desa.
" Baik kalau begitu, kami pamit dulu." Ucap Xin Hua.
" Apakah kalian tidak ingin menginap dulu?" Tanya Kepal desa.
" Tidak perlu, kami memang hanya berniat untuk mencari tahu masalah di desa ini." Ucap Xu Lia.
" Kalau begitu kami pergi dulu."
Wusss
Wuss
Wusss
" Benar-benar cepat." Batin kepala desa.
" Kak, kita akan kemana sekarang?" Tanya Zang Yuwan.
" Pastinya akan menuju jantung benua bintang terlebih dahulu, tapi kita tidak usah terburu-buru. Kita tingkatkan kekuatan terlebih dahulu." Jawab Guang Yiang.
Sementara di tempat lain..
" Ciihh, sialan kalian, aku akan membalas perbuatan kalian jika aku menemukan kalian" Ucap seseorang dengan marah yang meledak-ledak.
Orang tersebut adalah kaisar Kun Lei yang berhasil menyembuhkan dantiannya dengan menjual jiwanya kepada bangsa iblis, tapi dia haru berkultivasi dari awal lagi, dan itu membutuhkan waktu yang sangat lama.
" Berlatihlah dengan keras, jika kau ingin membalas dendam padanya. Kau juga harus mencapai ranah maha suci, dalam waktu lima belas tahun." Ucap sosok yang menyeramkan.
" Baik tuan" Jawab Kun Lei.
" Tapi, mengapa harus lima belas tahun guru? Itu waktu yang sangat lama." Tanya Kun Lei.
" Karena yang mulia akan melakukan serangan besar-besaran jika dia menyelesaikan pelatihan tertutupnya dan dia akan keluar dari latihannya lima belas tahun lagi." Jelas sosok tersebut.
" Baik kalau begitu, hamba akan berlatih sekarang." Ucap Kun Lei.
__ADS_1
Kembali ke Guang Yiang dan rombongan..
" Kak, bagaimana kalau si Kun Lei itu meminta bantuan kepada iblis untuk menyembuhkan dantiannya?" Tanya Xu Lia.
" Itu benar gege. Jika dia menggunakan teknik iblis, maka kultivasinya akan pulih dengan cepat." Ucap Xin Hua.
" Kultivasinya tidak akan pulih dalam waktu satu atau dua tahun, tapi membutuhkan waktu yang lama untuk memulihkan kultivasinya, kalaupun bisa dia hanya akan mencapai ranah maha suci dalam waktu lima belas tahun." Jelas Guang Yiang.
" Sepuluh tahun sudah cukup untuk mempersiapkan diri kita untuk perang." Ucap Zang Yuwan.
Satu hari mereka terbang tanpa istirahat, akhirnya mereka menemukan sebuah kota.
" Lihat itu ada kota di depan sana " Ucap Xu Lia.
Wusss
Wuss
Mereka mendarat tak jauh dari gerbang kota.
Lalu berjalan masuk ke kota.
" Berhenti, kalian harus membayar sepuluh kristal awan terlebih dahulu baru boleh masuk ke kota mutiara biru." Cegat prajurit kota.
" Mengapa harus membayar sebanyak itu?" Tanya Xu Lia.
" Ini adalah perintah dari walikota, jika tidak memiliki uang, mending kalian pergi." Jawab prajurit kota.
" Cih, apakah kau bisa tidak kasar kepada seorang wanita?" Tanya Zang Yuwan.
" Yuwan, biarkan saja dia."
" Ini sepuluh kristal awan, apakah kami boleh masuk ke kota?"Tanya Guang Yiang.
" Silahkan tuan" Jawab prajurit itu berubah ramah.
" Cih, dasar penjilat." Kesal Xin Hua
" Sudahlah, dari pada marah-marah, mending kita cari sebuah restoran." Ucap Zang Yuwan.
" Baik gege. Kebetulan aku juga sudah lapar." Ucap Xin Hua.
Mereka berempat berjalan-jalan di kota sambil mencari sebuah restoran untuk makan siang. Satu jam mencari, mereka menemukan sebuah restoran yang cukup mewah.
" Berhenti, orang miskin di larang masuk ke restoran ini." Cegat penjaga.
" Lagi-lagi penjaga mata duitan. Apakah kalian hanya bisa menilai dari penampilan?" Tanya Xin Hua dengan kesal.
" Tentu saja, karena penampilan mencerminkan status seseorang." Jawab penjaga itu.
" Bagaimana kalau kami tetap ingin masuk?" Tanya Guang Yiang.
" Jika kalian masuk dan makan, bisa-bisa kalian ngompol melihat harga makanan di dalam restoran karena tidak mampu membayar. Ha..ha..ha..ha." Jawab penjaga tersebut dengan tawa merehkan.
Boooomm
__ADS_1
Karena kesal dengan perkataan penjaga tersebut Xin Hua melemparnya ke dinding restoran hingga menembus dinding.