
" Tapi Yiang'er, apa kau yakin bisa mengalahkan kedua kaisar itu. Kudengar mereka memiliki kekuatan yang melindungi mereka. Konon kekuatan ini merupakan kekuatan yang diwariskan kaisar langit kepada putranya. Bahkan ranah Mahadewa sekalipun tidak bisa menembus kekuatan itu, bahkan kekuatan itu dapat membunuh kultivator ranah maha dewa tahap sembilan emas sekalipun." Jelas Guang Yung.
" Aku yakin kakek. Yang aku tahu, kekuatan itu akan aktif secara sempurna saat menggabungkan kekuatan ketiga putra kaisar langit. Tapi, putra kedua kaisar langit, Lung Ciu Yang mengganti marganya menjadi Kun Fiu. Sementara sedang konflik dengan kakaknya Lung Fan, yang juga mengganti marganya menjadi Sun Giu. sementara putra sulung kaisar langit tidak tahu entah kemana. Aku merasa kekuatan itu tidak sempurna lagi." Ucap Guang Yiang.
" Tapi, aku tidak bisa melakukannya dalam waktu dekat, aku ingin menjelajahi benua matahari, selain itu, aku ingin tahu kekuatan apa saja yang dimiliki oleh kaisar matahari dan kaisar bintang." Jelas Guang Yiang.
" Baiklah kapan kau melanjutkan perjalananmu menjelajahi benua matahari.?" Tanya Xin Wu.
" Mungkin setelah Xin Hua pulih setelah melahirkan." Jawab Guang Yiang
"Oh iya ayah aku mempunyai kabar baik." Ucap Guang Yiang, yang membuat Guang Yang kebingungan.
" Kabar baik apa Yiang'er.?" Tanya Guang Yang penasaran.
" Kabar baiknya, adalah, pasukanku berhasil mengalahkan pasukan klan Cang dan sekte bintang abadi." Jawab Guang Yiang.
" Benarkah. Kalau begitu itu lebih baik, tapi bagaimana dengan formasi klan?" Tanya Guang Yung.
" Formasi klan hancur akibat serangan mereka, tapi kakek tenang saja aku akan memperbaiki formasi itu. Jadi untuk sementara aku menyuruh pasukan ku untuk menjaga klan hingga Xin Hua pulih setelah melahirkan. Dan juga aku akan melatih para pemuda klan Guang yang berhasil melatih cakram dewa hingga tahap cakram penghancur, agar mereka dapat membangkitkan formasi cakram dewa Guang mereka." Jelas Guang Yiang.
Berbulan-bulan kemudian, kini perut Xin Hua semakin membesar. Kini tinggal menghitung hari dia akan melahirkan. Kini dia sedang duduk bersama Xin Jiao dan Lu Yue.
" Hua'er, kau ingin anakmu laki-laki atau perempuan?" Tanya Lu Yue.
" Kalau aku ingin seorang anak laki-laki." Jawab Xin Hua.
" Mengapa kau ingin anak laki-laki.?" Tanya Xin Jiao.
" Aku juga tidak tahu. Tapi hatiku merasa anakku adalah seorang laki-laki." Jawab Xin Hua.
Xin Hua lalu berdiri dan berjalan menuju ke meja makan tapi di tahan oleh Xin Jiao.
" Kau mau kemana Hua'er?" Tanya Lu Yue.
" Aku ingin ke meja makan, akhir-akhir ini aku sering merasa lapar." Jawab Xin Hua.
" Baiklah. Kau duduklah disini, biar aku saja yang memberimu makan."
Xin Jiao lalu beranjak dari tempat duduknya dan mulai mengambil makanan dan di berikan-nya kepada Xin Hua.
__ADS_1
" Ini, makanlah."
Xin Jiao lalu mengambil makanan yang di sodorkan oleh Xin Jiao dan mulai memakannya.
" Ibu, masakan ibu sangat lezat." Ucap Xin Hua.
" Oh Hua'er, apakah masakan ibu selama ini tidak lezat sama sekali.?" Tanya Lu Yue.
" Tentu saja masakan ibu selalu enak." Jawab Xin Hua.
Sementara saat ini Guang Yiang sedang berkeliling klan Xin dan sesekali melatih pemuda klan Xin.
" Terima kasih tuan muda. Aku akan memperbaiki kesalahanku."
" Tidak apa-apa. Teruslah berlatih." Ucap Guang Yiang.
Beberapa hari kemudian...
Saat ini Xin Hua tengah melakukan proses persalinan dan dia akan segera melahirkan.
Ngoe..ngoe..ngoee..
Beberapa saat kemudian, tabib keluar dan mempersilahkan Guang Yiang dan yang lainnya masuk ke kamar.
" Gege, lihatlah.Anak kita laki-laki." Ucap Xin Hua senang.
" Istirahatlah Hua'er. Kau masih sangat lemah."
" Baik gege."
" Selamat Yiang'er. Kau sekarang memiliki seorang putra lagi."
" Oh iya. Kau akan memberinya nama siapa?" Tanya Bing Zan.
" Aku akan memberinya nama Guang Bing." Jawab Guang Yiang.
Guang Yiang lalu menggendong putranya. Terlihat Guang Bing sangat bahagia di gendong ayahnya.
Tapi, tanpa sengaja Guang Yiang melihat sebuah tanda lahir di lengan putranya yang berbentuk bintang. Lalu dia mengamati jenis tubuh putranya dan sangat terkejut.
__ADS_1
" Tubuh dewa bintang." Ucap Guang Yiang suaranya bahkan di dengar oleh Bing Zan dan Guang Yung.
" Apa kau benar Yiang'er.?" Tanya Bing Zan.
" benar kakek leluhur. lihat saja dia memiliki sebuah inti bintang di dantiannya dan juga dia memiliki akar roh bintang yang masing-masing sudut memancarkan satu elemen sementara di tengahnya adalah elemen cahaya." Jelas Guang Yiang.
Bing Zan lalu memeriksa dantian Guang Bing dan semua yang di katakan oleh Guang Yiang benar.
" Yiang'er, anakmu memiliki tubuh bintang cahaya. Dan mungkin juga anak yang memiliki tubuh bintang kegelapan sudah lahir." Jelas Bing Zan.
Di tempat yang jauh, lebih tepatnya di benua kosmik di sebuah pulau Seorang anak lahir dengan di iringi oleh fenomena yang menakutkan, yaitu tiba-tiba bintang yang memancarkan elemen kegelapan muncul dan menyelimuti anak tersebut.
" Ha..ha..ha..ha. Akhirnya anak yang memiliki tubuh bintang kegelapan lahir di keluargaku. Sekarang, tidak akan ada yang bisa mengalahkannya." Ucapnya.
Di tempat yang lebih jauh lagi...
" Kekacauan alam semesta sebentar lagi di mulai. Mereka berdua sudah lahir, dan itu artinya beberapa ratus tahun lagi dewa penguasa akan lahir." Ucap Dewa suci.
" kau benar Saudara Shang. Dan perseteruan mereka tidak akan ada ujungnya. Bahkan mereka akan terus berperang seperti dewa cahaya dan dewa kegelapan dulu." Ucap Dewa Agung.
" Keturunan mereka berdua akan terus mewarisi kekuatan mereka. Dan mereka baru akur saat dewa penguasa lahir dari kedua klan bintang di masa depan." Jelas sebuah suara yang entah dari mana.
" Dan Dewa penguasa juga akan di kenal dengan dengan julukan dewa bintang Yin Yang." Ucap suara tersebut lalu menghilang.
Saat ini di dunia langit terjadi fenomena aneh dimana langit berwarna setengah putih dan setengah hitam yang membuat para penduduk gempar. Peristiwa tersebut tidak berlangsung lama dan setelah beberapa menit fenomena tersebut hilang dan langit menjadi seperti semula.
" Yiang'er. Sepertinya kedua pemilik tubuh bintang ini merupakan awal dari lahirnya seseorang yang memiliki kekuatan yang sangat besar." Ucap Bing Zan.
" Maksud kakek, keturunan putraku dan keturunan anak yang memiliki tubuh bintang kegelapan akan bersatu suatu saat nanti.?" Tanya Guang Yiang.
" Ya kau benar. aku pernah mendengar bahwa penguasa semesta akan lahir dari keturunan dua orang yang memiliki kekuatan berlawanan dan saling bertarung. Dan sepertinya orang yang dimaksud adalah anakmu dan pemilik tubuh bintang kegelapan." Jelas Bing Zan.
" Tapi ayah kegelapan dan cahaya itu mustahil untuk menyatu." Ucap Guang Yiang.
" Mustahil bukan berarti tidak mungkin" Ucap Bing Zan.
Tiba-tiba, seseorang yang mengaku utusan dewa suci datang dan membawa pesan dewa suci bahwa dia menyuruh Guang Yiang untuk menitipkan anaknya di alam supra.
" Tapi apakah pemilik tubuh bintang yang lainnya juga di taruh di alam supra.?" Tanya Guang Yiang.
__ADS_1
" Ya tuan. Dan dewa suci bilang ini adalah perintah dari sang pencipta." Jawab pria tersebut lalu menghilang.