
" Tapi, apakah mereka memiliki kelebihan sehingga tuan muda ingin menyelamatkan mereka?" Tanya Gui Yun.
" Tentu saja mereka kekuatan lebih daripada ras suci yang lain. Mereka memiliki dua elemen berbeda. Kekuatan itu dapat menjadi kekuatan besar jika dilatih dan dididik dengan benar. Kalaupun mereka tidak mau tinggal di benua teratai suci aku akan membawa mereka ke tempat yang lebih nyaman buat mereka." Jelas Guang Yiang.
" Oh iya Sui'er, apakah kau sudah membantu mereka membangkitkan kristal darah mereka?" Tanya Guang Yiang.
" Ya kak. Aku sudah membantu mereka. Tinggal menunggu mereka selesai." Jawab Guang Yiang.
" Kalau begitu, kita dapat keluar dari padang tornado ini dan menuju ke jantung benua matahari setelah mereka berlatih.
Satu hari berlalu dengan cepat, kini mereka sudah bersiap untuk melanjutkan perjalanan mereka. Selain itu, para pemuda klan Gui sudah membangkitkan kristal darah mereka.
" Terima kasih atas bantuan kalian. Berkat kalian, kami dapat terlepas dari kutukan kegelapan." Ucap patriak Gui Rui.
" Itu sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk membantu orang yang sedang membutuhkan." Ucap Guang Yiang.
" Baiklah, kalau begitu kami berangkat dulu patriak Gui." Ucap Guang Yiang.
" Baiklah. Kalau kalian membutuhkan bantuan kami, kami akan selalu siap membantu tuan muda" Ucap Gui Rui.
Wuuss
Wuuss
Guang Yiang, Guang Ruis, Xin Hua, Xu Lia, dan Zang Yuwan melanjutkan perjalanan mereka. Beberapa jam kemudian, mereka tiba di perbatasan padang tornado.
" Bersiaplah untuk keluar." Ucap Guang Yiang memberi aba-aba.
Lima menit kemudian..
Wuus
Wusss
Wuss
Mereka melesat dengan cepat menembus badai tornado yang sangat tebal.
Wuss
Wusss
Wuss
Mereka berdua tiba dekat kota matahari.
" Adik, apakah kita sudah sampai di jantung benua matahari?" Tanya Guang Ruis.
__ADS_1
" Ya kak. kita sudah sampai. Dan didepan kita adalah kota matahari. kota yang menjadi pusat kekaisaran. Selain kota matahari masih ada beberapa kota besar lainnya seperti kota tombak bumi, kota danau hijau, kota giok dan kota langit merah. Dan masih banyak kota kecil lainnya." Jelas Guang Yiang.
" Tapi, bagaimana kau tahu semua itu. Sedangkan kau baru pertama kali datang kesini.?" Tanya Guang Ruis.
" Ya, aku pernah kesini sekali dan mendengar seluruh informasi tentang jantung matahari." Jawab Guang Yiang.
" Hei kalian mau berbincang terus di sana atau melanjutkan perjalanan kita." Teriak Xin Hua.
" Baik-baik. Ayo kita lanjutkan perjalanan kita dengan jalan kaki." Ucap Guang Yiang.
" mengapa kita tidak terbang saja?" Tanya Guang Ruis.
" Makanya jadi orang itu banyak berpetualang, paling tidak rajinlah membaca buku.". Ucap Guang Yiang.
" Kita di larang terbang disini. Jika kita terbang, maka kita akan di kenakan hukum." jelas Xin Hua.
Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka dengan berjalan kaki. Sesampainya di depan gerbang kota, mereka di cegat oleh prajurit gerbang.
" Berhenti. Orang luar dilarang masuk kedalam kota." Cegat prajurit.
" Memangnya mengapa orang luar dilarang masuk?" Tanya Guang Yiang.
" Ini adalah perintah dari yang mulia kaisar. Siapapun dilarang masuk kedalam kota." Jawab prajurit tersebut.
" Jika kalian tetap ngotot ingin masuk kedalam kota, maka kalian harus membayar sebesar satu juta kristal awan." Ucap prajurit tersebut.
" Kak. Mengapa kau menghentikanku?" Tanya Zang Yuwan.
" Itu karena jika kau menyerang dan membunuh prajurit itu maka akan mengundang perhatian kaisar Sun." Jawab Guang Yiang.
" Baiklah kami akan membayar biaya masuk kedalam kota." Ucap Guang Yiang lalu melemparkan sekantong yang berisi satu juta kristal awan.
" Baiklah tuan boleh masuk kedalam kota." Ucap prajurit berubah menjadi ramah.
" Cih, dasar penjilat." Gumam Guang Ruis.
Mereka berlima berjalan masuk kedalam kota. Prioritas utama mereka adalah mencari penginapan untuk beristirahat karena hari sudah senja.
Mereka terus berjalan, dan di perjalanan mereka melihat banyak sekali warga yang mengemis.
" Mengapa kota ini berubah sangat cepat. Sebulan yang lalu semuanya baik-baik saja." Batin Guang Yiang.
" Tuan, mohon sedekahnya." Ucap mereka meminta-minta.
" Baiklah aku akan memberikan uang kepada kalian, tapi ceritakan apa sebenarnya yang terjadi." Ucap Guang Yiang lalu memberikan masing-masing lima ratus kristal awan kepada para pengemis tersebut.
" Baiklah, coba ceritakan apa sebenarnya yang terjadi di kota ini." Pintah Guang Yiang.
__ADS_1
" Baik tuan."
" Sebulan yang lalu, Kaisar Sun Gou menaikkan pajak. Dia juga bekerja sama dengan sekte naga merah. Dia berencana menginvasi benua kosmik, tapi mereka pulang dengan tangan hampa karena benua misterius itu di lindungi oleh sebuah perisai tak kasat mata. Ditambah lagi, putra kedua kaisar mati di benua itu membuat dia sangat marah. Dia pun mengeluarkan perintah wajib militer bagi seluruh pemuda yang ada di seluruh jantung benua matahari. Jika menolak maka seluruh klan mereka akan di hancurkan. Dan bagi warga biasa diharuskan membayar pajak dua kali lipat dari biasanya untuk membiayai prajurit mereka. Bagi yang tidak mampu membayar pajak maka mereka akan di siksa dan rumah mereka diambil." Jelas pengemis tersebut.
" Hem pemuda yang bagus."
" Hai nak. kau wajib ikut menjadi prajurit kekaisaran." Ucap komandan kan.
" Maaf. Tapi aku tidak tertarik menjadi prajurit istana. Aku suka menjadi pengelana biasa." Tolak Guang Yiang.
Begitu juga dengan Zang Yuwan dan Guang Ruis. Mereka juga menolak perintah sang komandan.
" Sialan. Kalian tidak punya hak untuk menolak perintah kaisar. Jika kalian menolak maka seluruh klan kalian akan kami hancurkan." ancam komandan tersebut.
" Asal kau tahu saja. Walaupun kau mencari ke benua bintang dan kosmik sekalipun kau tidak akan menemukan keberadaan klan kami." Ucap Xin Hua.
" Oh kalau begitu aku akan membebaskan aturan itu untuk kalian bertiga, asal kalian memberikan kedua wanita cantik itu padaku." Ucap komandan tersebut.
Bruukk
Boomm
Komandan Kan tiba-tiba saja dilempar dan menabrak rumah para warga.
" Asal kau tahu saja, lebih baik aku mati dari pada menyerahkan istriku pada kalian." Ucap Zang Yuwan.
" Dan juga singkirkan pikiran bodohmu itu, karena hari ini aku akan membuatmu menjadi sampah." Ucap Guang Yiang.
Buukk
Boomm
Boomm
Guang yiang menghancurkan dantian milik komandan tersebut.
" Karena aku tidak ingin ada masalah, maka aku akan mengantarmu pulang." Ucap Guang yiang lalu menghapus ingatan komandan kan tentang dirinya dan mengirimnya ke istana begitu juga dengan prajuritnya.
" Ayo kita pergi." Ucap Guang Yiang.
Beberapa jam kemudian, mereka menemukan sebuah penginapan kecil. Karena hari sudah malam, mereka pun masuk kedalam penginapan tersebut.
" Permisi, kami ingin menginap selama satu malam di sini." Ucap Guang Yiang.
" Berapa kamar yang ingin tuan muda pesan.?" Tanya kasir penginapan.
" Kau ingin memesan tiga kamar, berapa harga permalamnya."
__ADS_1
" Karena tuan memesan tiga kamar, maka harganya adalah 200 kristal langit." Ucap Kasir tersebut.