
Suasana di sebuah ruang keluarga terlihat ramai dan diselingi perbincangan dari beberapa dari orang. Marie Rosemburg terlihat diam mematung memandangi saudara – saudara mendebatkan perihal perjodohan putra – putra nya. Marie menoleh pada pria tua yang sedari tadi mengelus pipi seorang wanita yang berada disampingnya.
Karena merasa terganggu dengan suara – suara yang mengganggu ketenangan nya, pria itu memukul meja dengan keras dan membuat suasana menjadi hening.
“Di mana sopan santun kalian? Ayah sedang berada di sini kalian malah berdebat tidak jelas,”ucap Michael Rosemburg. Ia menatap tajam ke arah putra dan putri nya.
“Marie, apa sebenar nya yang terjadi pada Damien? Kenapa ia tak pernah pulang ke rumah?" Tanya Michael.
“Maafkan aku ayah, tapi Damien saat ini sedang berada di Academy karena sebentar lagi ia akan menguji ujian master nya,”jawab Marie seraya memandangi ayah nya.
“Ayah, bisakah ayah jelaskan mengapa ayah mengumpulkan kami disini? Saya sedang sibuk ayah, banyak sekali masalah di kerajaan saat ini,”ucap Edward Rosemburg.Ia adalah Putra tertua Rosemburg yang saat menjabat sebagai perdana menteri di kerajaan Moon.
“Baiklah, baiklah. Ayah mengadakan rapat keluarga hari ini karena ayah ingin membahas tentang pertunangan Alec dan Damien. Rencana nya Alec akan di tunangkan dengan putri keenam kerajaan Moon, Shiana Moon. Bagaimana menurutmu Marie, apa kau setuju? Ini permintaan langsung dari Raja."
“Ayah, apapun menurut ayah baik, Marie akan setuju,”ucap Marie.
“Tapi bukan nya Putri keenam masih belajar di Academy. Apa Alec bersedia bertunangan dengan murid nya sendiri. Ayah tahu kan bagaimana sifat keras Alec,”terang Ricchi Rosemburg. Ia adalah putra bungsu dari keluarga Rosemburg.
“Tahu apa kau tentang Alec?" Geram Marie.
“Kenapa? Kau takut jika pertunangan mereka dibatalkan karena sifat keras anak mu itu,”ucap Ricchi di selingi tawa angkuh nya.
“Jaga ucapan mu Ricchi. Kau tidak berhak berbicara seperti itu pada Kakak mu,”tegur Sofia Rosemburg. Ia adalah putri kelima di keluarga Rosemburg.
“Lalu Bagaimana dengan Damien ayah?" Tanya Marie yang masih menatap sinis ke arah Ricchi.
“Damien akan di tunangkan dengan Riley Hernandez dari keluarga Hernandez. Seperti nya keluarga itu sangat menyukai putramu,”ucap Michael dengan senyum mengembang.
“Beruntung sekali putra – putra mu Marie,”ucap Marla Rosemburg dengan senyum manis nya. Ia adalah Putri kedua di keluarga Rosemburg.
"Terima kasih kak Marla,"ucap Marie Rosemburg.
Saat mereka asyik berbincang sambil minum teh, seorang pelayan masuk dan memberitahukan jika keluarga Hernandez sedang berada di ruang tamu. Hal itu sontak membuat mereka semua bingung. Michael segera menuju ruang tamu diikuti anak – anak nya.
Di ruang tamu, keluarga Hernandez yang terdiri dari Riley Hernandez dan kedua orang tua nya, Peter Hernandez dan Lilia Hernandez beserta kedua paman Riley, Martin and Mion Hernandez. Michael yang sudah tiba di ruang tamu menyambut mereka dengan senyuman. Semua keluarga Rosemburg sudah duduk bersama keluarga Hernandez di ruang tamu.
“Selamat datang Peter,”sapa Michael Rosemburg.
“Terima kasih paman,”ucap Rian Hernandez.
__ADS_1
“Ada hal penting apa sampai keluarga Hernandez datang ke tempat kami?” Tanya Edward Rosemburg dengan sopan.
“Begini paman, saya ingin melaporkan perbuatan cucu anda, Damien. Ia telah merendahkan putri saya Riley,”ucap Peter dengan tenang.
“Apa? Bagaimana bisa? Damien, putra saya tidak mungkin melakukan hal serendah itu,”ucap Marie yang masih tak percaya jika putra yang ia didik penuh sopan santun merendahkan orang lain.
“Itu benar bibi Marie. Ia bahkan mengatakan jika tak ingin bertunangan dengan saya. Ia merendahkan saya di depan Isabel,”jelas Riley dengan mata berkaca – kaca.
“Mohon maafkan cucu saya yang bodoh itu. Saya akan mendidik dia lebih baik lagi,”ucap Michael yang merasa cemas jika keluarga Hernandez membatalkan pertunangan mereka.
“Jangan cemas kakek, aku tidak berniat membatalkan pertunangan ini, aku malah merasa ingin cepat bertunangan dengan Damien. Apa lagi sekarang Damien sudah menjadi master termuda di Academy,”jelas Riley dengan senyum manis nya.
Ketika mendengar ucapan Riley, keluarga Rosemburg tak bisa menutupi betapa terkejut nya mereka. Mereka tidak percaya jika Damien sudah menjadi master bahkan keluarga Hernandez pun terkejut mendengar ucapan Riley.
“Riley sayang, bisakah kau jelaskan pada bibi bagaimana Damien bisa menjadi master?” Tanya Marie
“Beberapa hari lalu aku, Flowerina dan Isabel bertemu dengan Damien. Ia hendak ke kantor Academy membuat surat rekomendasi. Ia juga mengatakan kalau ia sudah lulus menjadi master. Karena penasaran, aku, Flowerina dan Isabel mengunjungi paman Jayland dan ternyata benar jika Damien sudah resmi menjadi master. Bukankah itu mengagumkan Ayah,” jelas Riley
“Damien memang hebat,”puji Mion Hernandez.
“Hebat sekali putra mu Marie,”puji Sofia dengan senyum manis nya.
Sesaat suasana ruang tamu menjadi hening. Riley terlihat tersenyum penuh kemenangan.
Aku seperti nya berhasil membuat keluarga ini kehilangan kata – kata. Damien, kau tak bisa lari dari ku. Kau adalah milik ku dan selama nya menjadi milik ku, tidak sia – sia aku pura – pura sakit dan diizinkan untuk pulang.
“Jadi kapan pertunangan ku dan Damien akan di adakan Kakek?” Riley menatap Michael dengan mata berbinar - binar.
“Segera. Saya akan meminta Damien kembali ke rumah dan setelah itu kami akan memberi kabar kapan acara kalian akan dilangsungkan.”
“Terima kasih paman,”ucap Peter Hernandez.
“Saya yang harus minta maaf pada keluarga Hernandez karena kelakuan cucu saya.”
“Tidak perlu tuan, kami bisa memahami itu apalagi mereka berdua masih berada di usia yang masih muda,”ucap Lilia Hernandez.
Mereka pun terlihat bersenda gurau sembari meminum teh. Marie terlihat meremas jari nya.
Bagaimana ini? bagaimana caraku menjelaskan pada ayah kalau Damien pergi dari rumah ini dan memilih tinggal bersama ayah nya. Ayah pasti akan murka pada ku. Aku harus secepat nya membujuk Damien agar mau kembali ke rumah ini.
__ADS_1
Karena merasa masalah dengan keluarga Rosemburg sudah terselesaikan, keluarga Hernandez pun bersiap kembali ke kediaman mereka.
“Paman sekali lagi terima kasih karena menerima dengan baik. Saya dan keluarga akan kembali ke kediaman kami,”ucap Peter Hernandez.
Michael tersenyum seraya berjalan mengantar keluarga Hernandez sampai ke depan kereta kuda mereka. Setelah kereta keluarga Hernandez berlalu meninggalkan pekarangan rumah, senyum Michael menghilang.
Ia buru – buru masuk ke ruang tamu. Ia duduk dan menatap semua anak – anak nya yang sedang asyik menikmati pancake.
“Bagaimana pun cara nya Damien harus menikahi Riley. Ini adalah cara membuat keluarga Hernandez untuk berpihak pada kita.”
“Maksud ayah?” tanya Edward Rosemburg.
“Ayah, aku mohon agar ayah tidak merencanakan hal buruk, ini demi kelurga kita.”Gabriel Rosemburg.
“Apa yang sebenar nya ayah rencanakan?”tanya Marie Rosemburg.
“Kau tidak usah banyak bertanya Marie. Tugasmu hanya memastikan putra – putra mu tidak membangkang. Apa kalian pikir ayah sebodoh itu membuat keluarga kita hancur?"
“Tapi ayah, tidak mudah membujuk Damien. Ayah tahu sendiri kan bagaimana keras nya Damien,”jawab Marie Rosemburg.
“Biar ayah yang mendidik anak itu. Aku Pakai cara apapun untuk membuat nya patuh padamu.”
Richi yang saat itu sedang meminum teh nya, menatap Marie dengan seringai nya.
“Ayah, beberapa hari yang lalu Juline datang ke sini.” Richi Rosemburg.
“Juline? Siapa dia?”
“Astaga, bagaimana ayah bisa melupakan cucu perempuan ayah yang tak terlahir mengerikan itu.”
“Ahh gadis itu, untuk apa dia kemari? Marie kenapa sampah itu bisa menginjakan kaki nya di kediaman ku ini?” tanya Michael Rosemburg.
“Maaf ayah tapi aku juga bingung bagaimana anak itu bisa sampai dirumah ini.”
“Ayah tidak menerima alasan apapun. Jika anak itu masih berani menampakan dirinya di kediaman ku ini, akan ku bunuh dia saat itu juga. Aku tidak punya cucu seperti itu, ia hanya aib bagi keluarga kita. Seandai nya kau tidak menikahi rakyat jelata itu, keluarga kita tak harus menanggung aib seperti dia.”
Marie hanya tertunduk. Ia tak berani menantang ucapan nya ayah nya. Setelah itu mereka kembali ke ruangan masing – masing kecuali Edward dan Gabriel yang langsung kembali ke kerajaan.
Chapter selanjutnya akan menceritakan tentang keseharian Juline selama di Wizard academy. Bagaimana kah Juline menghadapi lingkungan baru nya, di Wizard academy pula bagian demi bagian dari puzzle tentang diri nya perlahan menyatu. Bersiaplah kita akan memasuki pertengahan cerita dengan masalah baru dan orang - orang baru yang saling terhubung dengan Siapa dan tujuan sebenar Mint menempati tubuh Juline.
__ADS_1
Happy Reading ♡♡♡♡