
Dentuman demi dentuman terdengar saat para High Vampire mencoba menghancurkan perisai yang melindungi negeri Elf dari gangguan mahluk berbahaya seperti High Vampire. High vampire adalah jenis vampire yang berasal dunia paling bawah di dunia iblis. High vampire tak bisa naik ke permukaan karena dulu nya mereka ikut tersegel bersama raja iblis. Keluar nya para high vampire ke permukaan pertanda kebangkitan raja iblis yang tidak lama lagi. Para High vampire menyerang Negara Elf karena bangsa Elf ikut andil dalam penyegelan mereka.
Meskipun High Vampire pengikut setia raja Iblis, mereka tak segan – segan menghancurkan mahluk mana pun yang telah membuat mereka murka. Bahkan jika itu bangsa Elf yang masih mempunyai hubungan dengan raja iblis. Para panatua memperkuat perisai yang semakin lama semakin menepis.
Sebagian besar Master Elf membantu para Elf lain nya agar segera berlindung di tempat yang aman.
Di luar perisai, Dua orang high Vampire dengan garis wajah nyaris sempurna terlihat tersenyum saat melihat para Elf sibuk menyelamatkan diri mereka. Salah satu dari pria itu meminta para High vampire lain nya agar secepat nya menghancurkan perisai yang menghalangi mereka masuk.
“Kita masih bisa menerobos perisai ini, kenapa kita tak langsung masuk saja kakak?"tanya pria bermata merah darah bernama Lazarus. Lazarus adalah salah satu High vampire terkuat yang juga seorang pangeran dari kerajaan High Vampire. Ia ikut tersegel di saat raja Iblis di kalahkan.
“Tak perlu terburu – buru adik ku, kita harus menikmati hari ini, lihatlah betapa ketakutan nya mereka. Cih, aku tak percaya bangsa mereka bisa ikut menyegel kita."Jelas Rudolph. Ia merupakan High Vampire sekaligus putra mahkota. Amarah nampak terlihat di wajah mereka. Lazarus terlihat meregangkan tubuh nya yang sudah ratusan tahun tersegel di lapisan paling bawah di dunia iblis.
“Kalian semua hancurkan perisai itu, aku tak sabar ingin mencabik tubuh mereka,"teriak Victoria. Ia adalah salah satu High Vampire yang kehilangan keluarga nya di tangan para bangsa Elf.
Perisai yang melindungi bangsa Elf perlahan –lahan retak. Panatua yang melihat itu berusaha menutup keretakan itu dengan bantuan Master Elf lain nya. Sebagian master Elf mulai memuntahkan seteguk darah karena kekuatan mereka yang terkuras habis melapisi perisai mereka dari high Vampire yang terus menghantam perisai pelindung mereka. Sementara itu raja Samuel dan kedua adik nya sudah sampai di negeri Elf. Mereka kini berada di hadapan para High Vampire.
__ADS_1
“Hentikan!"teriak Raja Samuel. Semua High Vampire berbalik menatap raja Samuel, Dark dan Dioz yang menatap tajam ke arah mereka. Rudolph dan Lazarus menyeringai dan terbang mendekat ke arah mereka bertiga.
“Lihatlah adik ku, tiga mahluk tak berguna datang dan mencoba mengacaukan segala rencana kita,"ucap Rudolph dengan tatapan merendahkan.
“Sebaik nya kalian kembali ke dunia iblis, apa kurang cukup hukuman kalian?"tanya Dark.
“Diam kau! Seorang anak yang tak mampu menolong ayah nya sendiri tak pantas berbicara seperti itu, harus nya kalian yang dihukum karena tak berguna,"jawab Lazarus.
“Rudolph, hentikan semua ini dan kembali lah kedunia iblis. Aku adalah raja iblis saat ini, aku bisa saja mengasingkan kalian lagi,"ucap Samuel.
“Cih, apa kau tak punya malu? Mengakui tahta yang tak pernah di berikan padamu. Ingat Samuel kami adalah tangan kanan Raja Iblis Slava, kami kembali untuk membalas dendam atas perbuatan mengerikan mereka pada raja kami, sebagai putra nya kalian lah yang seharus nya melakukan nya, tapi kenapa kalian berpihak pada mahluk menjijikkan seperti mereka?” ucap Rudolph.
Victoria menggerakan satu jarinya dan dengan cepat pedang – pedang itu melesat menuju ke arah mereka bertiga. Dioz dengan cepat membuat portal di hadapan mereka membuat pedang – pedang masuk ke dalam portal yang membawa pedang – pedang itu kembali ke arah high vampire dan menyerang mereka satu persatu.
Victoria yang melihat itu nampak geram. Ia kembali mengeluarkan pedang yang di selimuti api hitam. Lazarus yang melihat itu mencoba menghentikan Victoria.
__ADS_1
“Kenapa anda menghentikan saya pangeran? Biarkan saya memberi mereka pelajaran.”
“Victoria, kau harus ingat mereka tetaplah putra dari raja iblis Slava, kita tak boleh memusnahkan mereka, pedang itu sangat berbahaya kau bisa menggunakan pedang itu untuk membunuh penghuni dunia atas,"ucap Lazarus dengan seringai nya. Victoria menarik pedang nya masuk ke dalam portalnya.
Dioz dan Dark melesat menyerang Lazarus dan Victoria tapi Rudolph lebih dulu menyerang mereka berdua dan membuat mereka berdua terlempar ke arah Samuel. Dioz dan Dark memuntahkan seteguk darah karena serangan Rudolph yang cukup keras. Samuel yang melihat adik nya terluka tampak geram. Raja Samuel menatap tajam ke arah Rudolph. Tiba – tiba saja sebuah sulur hitam melilit leher Rudolph. Lazarus yang melihat itu berusaha menyerang Raja Samuel, ia melesat dengan cepat meraih Dioz dan Dark.
Lazarus mencekik Dioz dan Dark lalu melempar mereka berdua ke dalam portal hitam milik Victoria. Victoria yang kini berada di belakang Raja Samuel menusuk bahu raja Samuel dengan taring binatang Iblis yang membuat Raja Samuel melepaskan sulur nya dari Rudolph. Raja Samuel mengeluarkan aura pekat nya dan membuat Lazarus dan Victoria menjauh.
“Dimana adik – adik ku?”teriak raja Samuel dengan mata merah menyala.
“Aku hanya membawa mereka ke tempat yang tenang, kau harus nya bersyukur karena adik – adik mu tak aku musnahkan, kau sangat berani menyakiti kakak ku,"ucap Lazarus.
“Aku sudah bilang kau tak bisa melawan kami, kau tak bisa menyelamatkan para mahluk menjijikan ini, kau tak pantas jadi raja, kau lemah. Harus nya kau sadar yang pantas menjadi raja selanjut nya adalah aku, bahkan Greenlight mengakui nya."ucap Rudolph.
Para Elf terdiam menatap raja Samuel yang tengah berhadapan dengan ketiga High vampire yang terus menyudutkan. Tanpa terasa air mata panatua jatuh, ia bisa melihat apa yang akan menimpa bangsa nya. Semua Elf menatap dan seakan mengerti arti air mata panatua mereka. para Elf semua duduk bersila dihadapan panatua. Tak ada lagi yang berusaha berlari menyelamatkan diri. Semua Elf keluar dari persembunyian mereka dan duduk di hadapan panatua dan master Elf yang masih berusaha mengerahkan sisa energy mereka. Panatua meminta mereka berhenti.
__ADS_1
“Seperti nya ini sudah waktu nya, apa kalian semua sudah siap?"tanya Panatua yang menatap para Elf yang menatap nya dengan tatapan seakan siap menerima takdir mereka.
“Kami semua siap Panatua, ini adalah takdir yang harus kita terima, kami semua menyerahkan hidup kami pada mu panatua,”ucap Leca mewakili semua Elf.