
Putri Shelyn dan Ratu yang mendengar pangeran Petra membela Juline nampak geram, putri Shelyn nampak berlutut dihadapan ayah nya.
“Ayahanda, aku setuju pada para panatua, gadis itu memang seorang monster, ia bahkan berani menantang ku dan meremehkan ayahhanda,”ucap Putri Shelyn.
“APA?! Apa yang kau katakan itu benar?”
“Benar ayahanda, ada juga yang mendengar gadis itu mengatakan hal itu.”
“Baiklah, ku perintahkan tangkap gadis itu beserta keluarga nya, cari mereka dimanapun, jika ada yang menghalangi kalian bunuh saja, para perdana menteri tuliskan surat pada ketiga kerajaan dan memberitahu mereka jika mereka berani menyembunyikan buronan itu maka mereka akan menjadi musuh kerajaan kita,”ucap Raja Moon.
Para Ing dan pangeran Lauren nampak menunduk, berusaha menahan amarah mereka atas ucapan putri Shelyn. Ratu terlihat tersenyum puas begitupun para panatua.
“Dan untuk kalian para Ing, jika kalian diketahui berusaha menyembunyikan gadis itu, akan ku hukum kalian beserta keluarga kalian, monster itu harus dimusnahkan, atau ia akan menjadi bencana untuk kerajaan kita,”ucap Raja Moon.
Semua orang nampak memberi hormat, para Ing terlihat pasrah dengan keputusan raja Moon, satu persatu mereka keluar dan kembali ke academy, sementara Ing Noel nampak mengepalkan tangan nya dan keluar dari istana,
“Kak, kakak mau kemana?” tanya Ing Shen.
“Aku akan ke frost."
“Ketua, apa yang kau pikirkan? Untuk apa ketua ke frost?” tanya Ing Green.
“Aku akan meminta ayah ku menolong Juline, kalian tahu ia tidak bersalah, aku penasaran apa yang terjadi pada para panatua, apa mata mereka buta,”
“Aku juga penasaran, jelas – jelas Juline melakukan hal yang benar,”ucap Ing Cosmo.
“Baiklah, kami akan ikut dengan ketua,”ucap Ing Carmel.
Para Ing pun berangkat dengan melewati portal menuju frost. Mereka pun sampai di gerbang masuk frost, nampak Diz Tiuz dan Diz Anzit terkejut dengan kedatangan para Ing yang tiba – tiba.
“Ada apa ini, kenapa kalian datang ke sini beramai – ramai?” tanya Diz Tiuz.
“Panatua, apa ayahku ada di dalam?” tanya Ing Shen.
“Ketua sedang ke nirwana, ada apa rupa nya kalian datang kemari?” tanya Diz Anzit.
Ing Daniel pun menceritakan hal yang terjadi di kerajaan Moon serta keputusan raja yang menginginkan Juline dan keluarga nya di hukum.
“Jadi kalian menantang keputusan raja? Apa kalian tahu akibat dari menantang kerajaan,”ucap Diz Anzit.
__ADS_1
“Sebaiknya kalian kembali dan ingat jangan pernah mencoba ikut campur masalah kerajaan, dan gadis itu adalah segel dari penguasa kegelapan dan kalian tahu bila membiarkan dia hidup kan,”ucap Diz Tiuz.
Para Ing terpaku mendengar penuturan Diz Tiuz, bagi mereka segel penguasa kegelapan seperti sebuah dongeng pengantar tidur, hal itu membuat Ing Noel tak mampu berkata apapun lagi,
“Sebaiknya kalian bekerja sama dengan kerajaan menangkap gadis itu.”
****
Di nirwana nampak dewa Q dan dewa cahaya tengah rapat bersama dewa Axel, Dewa Agra dan Dewa Noze dan Dewa Marsyal. Mereka nampak serius memperbincangkan sesuatu.
“Sudah saatnya kita bersiap, beberapa hari lagi bulan purnama merah akan muncul bersamaan dengan itu mahluk kotor itu akan bangkit, saat itu tiba musnahkan mahluk itu dengan segelnya dan bunuh segelnya sekalian,”jelas Dewa Agra.
“Tapi dewa kita harus memberi peringatan pada pemimpin dunia sihir apron dan keempat kerajaan, dampak kebangkitan itu akan membuat kerusuhan yang cukup hebat di kerajaan mereka, para binatang iblis akan keluar dan menyerang kerajaan, bersamaan dengan itu para iblis pasti ikut bertindak,”ucap Dewa Axel.
“Kita akan meminta dewa kegelapan dan dewa kematian mengurus para iblis itu,”ucap dewa Agra.
“Apa kita bisa percaya pada mereka berdua?” tanya dewa cahaya.
“Kita bisa memusnahkan mereka jika berani berkhianat pada kita,”jawab Dewa Agra.
“Dewa Q, aku percayakan semua padamu, hanya kau yang bisa mengendalikan gadis itu, kita harus bisa menyelesaikan ini dengan baik demi adikmu,”ucap Dewa Agra.
Dewa Q tak bergeming mendengar ucapan Dewa Agra, ia merasa sesuatu berkecamuk dalam hatinya, mengingat Juline dan semua kebohongan kepada Juline, membuat nya tak bisa berhenti memikirkan Juline. Dewa cahaya menoleh melihat Dewa Q yang terdiam.
“Ketua, apa kau mencemaskan Juline, ketua harus fokus pada rencana awal ini adalah satu – satu nya cara memusnahkan penguasa kegelapan.”
“Aku tidak sanggup jika harus mengorbankan gadis itu, aku merasa tidak sanggup lagi melakukan nya, penderitaan apa lagi yang harus ia lewati."
Para dewa terlihat meninggalkan aula, tinggalah dewa Agra, dewa Cahaya dan Dewa Q,
“Ayah, sampai kapan ayah akan melakukan hal ini?” tanya dewa Q.
“Sampai mahluk kotor itu benar – benar musnah,”jawab Dewa Agra.
Datanglah Shion Ing Frost melalui portal, ia sedikit membungkuk dan memberi hormat pada ketiga dewa itu,
“Salam Ayah dan kakak,”sapa Shion Ing frost.
“Ada perlu apa nak kamu kesini?” tanya Dewa Agra.
__ADS_1
“Saya hanya ingin menanyakan sesuatu tentang segel penguasa kegelapan ayah.”
“Sebaiknya kau memperingatkan para pemimpin kerajaan untuk memperkuat penjagaan kerajaan mereka karena kebangkitan penguasa kegelapan sebentar lagi.”
“Kenapa ayah membiarkan penguasa kegelapan bangkit?”
“Kita tidak mungkin mengurung nya terus menerus, aku hanya membiarkan nya bangkit agar supaya ia bisa dimusnahkan oleh segelnya, dan hanya segel itu satu – satu nya yang bisa memusnahkan nya, dan inilah saat nya, kita sudah menunggu selama 1000 tahun.”
“Tapi ayah bagaimana dengan resiko dari kebangkitan itu?”
“Maka dari itu aku meminta kau mengerahkan semua penghuni kota sihir untuk melindungi dunia sihir apron dan seisi nya, bersiaplah.”
Shion Ing Frost pun pamit dan kembali ke Frost. Saat sampai di frost ia langsung memerintah semua master sihir dan perwakilan kerajaan untuk kembali ke kerajaan mereka dan melindungi kerajaan mereka dari dampak kebangkitan penguasa kegelapan beberapa hari lagi dan meminta raja Moon untuk tidak menangkap Juline.
Ing Noel dan Ing Shen menghampiri Ayah mereka,
“Ayah apa yang sebenarnya terjadi, apa benar Juline-
“Kau benar, sebaiknya kau kembali ke kerajaan Moon dan mempersiapkan diri melindungi kerajaan itu dari dampak kebangkitan penguasa kegelapan,”ucap Shion Ing.
“Tapi ayah-
“Noel, ayah tahu apa yang kau rasakan saat ini, buang jauh – jauh perasaan itu, ia diciptakan bukan untuk di cintai, ia ada karena untuk menjadi segel.”
“Bukankah ucapan ayah sangat mengerikan? Bagaimana Ayah bisa mengucapkan hal seperti itu?"
"Noel, kau tak paham apapun, sebaiknya kau kembali dan lindungi kerajaan."
"Aku akan melindungi Juline apapun yang terjadi."
"Apa kau sedang menantang ayah? kau sudah dijodohkan dengan seorang putri bangsawan, untuk apa menyukai monster itu."
Ing Noel menahan amarahnya mendengar ucapan ayah nya, ia pun keluar dan membanting pintu. Ing Shen hanya terpaku mendengar perdebatan ayah dan kakak nya.
"Shen, tolong sadarkan kakakmu bahwa gadis itu hanya akan membawa hal buruk pada hidupnya, jangan sampai kakek kalian mendengar hal ini."
Para Ing pun kembali ke Academy sementara Shion Ing Frost duduk dan menatap kosong sembari membayangkan ucapan Ing Noel.
"Kau tak bisa bersama dengan gadis itu Noel, takkan pernah bisa, ada ikatan yang mengerikan di antara kalian,"gumam Shion Ing Frost.
__ADS_1
Hi readers.. kita hampir sampai di akhir cerita. Terima kasih yang sudah membaca cerita ini. Hope you enjoyed ☺️
Happy Reading 🔥🔥❤️