
Setelah lima hari dirawat di rumah sakit, akhirnya Gamal kembali beraktivitas seperti biasa di kantor pusat perusahaan Anderson.
"Ini" Gide menyerahkan satu buah amplop coklat kepada sang kakak.
"Apa ini?" Gamal bertanya dengan penasaran.
"Buka dan lihatlah!" Gide tidak mau menjelaskan.
Tanpa menunggu lama, Gamal kemudian membuka amplop coklat tersebut. Matanya langsung membulat ketika melihat beberapa foto yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
"Dari mana kau dapat ini semua?" tanya Gamal kepad Gide.
__ADS_1
"Tidak penting aku dapat dari mana ini semua, yang terpenting adalah fakta dibalik foto-foto itu!" Gide memberi penekanan.
"Jadi selama ini dia berbohong padaku?" Gamal terlihat begitu kecewa.
"Seperti yang bisa kau lihat di foto itu!" Gide tersenyum sinis.
Selama ini, diam-diam Gide meminta ijin kepada Mike untuk memakai jasa anak buahnya yang biasa menyelidiki kasus kejahatan di perusahaan untuk menyelidiki kehidupan pribadi Niken. Setelah melakukan pendekatan dan menyogok orang-orang terdekat di kediaman orang tua Niken, maka Gide pun mengantongi foto-foto yang selama ini menjadi bukti kebohongan Niken.
"Dia menikah empat tahun lalu, tepat satu hari setelah menghilang darimu tanpa kabar. Suaminya adalah pengusaha kaya yang sudah berumur. Ia dipaksa menikah karena sang ayah terlilit hutang dan hanya bisa menebusnya dengan cara menikahkan Niken sebagai istri ketiga pria itu" Gide menjelaskan poto pertama dimana Niken sedang melangsungkan pernikahannya.
"Ini anaknya, bernama Nita, saat ini Niken menitipkannya ke panti asuhan setelah sang suami meninggal dunia, ia merasa malu karena sudah menjadi janda dengan status anak satu, oleh karena itu akhirnya ia mengarang cerita bahwa ia mengalami sakit gagal ginjal untuk menutupi rasa malunya dan juga sekaligus hendak mengalihkan issue bekas luka di bagian operasinya saat melahirkan dengan mengatakan bahwa itu adalah bekas operasi transplantasi ginjalnya" Gide sangat detail menjabarkan setiap kebohongan yang dilakukan Niken.
__ADS_1
"Aku tidak menyangka dia bisa berbohong sebesar ini!" Gamal benar-benar tidak habis pikir. Niken yang lugu dan polos dulu kini sudah berubah menjadi seseorang yang jauh berbeda.
"Keadaan yang menghimpitnya, sebenarnya aku kasihan pada nasib Niken, tapi seharusnya dari awal dia jujur. Andaikan dia jujur, mungkin saat ini ayahnya sudah terbebas dari lilitan hutang pria tua bangka itu dan nasibnya tidak seburuk ini. Aku rasa uncle Mike tidak akan diam saja jika melihat sahabat baik anaknya mengalami kesulitan, apalagi status Niken juga adalah kekasihmu!" Gide berusaha bersikap objektif.
"Kasihan sekali Niken!" Gamal begitu iba kepada Niken.
"Dengar aku baik-baik, sekarang kau sudah tau faktanya kan? artinya kau sudah bisa memantapkan pilihan hatimu hanya untuk Sera seorang tanpa merasa bersalah dengan penyakit gagal ginjal Niken seperti sebelumnya. Jangan buang kesempatan emas ini selagi Sera belum menjalin hubungan dengan pria manapun, kejar dia!" Gide memberi dukungan kepada sang kakak.
"Terima kasih Gide, entah apa jadinya aku jika kau tidak menunjukkan semua bukti ini kepadaku!" Gamal memeluk erat sang adik.
"Kau adalah kakakku, jika kau sakit, akupun turut merasakannya" Gide membalas pelukan sang kakak.
__ADS_1
"Aku akan memperjuangkan cintaku kepada Sera" Gamal seperti mendapatkan hadiah dari Surga.
"Good job!" Gide tersenyum bahagia melihat semangat hidup sang kakak kembali bangkit.