Sangkakala Milik Serafim

Sangkakala Milik Serafim
Rumah Baru


__ADS_3

Setelah kejadian itu, Sera dan Gamal sudah tidak mood lagi untuk melanjutkan bulan madu mereka dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah.


"Jadi kalian mau pulang juga bersama dengan kami?" Gaby bertanya kepada pengantin baru itu.


"Iya kak, percuma juga kan kami di sini karena aku sedang berhalangan, lagi pula mood kami sudah hancur karena ulah dua bajingan tengik itu!" Sera melirik ke arah Rafael dan Richard.


"Ya sudah terserah kalian saja, lalu kalian mau pulang ke rumah siapa? rumah bunda Ananda atau mama Maya?" tanya Gaby.


"Tidak kedua-duanya kakak ipar, kami akan langsung pulang ke rumah kami saja, seperti kalian dulu saat baru menikah!" Gamal berkata sambil menatap Dimas dan Gaby secara bergantian.


Seperti halnya Gaby dan Dimas saat menikah dulu, Sera dan Gamal pun mendapatkan hadiah pernikahan berupa sebuah rumah mewah yang berada di dalam komplek perumahan elit mereka dari Ananda dan Mike. Jaraknya hanya beberapa blok dari rumah Ananda, Maya, Gaby, dan Ayu.


..........


"Ayo sayang" Gamal menggandeng tangan Sera memasuki rumah baru mereka sesaat setelah turun dari mobil.


"Aku tidak pernah menyangka akan memiliki rumah sendiri dan hidup terpisah dari ayah dan bunda secepat ini" Sera berdiam diri sejenak menatap rumah yang akan ditempati olehnya dan juga Gamal yang kini sudah berstatus sebagai suaminya.


"Apa kau tidak suka?" Gamal meraih pinggang sang istri dan mengecup pipinya.


"Bukan begitu, hanya saja ini seperti mimpi, karena rasanya baru kemarin aku lulus sekolah dan mendaftar kuliah, tau-tau kini aku sudah menjadi seorang istri" Sera tersenyum kepada Gamal.


"Terima kasih sayang karena kau mau menerima pernikahan ini dan mengorbankan cita-citamu" Gamal memagut bibir mungil sang istri dengan lembut.

__ADS_1


"Ayo" Kini Sera yang mengajak Gamal masuk setelah mereka melepaskan pagutannya.


"Selamat datang tuan, nyonya, biar saya bantu membawa kopernya" Seorang pelayan menyambut dan memberi hormat kepada Gamal dan Sera di depan pintu utama.


"Terima kasih" Gamal dan Sera mengucapkan bersama-sama.


"Apa anda berdua ingin makan? biar saya siapkan segera jika memang sudah lapar" tanya sang pelayan.


"Kami ingin istirahat dulu di kamar, nanti saja saat jam makan malam" Gamal menjawab.


"Baik" sang pelayan kemudian mengikuti pasangan muda itu menuju ke dalam kamar mereka.


"Ada yang bisa saya bantu lagi?" tanyanya dengan sopan.


"Kalau begitu saya permisi dulu tuan, nyonya" menunduk dengan hormat sebelum keluar dari kamar utama yang sangat luas dan mewah itu.


"Terima kasih" Gamal menjawab sesaat sebelum pelayan menutup pintu.


"Sama-sama" kemudian mereka tinggal berdua saja di dalam kamar yang tertutup rapat.


"Ahhhhhhhh nikmat sekali" Sera merebahkan dirinya diatas tempat tidur dengan posisi telentang.


"Apa anda sedang menggodaku nyonya Gamaliel?" Gamal merangkak naik ke atas tubuu sang istri.

__ADS_1


"Sayang aku kan sedang berhalangan!" Sera langsung panik.


"Aku hanya ingin memelukmu saja kok" Gamal kemudian ikut merebahkan diri di samping Sera dan menarik gadis itu ke dalam pelukannya.


"Maaf ya, karena aku sedang datang bulan rencana kita jadi berantakan semua begini" Sera merasa sangat bersalah kepada Gamal.


"Sudahlah, jangan khawatir, kita masih punya banyak waktu kedepannya untuk melakukan semua itu" Ia mengecup kening sang istri dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"Terima kasih sayang" Sera memeluk sang suami dengan erat dan membenamkan kepalanya di dada bidang itu.


"Ayo kita tidur dulu, nanti habis itu baru makan malam" Gamal mengelus pipi Sera.


"Iya" Sera mengangguk tanda setuju.


Mereka berdua pun akhirnya sama-sama terlelap dalam buaian mimpi di sore hari nan cerah. Setelah tragedi semalam antara Gide dan Rachel, rasanya energi dan pikiran mereka seperti terkuras habis tanpa sisa.


......................


Halo sahabat, apa kabar? hayo siapa yang gemes liat kelanjutan kisah Gide sama Rachel???? Nah buat yang mau tau bagaimana kisahnya jangan lupa untuk pantau terus ya, karena Rosi akan melanjutkan kisah mereka di Novel terbaru berjudul "Cinta Karena Jebakan". Kita lihat bersama-sama, apakah yang akan terjadi selanjutnya, mungkinkah Gide memaksa Rachel untuk menikah sebagai bentuk pertanggung jawabannya? maukah Rachel menerima pernikahan paksa? atau terpaksa menikah setelah Rachel hamil? Hemmm gak sabar deh rasanya Rosi nulis bab baru tentang mereka.. Otak Rosi sudah menari-nari nihhhh heheheheh...


Oke Happy reading ya guysss..


Luv Luv.

__ADS_1


__ADS_2