Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Istana Dongguan


__ADS_3

...Kedengaran bunyi muzik di seluruh kawasan desa Tian Hong dan istana yang menganjurkan pernikahan Raja baru ,Raja Huang Feng yu dengan Ratu terpilih,Ratu Si Mei Shu , menikah dengan seorang yang masih belasan tahun membuat Raja tidak senang hati,bagi nya masih tidak cukup umur baru saja 18 tahun , Raja pula berumur 23 tahun....


...Setahun berlalu , dalam awan yang gelap seperti Hujan akan turun....


..."Aaaaaaahhhhhhh !" teriakan Ratu dalam kesakitan melahirkan anak pertama mereka....


...Terdengar teriakan yang sangat keras dalam kesakitan membuat Raja tidak senang hati. lalu beberapa minit kemudian terdengar bunyi tangisan seorang bayi....


..."Apakah anak ku sudah lahir.?"Raja...


...Raja pun dengan senang hati lalu seorang di hantar untuk memberi kabar....


..."Tahniah raja atas kelahiran seorang bayi,dan bayi itu adalah bayi lelaki" pelayan istana....


..."Tahniah , raja atas kelahiran seorang bayi lelaki"semua di dalam istana Chiong....


...Raja dengan senang hati mendengarkan nya lalu memberitahu pada sida-sida Wen....


..."Sida Wan pergi ke istana weiyeng dan beri tahu nama bayi itu adalah putera Huang ye chen." ujar Raja dengan tegas ....


...Setelah putera Huang ye chen masuk umur hampir satu tahun kelakuan Ratu menjadi semakin berubah , ratu si Mei Shu juga tidak peduli pada putra ye chen bahkan membiarkan puratanya menangis tanpa berhenti , bahkan seorang bayi berusia hampir satu tahun lebih memerlukan kasih sayang dari orang tua....


...Di penginapan weiyeng , si Mei Shu di istananya secara tiba-tiba dia tidak merasakan tidak enak badan, lalu dia menutup mulut dan terbatuk dia melihat tangannya ada darah sang...


...ratu pun terkejut....


Kesesok harinya, seorang pelayan istana tidak seganja melanggar ratu si Mei Shu dengan wajah yang pucat dan tak berdayah , bukan itu saja dia malah lihat ke bawah saja tak pandang depan


"Aduh." ujar Ratu yang hampir jatuh di langar pelayan lain yang melintas nya


"Maaf kan hamba yang mulia maaf kan hamba yang mulia." ujar pelayan istana ,

__ADS_1


lalu ratu menampar pelayan itu dengan kuat.


"Ahhh.! maaf kan hamba yang mulia maafkan hamba , hamba bersalah " ujar pelayan istana itu padahal bukan dia yang melanggar ratu itu


"Apa minta maaf cukup buat untuk ku.!" ujar dengan suara kuat dan kasar...


"Pergi dari hadapan ku pelayan tak guna sialan .! "ujar keras sang ratu yang hilang adap sopannya


Lalu meninggalkan Ratu beserta dengan pelayannya.


"kalian tunggu di sini aku mau bersendirian.! " ratu dia pun jalan menuju ke pondok yang ada di tepi kolam lalu berfikir dan termenung jauh lihat matahari yang terbenam itu


"Kakak maaf adi ya meninggalkan kakak seorang diri , apakan kau baik baik saja di desa tampan ku" bercakap dalam bisikan.


Setelah dua tahun penyakit si Mei semakin buruk.raja tidak tahu tentang penyakitnya , ye chen berusia dua tahun yang sedang tidur ,si Mei hanya melihat ye chen dengan muka tidak berdaya lalu senyum sinis


Raja Feng yu yang sibuk dengan pengurusan untuk mengurus kerajannya,sehingga tidak ada waktu berteman dengan ratu dan putra.


Kedengaran bunyi jatuh.


Brabakkkk , phassss


" Bunyi apa tu.?"


"Sepertinya bunyi dari istana Ratu.?" ujar pelayan istana itu , lalu jalan menuju ke sana.


"Aaaaahhhhhhh.! "teriak kuat pelayan itu


"Eh , apa yang terjadi.?" ujar pelayan yang lain


Kenapa ni.?"

__ADS_1


"Rata , Ratu.!" ujar gugup pelayan


Masalah itu sampai di tempat raja , raja amat terkejut dengar percakapan dari tabib istana.


"Maaf kan hamba Raja , semuanya udah terlambat." ujar tabib


"Apa maksud kamu.?" Raja


"Ratu sudah pergi sejam yang lepas , maaf kan hamba raja yang mulia." ujar gugup tabib


"Maksud kamu Dia dah meningal kami berdua di sini.?" muka raja yang sangat terkejut lalu tidak berdaya , perasa cinta nya pada sang ratu baru nak mula tapi akhir nya semua tak kesampaian.


Dari sejak itu putera mahkota mendiam kan diri dan tidak berbicara dengan orang lain hanya dengan raja saja ,Raja juga tidak berdaya dan tidak banyak berbicara hanya murung ,setiap kali pembantunya bertanya dia hanya membalas dengan pindik , seluruh istana juga berat hati.


"Yang mulia ,anda harus beristirehat." pembantu raja.


"Tidak perlu.! masih banyak harus ku kerjakan" ujar raja


"Yang mulia hari udah larut malam yang mulia kena istirehat dengan cukup , lagi pun sejak ratu tiada yang mulia tidak pernah isterahat "


"Apa aku ini adahlah anak mu.! , hingga kamu berkata demikian.!" ujar bentak Raja huang


" Tidak maafkan hamba yang mulia saya hanya risau dengan kesihat yang mulia "


"Pfuhhhh , baik lah kali ini aku mendengarkan nya ..." ujar raja lagi


Pembantu raja mengemas meja nya dan meningalkan bilik pembelajaran raja , sebelum balik ke kamar nya raja pergi ke istana ye chen putranya yang sedang tidur.


"Kalian tunggu di sini.!" ujar raja


"Baik yang mulia." ujar semau pelayan raja yang mengiringi jalan bersama nya

__ADS_1


Dia melihat ye chen dengan sedih yang selama ini di abai kan oleh mereka , raja tidak senang hati dan bebannya menjadi lebih berat setelah ratu tiada , ye chen yang murung dan tidak berbicara sama sekali , walaupun pelayan istana bertanya ye chen tidak menyahut nya .


__ADS_2