Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 115 bekas pecahan teknik


__ADS_3

Waktu para tentera lihat tempat latihan mereka berantakan seperti dan penyeludup yang datang Karna pintu itu juga terbuka , mereka pun jalan masuk ke markas dengan tergesa gesa.


"Yang mulia , yang mulia " ujar panggil mereka semua lihat ke dalam markas tapi tak ada xiou si di sana.


"Tak ada sahutan dari yang mulia , apa yang mulia baik baik saja ? Napa tak ada yang mulia di dalam " ujar seorang dari mereka


"Ada apa ini awal pagi sudah bising " ujar Huo duo


"Di mana yang mulia ? " ujar tanya para tentera. itu merasa kawatir


"Bukan yang mulia di dalam ?" ujar Hou duo


"Tapi jika yang mulia di dalam , Napa tak ada sahutan kami panggil dan lihat tempat latihan ini tak seperti ini kemarin , pintu juga terbuka " ujar seorang lagi


"Bukan ka Kemar malam pintu itu terbuka " ujar Hou duo dan lihat ke arah tempat latihan mereka yang berantakan .


Hou dou terkejut dan mata membulat besar , semua alat yang mereka selalu guna untuk berlatih juga rosak , bunga tempat itu menjadi ribut , mereka kira xiou si di culik tapi tidak.


"Napa kalian berdiri saja tak berlatih !" ujar tegas seseorang dari belakang mereka


"Jeneral Zong " ujar panggil mereka semua


"Kami bukan tak berlatih tapi tempat ini " ujar salah seorang lagi


Zong Ming pun lihat tempat latih itu musnah dan berantakan , lalu Zong Ming pun mendekat tempat itu periksa semua kayu yang rosak itu.


"Ini adalah bekas pecahan teknik " ujar batin Zong Ming lihat kayu kayu yang bertempiaran di tanah itu.


"Apa yang mulia di dalam ?" ujar tanya Zong Ming


"Kami tak pasti jeneral , kami udah Coba panggil tapi tak ada sahutan " ujar salah seora lagi


"Sudah lah kemas tempat ini , tak ada apa apa yang terjadi mungkin--" ujar Zong Ming terhenti dan masuk ke markas.


Xiou si yang ada di dalam kamar mandi sama sekali tak mendengar panggilan mereka , setelah siap mandi xiou si pun menghias diri dan turun kebawah guna pakaian



Xiou si pun keluar dari kamar nya dan turun kebawah sambung kerja nya.


Waktu turun tangga xiou si lihat Zonging yang baru masuk .


"Baru balik " ujar xiou si

__ADS_1


"Salam hormat yang mulia " ujar panggil Zong Ming dan beri hormat


"Apa urusan kamu dengan raja kalian sudah selesai ?" ujar tanya xiou si


"Belum yang mulia Raja Huang menaggun pekerjaan ini " ujar Zong Ming dan membelah nafas


" Napa mengeluh , bukan kamu bekerja di sebelah Raja " ujar tanya xiou si


"Benar yang mulia tapi , permintaan nya keterlaluan " ujar bentak Zong Ming


"Apa yang keterlaluan nya ?" Ujar tanya Xiou si


Zong Ming pun beri lembaran kertas pada xiou si , xiou si lihat dan tertawa .


"Ming kerja sesenang ini pun Raja kalian minta kamu buat ? , Aduhai " ujar xiou si yang masih tertawa


"Mana lah aku tahu , Raja ini pun satu Napa berikan kerja yang aku tak tahu , malah menuruh aku cari orang yang Putera ye chen selalu panggil ibu " ujar Zong Ming lagi


Xiou si terdiam seketika , Zong Ming tak tahu orang yang selalu ye chen panggil ibu itu adalah xiou si.


"Napa dia suruh cari !" ujar xiou si mula tegas


"Napa aku rasa bicara yang mulia berubah , tadi nya tertawa sekarang " ujar batin Zong Ming


"Sudah lah aku nak keluar " ujar tegas xiou si , lalu jalan keluar


"Napa Raja itu mencari ku ? , apa tujuan nya ?" ujar batin xiou si


Xiou si pun geleng kepala dan jalan keluar , xiou si lihat para tentera itu membersihkan tempat itu.


"Maaf ya , merepotkan kan kalian bersikan tempat ini " ujar xiou si yang melintas di sana


"Tidak apa pa yang mulia " ujar para tentera itu


Mereka lihat xiou si udah jalan jauh .


"Jeneral apa maksud yang mulia merepotkan bersikan tempat ini ?" ujar Hau duo


"Masih tak faham lagi !" ujar tegas Zong Ming


Para tentera lihat Zong Ming dan lihat tempat latihan itu lagi .


"Jeneral apa yang mulia yang lakukan ini ?" ujar gugup Hou duo

__ADS_1


"Jika bukan siapa !" ujar bentak Zong Ming


"Apa ! "ujar terkejut Mereka semua


"Ini ini menakutkan , sedangkan kita sendiri tak dapat lakukan seperti ini apa lagi ini ! , yang mulia terlalu kuat " ujar gugup dan ketakutan salah seorang


"Jeneral apa Jeneral tak terkejut dengan ini ?" ujar tanya Hou duo


"Sedang kan aku sendiri kalah dari yang mulia , apa lagi kalian " ujar Zong ming


"Kalah ? , bagaimana jeneral boleh kalah dengan yang mulia , sedang kan Jeneral di sini sudah lama ?" ujar tanya Hou duo


"Bagaimana harus ku beritahu ya , cerita nya seperti ini sebelum aku datang ke sini , aku berasal dari kerajaan yang mulia dan kami selalu berlatih bersama dengan yang mulia tapi kami selalu kalah , yang mulia mempunyai banyak jurus dan teknik hingga kami sendiri tak dapat melawan nya " ujar Zong Ming


"Tunggu ! , tadi jeneral kata dari kerajaan yang mulia apa benar ?" ujar tanya salah seorang


"Eyah benar Napa tanya balik " ujar Zong Ming dengan santai


"Tak mungkin ! , patutlah jeneral kenal dengan yang mulia waktu yang mulia tiba di sini !" ujar kuat mereka semua terkejut dan ketakutan


"Apa kalian sekarang udah faham , napa aku larang kalian menghalang nya masuk waktu pertama kali yang mulia tiba di sini ?" ujar tanya Zong Ming


"Kami faham jeneral " ujar balas Merka semua


"Oh ya , siapa yang di maksud kan dengan kami ?" ujar tanya Hou dou


"Mereka adalah teman ku , berlatih bersama dan menjaga yang mulia sejak kecil , hingga kini aku bertemu dengan mereka di luar , tapi aku tak tahu apa yang mereka kerjakan sekarang , apa mereka jadi pelayan yang mulia atau pengawal istana ? " ujar Zong Ming


"Jadi Jeneral bersama dengan yang mulia sejak kecil , tapi Napa jenerel pindah kesini ?" ujar tanya Hou duo lagi


"Aku bertengkar dengan ayah dan buat masalah , hingga aku meninggal kan kerajan dan pindah ke sini , tapi aku terluka aku megingkar janji ku pada Raja untuk menjaga yang mulia seumur hidup , dan angkat sumpah pada kerajaan , Bukan itu saja aku malah membuat yang mulia menderita bertahun tahun , di sebab kan aku yang mulia ke kesepian " ujar Zong Ming dengan wajah kesal


Para tentera itu juga ikut bersedih dan terdiam , lalu mereka ingat kembali waktu Alexander memarahi Zong Ming pada waktu itu .


"Jadi jeneral Alexander berkata benar , yang mulia menderita lepas kepergian Jeneral " ujar batin Hou duo


"Jeneral berapa usia yang mulia waktu itu ? dan Napa jeneral Alexander begitu marah pada jeneral waktu itu ? " ujar tanya Hou duo lagi


"Sebelum aku pergi , aku adalah orang yang selalu bersama yang mulia , juga berada di samping yang mulia , bila yang mulia terluka aku yang mengobati nya , bila yang mulia sakit aku yang menjaga nya , bila yang mulia bermain hanya aku yang menemaninya , kedua teman ku hanya menjaga keamanan walaupun bersama tapi hanya aku saja yang selalu bersama yang mulia " ujar Zong Ming menceritakan tentang sebelum Zong Ming pindah ke kerajaan itu .


Para tentera nya hanya diam , bukan itu saja malah mereka merasa seperti mereka yang bersalah .


"Jeneral kamu sangat terluka , tapi yang mulia lebih terluka kepergian Jeneral " ujar Hou duo

__ADS_1


"Hingga kini aku merasa masih bersalah , Bila aku bertemu kembali dengan nya , yang mulia sudah banyak berubah " ujar Zong Ming


__ADS_2