Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 80 cadangan


__ADS_3

Hai ..Jagan lupa tekan tombol 👍 , komentari dan vote nya itu buat auther lebih senang hati terima kasih atas sokongan kalian semua..😊


selepas kepergian xiou si mereka pun melaksana kan printah yang di berikan oleh xiou si .


orang yang di ikat di tepi dinding di lepas kan dan di beri makan dan di obat , mereka sama sekali tak berani melangkah meninggalkan tempat itu lepas lihat pertarungan xiou si dan printah nya , begitu juga dengan tiga anak beranak itu sama sekali tak berani meningalakan tempat itu.


bukan itu saja mereka sangat terkejut bila tahu siapa xiou si sebenarnya , para tentera di tempat itu juga seperti itu.


" yaaah , hari yang malang benar kan Roger ?" tanya xander pada Roger


"benar malah di marah oleh yang mulia di sebab mereka !" ujar Roger sedikit menindir


"aku rasa ada terlupa sesuatu ? yang mulia ada katakan pada ku tadi ?" ujar xander Sambil berfikir


"apa dia ?" tanya Roger


"oohhh , aku dah ingat ! jadi dimana menantu ku !" ujar kuat xander


"apa kau sudah ada menantu ?" tanya hairan Roger


" mungkin ? , tapi yang mulia yang mengatakan aku ada menantu di sini dan aku nak menghukum nya Karna cederakan yang mulia !" ujar kuat dan tegas xander


"tuan jeneral maaf kan aku ! aku yang bersalah menuduh nona tak tak maksud ku yang mulia seperti itu " ujar ketakutan Nian Ling dan terus menghempaskan lutut nya


"jadi kamu adalah orang nya ? , menantu seperti apa kamu !" tegas Alexander


"tuan jeneral jangan salah faham aku dan jeneral Ming tak ada hubungan " ujar ketakutan Nian Ling dan melambai lambai kedua tangan nya


" HAAA ! tak ada hubungan yang mulia kata kamu panggil putera ku suami apa benar !" ujar tegas


"itu , itu --" ujar Nian Ling tak dapat membalas ujar xander


"itu itu apa ! aku cabut lidah mu bicara bohong ! apa orang tua kamu atau keluarga mu mengajar kalian seperti itu ! atau seluruh keluarga mu seperti itu !" tegas xander lagi


Nian Ling hanya diam tak dapat berkata.


"jika kerajaan ini milik yang mulia ! jangan harap kalian masih hidup di tempat ini ! " ujar xander


"tuan jeneral aku salah ! aku salah ! semua ini aku yang mula kan dulu tak ada hubungan dengan mereka jadi tolong maaf kan mereka " ujar Nian Ling


"maaf kan mereka , apa kamu bercanda ? lepas tahu siapa yang mulia sebenarnya !" tegas Roger


"tidak tidak aku tak bercanda , tuan Mo Fan bantu aku " ujar Nian Ling dan memohon pada Mo Fan

__ADS_1


"maaf aku tak dapat bantu kalian ! itu salah mu sendiri dan aku tak ada hak bicara dan memohon pada Jeneral Alexander dan jeneral Roger " ujar tegas Mo Fan


Nian Ling terdiam seribu kata.


"hmmm , lumayan juga pelayan yang mulia ini ? patutlah tetua memilih mu berada di sisi yang mulia " ujar xander


"jeneral Alexander aku tak layak di beri pujian dan aku bersedia melayani yang mulia hingga aku mati " ujar tegas Mo Fan dan membungkuk


" Mo Fan jangan kata sampai mati jika yang mulia dengar kau kata begitu ! bila bila masa saja yang mulia mendahului bunuh mu sebelum orang lain membunuh mu !" ujar Roger canda


"ehh ! baik baik aku tak akan berkata lagi sepeti itu" ujar Mo Fan


selepas bicara mereka selesai mereka pun membaiki tempat itu dan membersihkan kawasan itu orang yang di tahan itu juga turut bantu


Di sisi lain.


xiou si yang dan perjalanan ke jalan tiga arah di mana tempat mereka menunggu


walaupun perjalan ke tempat itu agak jauh hingga Hari makin larut , tapi mereka sama sekali tak berhenti hingga tiba di tempat itu.


"yang mulia kita sudah tiba , tetua juga menuggu bersama dengan militernya " ujar Christoper


"baik " balas xiou si


balik ke Markas.


Alexander menetap apa tiara yang di lempar oleh xiou si sebelum jalan , Alexander hanya diam tak tahu berbuat apa dengan tiara itu.


cahaya matahari terkena tiara mengeluarkan cahaya bersinar dan berkilau , hingga mereka menetap tajam pada tiara itu.


orang dari tempat itu tak pernah melihat Benda seperti tiara itu , di kerajaan mereka ratu atau puteri hanya guna jepitan dan colok rambut saja tak sama dengan seperti xiou si yang menguna kan tiara .


"xander apa kita nak buat tiara ini ? apa kita harus kembalikan ke kerajaan ?" tanya Roger


"apa kamu ingin di cambuk hingga mati ! bawah kembali tiara ini !" bentak xander


"di cambuk hingga mati ! " ujar batin semua tentera Zong Ming


"jeneral "panggil yu Lie dengan suara ragu


"ada apa !" ujar tegas xander


Gluk ! yu Lie menelan ludah dan ketakutan

__ADS_1


"aku ada candang , tadi yang mulia kata tak ada tempat untuk menyimpan pakaian nya , kebetulan sekali Markas di masih ada kekosongan dan maskas ini hanya jeneral Zong Ming saja guna , lagian markas ini selamat tak ada yang berani masuk tanpa izin dari jeneral " ujar yu Lie ragu dan beri cadangan


"apa itu benar !" tegas Roger


"be benar jeneral " ujar mereka semua


"ck , apa kalian hanya nak ambil kesempatan ? atau curi curi !" bentak Roger dengan muka yang megerikan


"kami tak berani lakukan seperti itu jeneral " ujar mereka semua .


belum habis Roger bicara dengan laju pemikiran mereka tahu apa yang akan roger katakan.


"jeneral jika kami lakukan seperti itu , kami sanggup bunuh diri untuk menebus kesalahan Kami !" ujar tegas teng Shi tanpa ragu


"bagus , bagus jika begitu " ujar xander Sambil angguk angguk kepala


"jika begitu apa Jeneral ?" tanya mereka


"Hei , kalian sendiri yang kata kan tadi ! apa harus aku beri arahan pada kalian !" tegas xander


"oh , baik baik jeneral kami akan laksanakan dengan cepat " ujar yu Lie


"aku nak yang lebih cepat dan siap hari ini !" tegas xander lagi


"siap kan hari ini ! apa sempat ?" ujar batin mereka semua yang berlari larian melakukan tugas


mereka pun masuk ke markas tapi belum melangkah ke markas itu mereka berhenti dan teringat pada printah Zong Ming tak ada yang di benarkan masuk tanya izin !


Alexander yang perasan dengan itu lalu senyum sinis


"aku kira mereka hanya berkata saja ternyata benar perlu minta kebenaran dari putera ku" ujar batin Alexander


"Zong Ming ke sini kamu !" suara kuat dan tegas xander


"Zong Ming di sini " ujar gugup Zong Ming


"kau juga harus bantu mereka ! lihat tak ada satu pun berani langkah masuk di sana , apa kamu diam saja !" tegas xander


Zong Ming pun melirik ke arah itu.


"baik aku akan laksana kan nya " ujar Zong Ming tegas


"bagus pergi ! jika kamu mengecewakan yang mulia lagi aku tak ragu membunuh mu !" tegas xander

__ADS_1


"menurut perintah ayah " ujar Zong Ming dan jalan ke markas itu


__ADS_2