Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Bab 145 Pesan Dari Dongguan


__ADS_3

Malam pesta yang penuh meriah hingga kesiangan , sinar matahari uda terlihat para rakyat masih merayakan pesta itu , meskipun uda kemabukan , mereka masih teruskan dan melukai perkerjaan


Xiou si yang lihat hanya geleng kepala saja


"Sama sekali tak pernah berubah " ujar xiou si


"Kerna uda lama tak ada " ujar Christopher


"Benar juga , uda bertahun tahun aku selalu sibukan diri hingga tak tahu keadaan Desa dan kota , terima kasih kerana bantu aku jaga kan kerajaan "


"Yang mulia tak perlu terima kasih pada kami , kami tahu kerja yang mulia lebih besar dari kami , untuk kerajaan ini serakan pada kami saja "


"Kamu benar "


"Yang mulia ini pesan dari Dongguan "


Xiou si ambil pesan itu lalu membacanya


"Haa , baru balik dari perang uda banyak masalah di sana , Mo Fan amat menderita "


"Kapan yang mulia ke sana , kami akan sedia kan barang yang perlu di bawah ?"


"Sore ini , bantu aku tanya barang keperluan yang Merka tulis waktu itu apa sudah ada ?"


"Baik yang mulia aku minta diri dulu "


Lepas kepergian Christoper , xiou si pun jalan lihat sekeliling di kota B , lalu terus ke desa A , di pintu gerbang Sempadan


"salam yang mulia " ujar pangawal penjaga gerbang


"Masih awal pagi Napa kalian tak rehat saja ?"


"Kami uda terbiasa yang mulia , Lagian kami bertugas tak ada yang nak di lakukan juga "


"Kerajaan yang mulia dirikan tak ada sesiapa dari kerajaan tahu "


"Benar , dari dulu aku panasaran Napa ayah dirikan kerajaan ini di perhutanan dan berdekatan dengan gunung salji , meskipun gunung salji itu di lihat dekat tapi jalan ke sana jauh sekali "ujar xiou si dan duduk bersama dengan militer nya duduk di bawah pokok itu


"Benar yang mulia , angin yang di tiup dari gunung juga sejuk "


"Yang mulia ini air nya "


"Terima kasih , kerajaan yang hancur di bangunan kan kembali hingga maju , tak ada yang percaya pada kerajaan Han yang dulu nya uda hancur tak tersisa , kini di bangunkan kembali "


"Aku juga tak percaya dengan itu yang mulia , waktu aku ambil cuti seminggu , aku ke kerajaan lain dan ke desa desa yang lain , mereka bertanya aku asal mana , aku beritahu mereka tapi mereka sama sekali tak percaya "

__ADS_1


"Aku juga seperti itu , bah kan di katakan orang gila Karna sebut dari kerajaan ini "


"Aku lebih dahsyat , bisa bisa saja di kata jiwa orang mati ! betapa sakit nya hati ku di orang mati hayoo "


Semakin lama xiou si duduk di tempat itu semakin ramai rakyat itu serta duduk bersama dengan xiou si , orang desa dan kota berkumpul di satu tempat


"Ibu mulia sangat di gemari oleh rakyat , bah kan di luar kerajaan juga gitu ?"ujar Leyrion yang lihat dari jauhan


"Bukan hanya di gemari , yang mulia juga di kenali Ibu kerajaan " ujar Lu yang yang bersama dengan nya


"Benar , apa Tuan mulia lupa yang mulia itu cahaya dunia ?" ujar Fu Kong


"Benar , aku teringat waktu aku tak tahu nak buat apa diri ku tengelam dan gelap menutup ku , sejak aku dengar suara ibu mulia lalu aku lihat sinar cahaya menyingkirkan kegelapan mengeluarkan aku dari kegelapan " ujar Leyrion


"Aku kira hanya kamu saja Seperti itu Tuan mulia , apa kamu ingin tahu semua rakyat yang ada disini juga seperti Tuan mulia " ujar Lu yang


Xiou si lihat ketiga orang itu lihat dari jauh xiou si abaikan kan saja , sementara menunggu Barang yang perlu di bawah ke kerajaan Dongguan siap di atur


"Lama tak lihat bagaimana kerja kamu di sana ?" ujar dari belakang Meroka bertiga , Leyrion menoleh belakang


"Tuan Mulia pertama " ujar panggil Merka bertiga


"Napa lihat dari jauh , apa kalian tak ingin teman kan mereka ?"


"oh "


"Di mana Tuan kedua , aku tak lihat nya di sini ?"


"Dia ada di kerajaan lain "


"Oh gitu , pantas saja aku tak lihat nya di sini "


Waktu Merka berbicara mereka sedar xiou si memerhati mereka


"Yang mulia , aku dengar sore ini yang mulia berangkat balik ke sana ?"


"Eya aku balik ke sana , Mo Fan kata ada masalah , tapi aku tak tahu apa masalah nya "


"Yang mulia tapi perlu hiraukan kami semau di sini , kami tahu hukum nya jika menentang hukum "


"Terima kasih , kalian semau adalah rakyat yang aku banggah , apa kalian ini tahu ? di kerajaan lain tak seperti kerajaan kita , meskipun aku punyai banyak kerja aku punyai waktu berbicara dengan rakyat sendiri "


"Apa kerajaan lain tak seperti di sini ?"


"Kerajaan yang jalan kan serikat dengan kerajaan kita mereka tak berani menindas rakyat , tapi bagi kerajaan lain di luar serikat aku tak tahu "

__ADS_1


"Bagaimana dengan kerajaan-- apa nama kerajaan itu Dong Dongguan ?"


"Kerajaan itu , kebanyakan nya rakyat di abaikan dan mereka sekarang sangat kekurangan makanan obat obatan herba peralatan dan pakiana tapi itu bagi rakyat desa , jika di kota mereka lain lagi mereka punyai sedikit dukungan dari istana "


"Itu keterlaluan ! apa Kaisar mereka tak bertindak ?"


"Aku bah kan tak tahu nak berkata apa ? Tapi aku ingin tanya apa kalian bersedia bantu aku untuk mereka ? "


"Jika itu yang mulia ingin kan kami menerima perintah !" ujar serentak para rakyat serta para militer yangmenjaga kawasan itu


"Yang mulia semau nya uda sedia " ujar Christopher


"Baik , entah kapan lagi aku bisa seperti ini dengan kalian semua ?"


"Yang mulia kami semua sentiasa ada bersama dengan yang mulia "


"Jika yang mulia balik ke sini lagi kami tungguh yang mulia di sini "


"Baik aku ingat kan perkataan kalian , aku harus balik istana banyak harus aku bawah seri nanti "


"Baik terima kasih yang mulia meluangkan waktu untuk rakyat yang mulia " ujar mereka lagi berdiri dan membungkuk hormat


Xiou si pun berdiri dan balas membungkuk , mereka pun beri jalan untuk xiou si , lalu balik lah xiou si ke istana


"Kasihan lihat yang mulia Gini ?"


"Jika nona besar masih ada di sini , yang mulia tak seperti Gini ?"


"Entah di mana nona besar sekarang , apa dia baik baik saja ?"


Ujar para rakyat yang lihat xiou si jalan balik ke istana , tiba lah xiou si di depan gerbang istana , lihat istana yang gitu besar dan tinggi lalu mengeluh


"Kapan di bisa selesai masalah ini dan kapan bisa temui dia , aku terlalu lelah tapi pekerjaan ku masing banyak , aku harus selesaikan masalah di kerajaan Dongguan dengan cepat dan mencari dia " ujar xiou si lalu melangkah masuk ke gerbang istana tapi tak masuk ke istana


Xiou si melangkah keluar lagi , lalu pergi ke gudang , gudang mereka punyai keluasan sangat luas dan ada lima belas gudang semua nya sama besar , satu gudang untuk satu desa yang menyediakan hasil bukan hanya itu tapi ada gudang yang belum di siap bina


"Yang mulia " ujar panggil mereka lihat xiou si jalan ke Sarah mereka


"Bagaimana apa semau yang mereka tulis sudah ada ?" ujar tanya xiou si


"Semua nya ada " ujar Chong


"Bagus kalian siap kan sore nanti aku bertolak balik kesana "


"Baik yang mulia! !" ujar kuat mereka

__ADS_1


__ADS_2