
Lima belas minit kemudian ,
Xiou si yang udah siap dan turun , sepatu tinggi yang terhentak terdengar , Chong terus ke arah tangga membantu xiou si melangkah turun tangga .
"Terima kasih Chong " ujar pelan xiou si
"Ini sudah sewajarnya yang mulia " ujar balas Chong
"Baru pertama kali bertemu udah terbiasa tiga bocah ini " ujar xiou si lagi
"Benar , waktu putera Arslan berbicara dengan ke dua bocah itu , bicara nya sangat tertutup dan di sama sekali tak terlepas kata dengan panggilan itu " ujar Chong lagi
"Fikiran nya luas , fikiran sebelum bicara " ujar xiou si lagi yang udah sampai di bahagian bawah.
"Benar " ujar balas Chong
"Nona mulia " ujar panggil Arslan yang duduk berdepan dengan arah tangga , ye chen dan Nian Ling membelakang .
"Ibu " ujar serentak Ye chen dan Nian Ling dan menoleh belakang
Kedua bocah itu terkejut lihat xiou si yang berpenampilan lain dari biasa mereka lihat , selalu nya xiou si berpakaian Tradisional ,tapi kali ini berbeda , pakaian gaun dan mahkota
"Waaah , ibu cantik sekali " ujar batin ye chen dan Nian Ling lihat penampilan sangat berbeda.
"Ibu , Napa pakaian ibu tak sama seperti sebelum nya ? , ibu cantik sekali berbanding dengan ibu ku " ujar ye chen
"Napa kata gitu , ibu kamu juga cantik dan jangan kata seperti pada ibu mu " ujar balas xiou si
"Baik " ujar balas ye chen
"Ibu tadi ibu kata waktu kalian bertujuh udah tiba apa maksud ibu ?" ujar tanya Nian Ling
"Aku harap kalian tak terkejut dan tak dapat menerimanya " ujar balas xiou si dan jalan , tiga bocah itu juga jalan keluar
Xiou si yang sudah berada di luar , semua para militer kerajaan Liong Han terus berlutut hormat , Chong juga jalan terus ke depan xiou si , berlutut di samping Cristopher.
Cristopher Vincent dan Feng Wer ada di barisan terdepan dan di belakang mereka adalah orang bawahan Mereka , selepas saja berlutut mereka terus beri hormat
"Salam hormat yang terhormat yang mulia agung !" ujar tegas dan kuat para militer dari kerajaan Liong Han , mereka terus beri hormat tak berani berdiam diri
__ADS_1
Selalunya mereka akan berdiam diri dahulu tak beri hormat , tapi kali ini berbeda xiou si keluar tanpa guna kain penutup wajah nya , jika xiou si melepaskan kain itu keadaan nya berbeda .
"Apa yang mulia !" ujar terkejut tujuh orang itu yang tak tahu siapa xiou si sebenar.
"Angkat lah wajah kalian !" ujar tegas xiou si
Para militer pun angkat wajah mereka tanpa keraguan .
"Cristopher aku kira tak perlu bersikan jalan itu , Lagian jika aku fikir kembali hutan itu pernah aku lalu " ujar xiou si
"Maksud yang mulia " ujar tanya Cristopher
"Kapan yang mulia pernah ke hutan itu ?" ujar tanya Vincent
"Apa kalian ingat waktu aku menghilang setahun ?" ujar tanya xiou si
"Eyah kami ingat " ujar balas ketiga orang yang berlutut di barisan paling depan
"Hutan itu tempat aku berlatih dan tempat aku bermain " ujar xiou si
"Apa !" ujar terkejut ketiga orang itu lagi
"Jadi , selama yang mulia menghilang yang mulia ada di sana ! " ujar tegas dan kuat Feng War
"Yang mulia ! , Kami bersusah paya mencari yang mulia di hutan waktu itu kami langsung tak lihat yang mulia ada di sana ! " ujar bentak Feng Wer lagi
"Ah ya maaf mungkin aku sudah sampai di gunung itu " ujar xiou si dan lihat kearah lain
"Aku sudah aga , Feng Wer akan marah " ujar batin xiou si
"Aku tak sangkah akan jadi seperti itu , lebih baik tak perlu di cari ! , tapi syukur saja yang mulia balik dengan selamat dan berbeda dari sebelumnya " ujar Vincent
"Benar , yang mulia pulang dengan mengejut " ujar Feng Wer
"Ibu , Napa mereka hormat pada ibu dan napa mereka panggil ibu yang mulia ?" ujar tanya ye chen
"Hanya kalian saja yang tak tahu " ujar Arslan dan jalan ke hadapan xiou si
"Salam hormat yang terhormat yang mulia Agung" ujar Arslan juga beri hormat
"Ye aku sudah katakan , waktu kalian sudah tiba , apa kamu lupa dengan ucap ku itu ?" ujar tanya xiou si
__ADS_1
"Eyah aku ingat " ujar ye chen
"Baik aku beritahu pada kalian yang belum mengenali siapa aku " ujar tegas xiou si
Para militer kerajaan Liong Han menunduk lagi.
"Aku adalah Puteri mahkota agung dari kerajaan Han !" ujar tegas xiou si
"APA ! Puteri mahkota ! Dari kerajaan Han" ujar terkejut ketujuh orang itu.
"Kerajaan Han ! bukan kerajaan itu dulu nya selalu antar bekalan makanan dan obat ke sini ?" ujar batin Lu Ming
"Aku tak percaya ibu sama seperti ku " ujar ye chen
"Kita tak sama ye , kamu ada putera mahkota , tapi aku adalah Puteri mahkota agung ! , aku lebih tinggi dari kamu ye termasuk Raja kalian ! " ujar tegas xiou si
"Apa maksud ibu ?" ujar tanya Nian Ling
"Kamu akan mengerti satu hari nanti !" ujar tegas xiou si
"Apa aku mimpi ? , apa semua ini benar atau tida ? , Napa orang yang selama ini aku curigai adalah orang puteri ? , aku kiri dia akan kata kan bahawa di adalah permaisuri tapi tidak !" ujar batin Xia Shu dan Lu Ming
"Cris Vincent kalian mendahului balik aku akan menyusul nanti bersama Feng " ujar xiou si
"Yes my lord " ujar balas ke dua orang itu dan jalan baik ke kerajaan bersama dengan militer mereka
"Vivian Han Shi Han Bou Yun Tang Zong Ming , aku nak kalian periksa stok bekalan harian , senaraikan barang yang tak ada atau yang tinggal sedikit termasuk barang yang kalian ingin kan tapi tak ada disini tulisan semua nya dengan segera , sesudah itu berikan senarai itu pada Chong atau Graytion pergi sekarang aku tak tunggu dengan lama ! " ujar tegas xiou si
"Baik yang mulia " ujar balas Yun Tang dan Zong Ming dan terus melaksanakan perintah itu , Vivian Han Shi dan Han Bou tak tahu nak panggil apa mereka binggung dan masih tak percaya.
"Napa kalian masih di sini pergi cepat "ujar Mo Fan
"Ba baik tuan " ujar gugup tiga orang itu dan terus jalan
"Mo Fan kamu pergi bantu ibu Via , aku kira dia sangat terkejut dan tak percaya , mungkin fikiran nya sedang kacau sekarang " ujar xiou si
"Baik yang mulia " ujar Mo Fan dan jalanengejar Vivian
" Yu Lie kamu pergi kejar Han Shi dan Han Bou Mereka juga dalam fikiran kacau " ujar xiou si lah
"Baik yang mulia " ujar balas Yu Lie dan mengajar ke dua orang itu
__ADS_1
"Lu Ming aku nak berbicara dengan kamu ! " ujar tegas xiou si dan masuk kembali dalam markas