Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 102 teknik lengkap


__ADS_3

( Flash Back on )


Sebelum Roger dan Alexander menyedari xiou si .


Dalam satu perkumpulan , markas yang kembali sunyi .


"Apa masih nak lanjutkan ?" ujar tanya xiou si yang berpakaian lelaki


"Cukup kami mengalah " ujar Alexander dan Roger


"Siapa dia ini , Napa suaranya sama seperti Yang mulia , jika dia seharusnya Yang mulia akan mencari kami " ujar batin Alexander


"Terima kasih atas tunjuk ajar nya " ujar xiou si


"Ok Ok kamu boleh rehat " ujar balas Roger


"Baik , Jeneral apa bisa kita istirehat dulu kami semua udah lelah " ujar kuat xiou si


"Ah ya tentu saja boleh silakan , kalian semau juga " ujar Zong Ming


"Bai " ujar panggil Zong Ming


"Ada apa Jeneral ?" ujar balas Yang bai


"Ambil kan air untuk yang mulia " ujar pelan Zong Ming pada yang bai


"Baik Jeneral " balas yang bai dan dengan segera pergi ambil air untuk xiou si


Selepas rehat sepuluh minit dari pertarungan Roger dan Alexander , mereka pun melanjutkan pertarungan sengit , hingga Roger dan Alexander menggunakan teknik jurus , tapi akhir nya mereka tetap kalah sebab lawan mereka adalah xiou si .


Salepas saja lihat teknik jurus dari xiou si , baru lah mereka sedar yang mereka lawan itu adalah xiou si .


( Flash off )


Keributan mula terdengar , para tentera yang berkumpul rehat di pondok , sembang yang penuh gelak dan cerita lucu dari tentera Zong Ming , mereka sudah terbiasa dengan xiou si , walaupun mereka sudah mengetahui identiti xiou si sebenar tapi mereka tetap berbuat seperti biasa agar identiti sebenar xiou si tak di ketahui orang lain.


Di sisi lain


Alexander dan Roger yang tengah rehat lepas di arah oleh xiou si .


"Jeneral , jenerel Alexander memanggil jeneral " ujar Hou duo


"Baik " ujar balas Zong Ming


Zong Ming jalan ke arah di mana tempat Alexander istirehat .


"Ada apa ayah memanggil ku ?" ujar tanya Zong Ming pada Alexander


"Napa tak beritahu pada ku yang mulia udah balik ?" ujar tanya Alexander


"Ah tentang itu , yang mulia yang menurun nya untuk tak beritahu " ujar balas Zong Ming

__ADS_1


"Haish kamu ini ! , apa kamu tak kasihan lihat ayah kamu seperti ini ?" ujar Alexander


"Tidak ! , itu salah ayah sendiri Karna memilih bertarung dengan yang mulia , dari awal nya kami udah tahu , yang mulia tak ingin berdual dengan ayah , tapi ayah malah berkata demikian itu sebab yang mulia terlalu marah " ujar tenang Zong Ming dan tak merasa kasihan pada Alexander


"Dasar anak tak guna , ayah nya udah seperti ini malah tak pedulikan lagi !" ujar bentuk Alexander


"Itu salah ayah sendiri " ujar balas Zong Ming yang masih tenang


"Ck ! , Aku cabut lidah kamu baru tahu ! , " ujar bentuk Alexander lagi


"Lakukan saja , biarkan yang mulia hukum ayah lebih berat " ujar Zong Ming


"Kurang ajar bicara kamu ! , uda lah menyesal aku tanya kamu ! , Sejak kapan yang mulia balik ?" ujar tanya Alexander lagi


"Yang mulia sudah beri tahu sejak kemarin kemarin " ujar balas Zong Ming , dia mengikut cara xiou si bicara .


"Katakan yang benar ! " bentak Alexander


"Aku berkata benar ayah , jika ayah tak percaya aku panggil kan yang mulia " ujar Zong Ming


"AHHH ! , kamu jangan buang tebiat , mentang mentang yang mulia ada di sini kamu malah harapkan perlindungan dari yang mulia !" ujar tegas Alexander


"Aku sudah besar buat apa aku minta perlindungan dari yang mulia , aku bukan bocah yang suka di manjakan oleh orang itu " ujar sindir Zong Ming


" Haish ! , menyesal aku pergi sana , dari dulu tak pernah berubah tabiat kamu ini !" bentak Alexander lagi


"Ayah istirehat dengan cukup " ujar balas Zong Ming


"Tak sangkah Zong Ming udah banyak berubah ?" ujar tanya Roger


"Apa yang berubah nya ! , dari dulu sampai sekarang tetap sama saja , bila di tanya bicara nya mula buat aku panas ! , lihat yang mulia udah tiba pun tak beritahu ! " ujar Alexander merasa geram.


" Semua orang pasti akan seperti itu xander , jika di printah oleh atasan mana mungkin mereka akan menentang " ujar balas Roger yang sedang mengobati lebam yang ada di tubuh nya.


Selepas saja bicara ke dua anak beranak itu , Zong Ming pun beredar dan pergi duduk bersama para tenteranya .


"Yang mulia , apa teknik yang yang mulia guna kan tadi ? " ujar tanya yang bai


"Bagi kalian masing jauh untuk capai teknik itu , Lagian kalian baru belajar teknik titik tiga , jika kalian ingat capai teknik itu kalian harus pelajari ke lima teknik lagi " ujar xiou si.


" Lima teknik lagi !" ujar mereka semua


"Itu benar , sedang kan aku dan militer ku sendiri baru pelajari empat teknik " ujar Chong


"Komender Chong kamu juga seperti kami baru mula belajar ?" ujar Tang Hou duo


"Benar Tapi aku ambil waktu yang lama " ujar Chong


"Berapa lama ?" tanya mereka lagi


"kira kira udah hampir enam tahun baru aku dapat belajar lima teknik " ujar Chong

__ADS_1


"Apa ! enam tahun !" teriak mereka semua


"Jeneral bagaimana dengan mu , jenerel juga dari kerajaan yang sama dengan mereka ? " ujar tanya yang bai


"Aku hanya belajar tiga teknik saja " ujar Zong Ming


"Jeneral apa teknik yang selalu kami berlatih itu juga dari teknik itu ? " ujar tanya seorang tentera nya


"Apa maksud kalian ?" ujar tanya xiou si


"Jeneral perna ajar kami sedikit teknik , tapi kami tak tahu apa teknik itu " ujar orang itu lagi


Xiou si pun lihat Zong Ming tajam dan hairan .


"Ah itu-- " ujar Zong Ming terhenti tak tahu nak kata apa


"Apa bisa kalian tunjukkan teknik apa itu ? " ujar tanya xiou si


"Tentu saja yang mulia " ujar balas mereka semau.


Lima orang pun keluar dari pondok di mana tepat mereka duduk dan mereka pun menunjukkan teknik yang di ajar oleh Zong Ming .


"Aduh bagaimana ini " ujar batin Zong Ming mula ketakutan


xiou si pun lihat teknik itu tanpa berbicara dia hanya fokes pada teknik itu.


"Ini adalah teknik kedua dan pertama , tapi tak lengkap hanya dasar nya saja , oh aku baru ingat Ming ada beritahu ku dia hanya ajar teknik asas bukan teknik lengkap " ujar batin xiou si


"cukup , aku tahu teknik itu " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar kelima orang itu dan balik duduk dalam pondok itu


"Ming apa kamu ajar mereka hanya dasar saja ?" ujar tanya xiou si


"Benar yang mulia " ujar balas Zong Ming


"Napa tak ajar dengan teknik lengkap ?" ujar xiou si lagi


"Aku tak ingat yang mulia " ujar Zong Ming sedikit ketakutan dan kepalanya memandang ke bawah.


"Baik aku mengerti , teknik yang kalian tunjukkan itu adalah teknik pertama dan teknik kedua tapi itu hanya dasar nya saja bukan teknik lengkap " ujar xiou si beritahu pada mereka


"Teknik pertama dan kedua , jadi apa bisa kami sudah bisa pelajari teknik ketujuh ?" ujar tanya mereka lagi


"Belum itu masih jauh , Lagian kalian hanya tahu dasar nya saja bukan yang lengkap dan dalam waktu beberapa hari ini hanya teknik titik tiga saja yang kalian pelajar , jika boleh kalian pelajar ke dua teknik lengkap itu dulu ." ujar xiou si


"Baik yang mulia kami akan berusaha " ujar mereka semau


"Jangan terlalu gembira sebab dapat belajar teknik itu , tapi waktu dalam latihan kalian harus bersabar dan mencobah berkali kali " ujar Chong


"Apa maksud kamu komender ? " ujar tanya mereka

__ADS_1


" Kalian akan tahu bila dalam latihan nanti " ujar Chong dan senyum sinis Chong tahu apa yang kan berlaku waktu dalam latihan Karna Chong sudah pernah lalui.


__ADS_2