Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Bab 144 sambutan kepulangan dan pesta


__ADS_3

"Satu ! "


"Haa ! "


"Dua !"


"Haa !


"Tiga !"


"Haa ! "


"Gerakan langkah Titik Dua "


"Serangan pukulan titik Nadi ! Haiyah !"


"Bagus ! bagus sekali kalian uda banyak beruba dalam setengah bulan ini , fizik kalian juga uda naik , ingat setiap pagi kalian harus seperti ini , Faham !"


"Kami mengerti Tuan Roger !"


Ujar para tentera yang penuh semangat berlatih tanpa henti , awal nya mereka uda menyerah , tapi team mereka selalu di rendah kan oleh team pertama


Keberania dalam mereka muncul , hanya dengan satu kata yang di bicara kan , para tentera sedar dan terus menerus lanjut kan latihan mereka tanpa henti


"Baik kalian boleh rehat !" ujar tegas Alexander lihat perkembangan mereka uda beruba gratis , para militer Liong Han yang menggantikan mereka menyediakan makanan , air putih dan teh herba yang bisa membantu mereka bertenaga dan Kafir setiap hari


"Huuuu letih sekali , hari hari seperti ini lama lama uda terbiasa "


"Benar , lihat Badan kita uda gelap ?"


"Bukan hanya gelap , tapi uda berotot "


Roger dan Alexander hanya dengar bicara mereka yang penuh semangat


"Mereka uda banyak beruba ?" Bicara dari belakang Roger dan Alexander , mereka berdua berdiri di depan markas


"Tuan Feng Wer , Tuan Vincent" ujar panggil Roger dan Alexander


"Eya " ujar balas Roger dan Alexander


"Ye chen dan Nian ling juga tak putus asa , mereka terus menerus berlatih " ujar Vincent


"Mereka gitu semangat , yang mulia benar benar bisa mengubah mereka dari permukaan hingga ke langit " ujar Roger


"Entah kapan yang mulia akan balik ?" ujar Vincent


"Katanya dalam perjalan balik ?" ujar dari belakang mereka berempat


"Tuan Wesley " ujar panggil mereka berempat


"Lama sekali nak uruskan masalah ini ? entah apa yang berlaku di sana ?" ujar Alexander


"Mungkin agak banyak , Lagian yang mulia uda lama tak turun padang " ujar Vincent


"Benar lebih baik kita bersiap sebelum ibu mulia balik " ujar wesley


"Baik Tuan " ujar mereka berempat


****


"Mereka uda tiba , cepat ambil barang di dalam kereta kuda , pasang khemah untuk yang mulia dan Tuan mulia " ujar kuat salah seorang dari


militer itu


Mereka pun melaksana kan dengan cepat tak sampai setengah jam , xiou si tak sangkah militer kerajaan nya selama ini uda beruba dan tindakan mereka sangat cepat


mereka pun rehat di kawasan itu , sesetengah militer menjaga dan setengah lagi rehat , empat jam berlalu mereka kan berganti mengawasi


Hari pun menjelang pagi , mereka pun bertolak lepas sarapan dan kemas tempat itu , awal nya mereka berjalan biasa , Kerna mereka baru lepas makan


"Yang mulia kami mendahului " ujar kuat militer pasukan Gladiator dan penembak Busur


"Pergi lah nanti kalian lama tiba " ujar xiou si

__ADS_1


"Baik yang mulia Kami pergi dulu " ujar kuat para militer


"Satu , dua , tiga ! pecut !"


"Terlalu semangat " ujar xiou si lagi


"Tak bisa di henti yang mulai " ujar Fu Kong


Hingga di hari sore , kerajaan Liong Han yang sangat damai , para militer yang menjaga Benteng bahagian kawasan desa


Dari kejauhan mereka terdengar suara yang tak henti berteriak dengan kuat


"Hei apa kalian dengar ada suara datang dari arah depan ?"


"Apa kita di serang !"


"Bodoh ! kerajaan di tersembuyi dalam hutan tak ada yang tahu !"


"Benar juga , tapi siapa yang menujuh ke sini ?"


"Entah kita lihat saja "


Lima belas minit kemudian , para militer yang menjaga di kawasan itu bersembunyi di setiap sudut dan yang lain menunggu di belakang pintu


"Eh , aku dengar sesuatu ?"


"Benar kami-- kami --"


"Tak jelas "


"Kami balik !"


"Eh kami balik ?"


"Siapa ?"


"Kami uda balik !" ujar keras dari arah depan


"Eh !" ujar Merka semua terkejut dengar suara itu


"Benar itu mereka ! Yang mulia uda balik !" ujar kuat salah satu dari mereka


"Apa yang mulia uda balik !" ujar para militer


"Bukan kan gerbang yang mulia uda balik "


Gerbang pun di bukan para militer yang berlari dengan laju , dengan wajah penuh kegembiraan , mereka pulang dengan selamat , Tiba saja mereka di pintu gerbang


"Selamat kembali " ujar para militer yangenjaga di kawasan itu


"Akhirnya tiba !"


"Hanya kalian di mana yang mulia dan lain ?"


"Mereka ada di belakang , sebentar lagi mereka tiba "


Militer yang tiba dahulu rehat di sana dan menungguh yang lain tiba .


Lima belas minit kemudian , terdengar tetapan kuda yang menujuhke arah mereka


"Mereka uda tiba " ujar salah seorang yang pengawasi dari atas


"yang mulia uda tiba , bukakan Gerbang !"


Gerbang di buka , Pasukan berkuda menyerbu masuk dan berhenti di kawasan itu


"Akhirnya tiba !" ujar kuat xiou si keluar dari kereta kuda


"Selamat kembali yang mulia !" ujar para militer


"Aku kembali , kalian uda laksana kan kerja dengan baik , esok kalian semau masuk kota tak perlu menjaga " ujar xiou si


"Terima kasih yang mulia " ujar para militer yang menjaga kawasan itu

__ADS_1


"Nanti beri tahu yang lain ya "


"Baik yang mulia "


"Telih sekali "ujar xiou si


"Yang mulia rehat lah di dalam markas , hari uda mula gelap "


"Benar , jika gitu aku harus beri tahu pada yang lain , yang kita uda balik "


"Benar yang mulia " ujar semau para militer


"Akhir nya balik ! aku merindukan tempat ini ! " ujar kuat Leyrion


"Eh ! Tuan mulia selamat kembali " ujar para militer lagi


"Aku kembali hehe "


Xiou si dan para militer bermalam di markas pangawal gerbang utama desa , xiou si pun melepaskan tembakan warna biru di atas langit , oleh Karna hari uda gelap cahaya warna biru itu terlihat


Ketinggian nya bisa di lihat seluruh kawasan kerajaan Liong Han , cahaya yang begitu terang membuat para orang desa dan kota terdiam seketika


Bunyi gendang yang di pukul dengan kuat pun terdengar di kota bukan hanya kota malah setiap desa jika punyai gendang itu


Hari keesokan hari


Xiou si dan para militer yang baru balik dari perang berangkat balik ke kota


"Kalian jangan lupa ya sore nanti semau ke kota beritahu penjaga gerbang yang lain " ujar xiou si


"Baik yang mulia"


Mereka pun berangkat pulang ke kota , tiba saja di pintu gerbang kota , gerbang itu uda di buka dan kota agak sepih tak ada orang


"Napa sepih sekali ke mana semua orang ?" ujar Christoper


Sepanjang perjalan tak ada orang , hanya tuapan angin saja yang terdengar , mereka pun terus jalan ke hadapan dan tiba di satu kawasan yang selalu banyak orang berkumpul dan jalan itu punyai empat arah jalan , tiba lah mereka di sana


"Selamat kambali yang mulia , selamat kembali para pejuang !" ujar para penduduk desa dan kota yang berkumpul di kawasan itu menyambut kepulangan mereka


"Kami pulang !" ujar balas mereka semau


"Selamat kembali puteri ku Jessi "


"Aku kembali ayah "


"Salam Tetua aku kembali " ujar Leyrion


"Leyrion selamat kembali , bagaimana kerja kamu di sana ?"


"Semau nya jalan lancar "


" Bagus , jadi Bagaimana apa semau nya ada ?"


"Salam Tetua , semau nya jalan lancar dan tak ada korban " ujar Christoper


"Selamat kembali , kalian uda lakukan kerja dengan baik , kalian semau baru tiba pergi lah rehat "


"Baik " ujar mereka semau


"Yang mulia jadi bagaimana malam ini ?"


para orang desa dan kota menungguh jawapan dari xiou si dan tempat itu pun sunyi seketika , xiou si hanya lihat mereka dia gerti apa yang di maksudkan dari mereka , mata mereka uda bersinar sinar tungguh jawapan xiou si


"Malam ini Pesta " ujar kuat xiou si


"Horey !" ujar kuat Merka dengan penuh gembira


Xiou si hanya senyum lihat kelakuan para rakyat nya yang santiasa tersenyum dan Ramah , jika ada keluarga mereka yang meninggal atau jiran mereka sama sekali tak menunjukkan wajah sedih mereka , meskipun bersedih senyuman mereka tetap terlihat


Para desa dan kota masing masing membahagi kerja bukan desa Han tapi semua dari desa lain juga ikut serta kota Liong bantu menghias kawasan itu dan semau desa menyediakan hidangan dari desa


Malam pun menjelang pesta Merka bermula pada waktu 6 sore , suara para rakyat berpesta , arak juga di sediakan ada juga nyanyian dan bernari nari , militer yang jaga di semau gerbang turut hadir

__ADS_1


Mereka sama sekali tak kawatir dengan kerajaan mereka Karna kerajaan Liong Han berada di perhutanan dan dekat dengan gunung salji .


__ADS_2