
Hai jangan lupa like , vote dan komentarinya
Hari berikut nya , kem latihan
Zong Ming dan tentera yang awal banggun untuk bersiap , setiap hari mereka akan melangkah jauh
Tapi kali ini berbeda militer dari kerajaan Liong Han juga ikut serta , bukan itu saja merk malah tidak berpakaian hanya menguna kan seluar panjang saja , tentera dari tempat itu tercangak lihat badan mereka yang keras dan berotot .
Mereka mengira badan mereka hanya sepeti mereka yang hanya biasa biasa tapi ternyata tidak itu semua di luar jangkaan mereka .
"Hari yang baik ayoh kita mulakan." teriak Desven yang juga ikut serta dalam larian itu
"Baik." ujar kuat dan bersemangat pada militernya
Desven dan militernya mendahului meninggal kan mereka
"Komender sudah lama kita tak seperti ini.? sejak yang mulia meninggal kan kerajaan semua aktiviti di batal kan ." ujar salah seorang militernya
"Benar , tapi tak ku sangka kita dapat balik juga seperti ini di sini atas printah yang mulia melatih mereka di sini ." balas Desven
"Haaa senang nya dapat joging awal pagi sebelum matahari terbit." ujar mereka semua.
Mereka pun ketawa bersama merayakan kegembiraan , selepas kepergian xiou si dari kerajaan mereka semua bersatu hati menjaga kerajaan itu dan selalu memantau desa dan kota .
Dalam seminggu xiou si ambil tiga atau empat hari pergi kunjung desa dan kota , bukan itu saja setiap kali xiou si jalan jalan ke kota desa semua para rakyat yang berniaga tokoh makanan akan memberi rasa makan mereka apa pada xiou si untuk beri pendapat masakan mereka
Kediaman istana ye chen
"Tuan putera kami mohon berhenti pecahkan barangan barang ini semua." ujar Han Shi
"Pergi ! keluar jangan ganggu aku !" teriak ye chen yang masih marah
"Putera ye " panggil mereka lagi
"Pergi !" ujar keras sambil nangis dan tangan nya juga terluka terkena dengan pecahan ves
Mereka pun keluar dari tempat itu dan hanya menunggu di luar , mereka juga itu serta bersedih lihat ye chen seperti itu
"Napa setiap kali putera ye bertemu dengan raja mesti seperti ini ?" ujar Han Bo
"Apa kita nak buat?" ujar tanya Lan yi
Semua hanya diam
"Tunggu ! , nona?" ujar Han Shi
"Nona ?" ujar mereka semua
"Kalian tunggu sini aku nak ke suatu tempat " ujar Han Shi dan berlari meninggalkan kawasan istana itu
__ADS_1
"Shi kamu nak kemana ?" tanya Han Bo
Han Shi hanya diam dan terus melangkah keluar dari tempat itu
"Satu satu nya harapan yang boleh menengah kan putera ye iaitu nona xiou si !" ujar batin Han Shi
Han Shi pun terus lari ke istana bunga mencari xiou si , tiba lah Han Shi di tempat itu.
"Nona xiou si apa kamu ada di sini ?" ujar kuat Han Shi
Di dalam rumah
"Siapa yang memanggil nama xiou si ini kan xiou si tak ada di sini " ujar Vivian
Lalu jalan lah Vivian ke pintu utama dan membukanya.
"Nona xioi si " panggil Han Shi
"Kamu rupanya Han Shi , Napa ke sini ?" ujar tanya Vivian
"Aahh ibu Oddes rupanya , aku kira nona xiou si tadi " ujar Han Shi
"Xiou si tak ada di sini , kata nya dia ada kerja di tempat lain " ujar balas Vivian
"Oohhh , gitu tak apa lah terima kasih ibu Oddes " ujar Han Shi dan terus meningal tempatan itu dengan laju
"Napa dengan Han Shi ? terburu buru apa ada masalah ? hisss " ujar Vivian lagi
"Aduh " ujar kesakitan Han Shi dan merasa dia melanggar dinding lalu terjatuh
Han shi pun menaikan kepala nya dan lihat Mo Fan yang baru balik dari kerja nya
"Shi Napa kamu ke sini ?" ujar tanya Mo Fan
" Tuan , aku mencari nona xiou si.?" ujar Han Shi
"Nona xiou si ! , yahhh mereka juga panggil yang mulia nona ? "ujar batin Mo Fan
"Apa masalah nya ? " tanya Mo Fan
Han Shi pun beri tahu masalah nya
"Ahhhh , Napa banyak sangat masalah waktu yang mulia tak ada !" bentak batin Mo Fan
"Maaf tuan Mo Fan , kami udah guna banyak cara tapi tak berkesan sama sekali." ujar Han Shi
"Sudah lah kita ke sana saja " ujar Mo Fan
"Tapi "
__ADS_1
"Xiou si ada banyak kerja , aku gantikan nya saja dulu untuk sementara ini " ujar Mo Fan
"Baik tuan " balas Han Shi
Mereka berdua pun jalan ke istana , ye chen yang masih berkurung dalam istana tak akan keluar .
Mo Fan yang merasa letih terpaksa melakukan semua pekerjaan xiou si waktu dia tak ada di kerajaan itu , Mo Fan sangkah pekerjaan xiou si hanya itu saja tapi tidak .
Sikap xiou si yang suka menolong dan berbelas kasih pada orang lain itu , membuat orang lain muda tenang dan menghormati nya .
Mo Fan dan Han Shi tiba di tempat itu
"Tuan Mo Fan " panggil mereka semua
"Kalian semua tunggu di sini " ujar Mo Fan sedikit tegas dan jalan mendekat ke pintu
Tok Tok Tok
"Tuan puteri ini aku Mo Fan " ujar tenang dan sopan Mo Fan
"Mo Fan ?" ujar batin ye chen
"Pergi aku tak ingin di ganggu !" ujar keras ye chen
"Pffuu , xiou si meminta ku datang ke mari untuk menemani tuan Putera dan xiou si kata dia minta maaf tak dapat menemani tuan putera dalam beberapa hari lalu " ujar Mo Fan
"Apa ibu terlalu sibuk hingga tak ada masa " tanya ye chen dengan tenang
"Ternyata benar putera ye panggil yang mulia ibu " ujar batin Mo Fan
"Benar tuan putera , katanya banyak nak lakukan , jadi xiou si menuruh ku ke sini ." ujar Mo Fan lagi
Crak , pintu di buka
"Benar " ujar ye chen yang berdiri di sebalik pintu
"Benar putera ye " balas Mo Fan
"Emmm masuk lah , hanya kamu saja " ujar ye chen
Mo Fan pun masuk ke dalam , para pelayan dan pengawal ye chen hanya melihat saja dan hairan , bagi mereka sangat susah untuk menenang kan ye chen , tapi Mo Fan melakukan dengan cepat .
Tak lama kemudian mereka terdengar suara tertawa ye chen yang kembali ceria , mereka pun merasa legah dan merasa letih Kerna sudah beberapa jam mereka cuba menenang kan ye chen , barang barang yang ada di dalam juga banyak pecah .
"Putera ye aku lihat tempat ini berantakan , apa bisa ku panggil mereka bersikan ?" ujar tanya Mo Fan
"Tentu saja , lagian aku sudah berlebih hingga pecah kan barang ini semua , aku terlalu mara dengan ayah yang selalu saja anggap aku salah ! tapi aku selalu ingat pesan ibu , jangan melawan jika di tegur atau di marah tapi aku malah tak patuh nya " ujar ye chen
Mo Fan hanya senyum saja
__ADS_1
"Aku tak sangka yang mulia mengajar putera ye dengan baik dan lebih baik dari sekolah nya " ujar batin Mo Fan