
Di pagi hari mereka bangun dari tidur bersiap sedia untuk berangkat pergi , mereka menyadari bai gong dan orang bawahan nya tak ada di sana , dengan cepat mereka melapoaran kepada Roger.
"Lapor jeneral ada masalah ! " seorang pengawal yang menjaga di malam hari ini melaporkan pada Roger
"Ada apa ...."
"Bandit yang di ikat tu tak ada di sana ! "
"APA ! , apa yang kalian lakukan bukan kan aku menuruh kalian menjaga nya....!" suara tegas Roger.
"Maaf jeneral kami memang menjaga malam itu ,tapi tak ada yang memcurigakan dan semalam aku memeriksa mereka , mereka sudah tidur..." pengawal itu menjelas kan lebih terperinci.
"Apa yang terjadi " Roger dengan penuh tertanya tanya
" Lapor Jenerel aku sudah memeriksa tempat itu dan jika lihat dari keadaan nya baru saja ..."
" Baik , aku akan melaporkan pada yang mulia kalian semua awasi tempat ini.
Roger jalan beri tahu xiou si , xiou si terkejut tak percaya , dia sangat cemas di terdengar orang yang di ikat itu menghilang tiba tiba .
"Kalian pergi cari dan jangan jalan seorang diri.... " suara kerisawan xiou si dia pun jalan ke kiri dan ke kanan .
"Baik , yang mulia...." ucap Roger
Roger memberi perintah mencari bai gong dan orang bawahan nya.
Pada masa itu juga , orang yang sedang di rawat itu sedar
"Kalian sudah sedar.... !" suara tegas Yun tang
" Siapa ....." Salah seorang berkata yang masih linlung , orang itu pun menetap Yun tang dengan lama
" tjeneral Yun Tang !" semua mereka berkata dengan suara ketakutan .
"Tak perlu terkejut , apa luka kalian sudah baik..."
"Di mana ketua kami ...." salah seorang bertanya
"Semalam dia bersama dengan kami dan tapi , awal pagi tadi di tiba tiba menghilang kami sedang mencari mereka sekarang..."
" Jadi , apa yang terjadi semalam..." seorang lagi bertanya
"Semalam kalian semua kami kalah kan, yang mulia ingin memhukum kalian semau ,tapi yang mulia belum beri hukuman pada kalian ,ketua kalian sendiri yang memutuskan ikat di depan sana itu.... " Yun Tang mencerita kan segala yang terjadi semalam
Akhir nya para bandit itu mengeluarkan muka kesal , awal nya mereka tak percaya ,tapi mereka sendiri melihat diri mereka sekarang di balut kain dan di sapu ubat.
" Jadi yang aku dengar semalam itu benar aku sangah itu mimpi...."
__ADS_1
"Apa maksud mu....?" sahabat nya bertanya
" Sebenar nya semalam aku masih separuh sedar ,tapi aku tak dapat bangun aku hanya dapat dengar yang mereka kata kan dan hukuman itu ketua sendiri yang memutuskan ...." ucap orang itu dengan riaksi penuh kesal
"Jadi mereka berkata benar.... " semua mengeluh
"Apa kami boleh bertemu yang mulia " seorang dari mereka berkata dengan suara kesal
"Sekarang mungkin yang mulia sibuk ,lagi pun yang mulia menuruh kami mencari ketua kalian ...." ucap Mo Fan sambil jalan masuk ke kamar itu
Kamar itu terletak di belakang toko , lebih kurang enam meter dari toko , jalan batu batu di penuh sayur sayuran ,pohan buah buahan di tanam tepi dan ada pokok pokok besar , tempat yang sangat cantik dan unik.
"Tolong benar kan kami bertemu dengan yang mulia tuan "
"Kami tahu kami bersalah , tapi kami tak sangka yang mulia melayan kami dengan baik..."
Mo Fan memandang Yun Tang dan berfikir kembali
"Aku akan cuba , jika yang mulia sudi
bertemu..." ucap Mo Fan
" Terima kasih tuan ..." semua mengucap
"Oh ya dan jangan panggil aku tuan hanya panggil Mo Fan saja " ujar Mo Fan lagi
Mo Fan pun jalan ke tempat xiou si , lalu bertahu tentang orang yang ingin berjumpa dengan nya , xiou si pun setuju ,lalu jalan ikut Mo Fan ke ruang belakang , tiba di sana
" Yang mulia. ..." Yun tang dan orang bawahan nya tunduk hormat dan ucap bersama yang menungguh xiou si di luar pintu
" Emh " hanya ucap pendek
" Sila masuk yang mulia..." ucap salah seorang pengawal
Mo Fan mendahului masuk dan disusuri Yun Tang .
"Yang mulia dah tiba...." ucap Mo Fan pada bandit itu
Xiou si melangka masuk .
"Salam hormat yang mulia " semua bandit ucap bersama
"Ya , ada apa kalian ingin bertemu dengan ku ! " ucap xiou si sedikit tegas.
"Kami ingin berterima kasih pada yang mulia , kami tahu kami salah menerang kalian semua...." salah seorang berkata dan terkejut mereka menyangka yang mulia itu seorang pria tapi bukan
"Tak perlu , apakah kalian sudah merasa lebih baik...."
__ADS_1
" Berkat yang mulia kami baik baik saja...."
" Bagus , jika tak ada -- " ucap xiou si terhenti
" Yang mulia , kami ingin bertanya bagaimana dengan ketua kami , tadi mereka kata bahawa mereka tiba tiba hilang..."suara tertanya tanya dan penuh panasaran.
"Masih dalam pencarian , aku juga tak tahu apa yang terjadi pada mereka .." suara sedikit sedih.
"Jadi begitu...."
"Kalian rehat lah saja sebentar lagi makanan kalian akan di hantar , makan lah hingga puas..." dengan suara tenang
Xiou si jalan meninggalkan kan mereka di dalam , lalu berdiri di luar , masa itu makanan mereka dia bawah ke sana , xiou si hanya diam saja ,mendengar suara mereka yang sedang menikmati makanan mereka.
Pada masa itu juga xiou , tak sengaja mendengar cerita tentang masa lalu mereka sebelum menjadi seperti ini.
Dulunya mereka mempunyai ketua yang sangat baik hati pada mereka membantu desa mereka mendapat hasil makanan , semua yang di suruh oleh orang itu mereka melakukan ikut perintah nya , tapi akhir nya orang itu mengkhianat mereka ,orang itu mengambil semua hasil usahan mereka.
xiou si hanya diam dengar bicara mereka yang panjang lebar itu , tiba tiba xiou si terkejut dengar nama nya di sebut , bukan xiou si saja malah Mo Fan dan Yun Tang juga ikut serta terkejut.
"Napa kalian , mencari orang itu....? "Yun Tang bertanya.
"Kami hanya berharap berjumpa dengan orang itu dan orang itu adalah harapan terakhir desa kami " ucap salah seorang bandit itu
"Aku tak sangkah ,Banyak orang mencari yang mulia..." Batin Mo Fan dan Yun Tang berkata
"Aku kira kalian tak perlu lagi cari orang itu..." ucap Mo Fan
"Napa pula orang itu sangat penting si desa kami....." sedikit suara naik
" Bukan desa kalian saja yang mencari nya ..." Yun Tang berkata sambil geleng kepala
"Orang yang kalian cari itu ,sudah ada di depan kalian....." ucap Mo Fan dan menupuk punduk salah seorang bandit itu.
"Apa maksud kalian...?"
"Haih , kalian ini perlu kami kata kan lagi...." Yun Tang naik sedikit suara nya
"Maksud kalian orang itu adalah yang mulia...."
Mo Fan dan Yun Tang hanya menunduk kepala saja.
Semau para bandit itu terkejut , gementar dan tak dapat berkata lagi.
"Sudah ! , habis kan makanan kalian jangan buat yang mulia marah ....."
" Baik terima kasih untuk yang mulia..." ucap dari mereka semua dan terlihat air mata yang bertakung .
__ADS_1
Xiou si yang berada di luar hanya senyum dan mengeluarakan sedikit air mata xiou si tak menangka banyak yang mencari nya dan dari situ xiou si sedar kenapa ayah nya tak membenarkannya keluar jauh dari kota.