
Di malam hari xiou si lihat Mo Fan dan Xing ru bicara di luar , beberapa minit kemudian mereka masuk , melihat mereka sudah masuk kamar masing masing.
xiou si keluar kamarnya dan jalan turun , masa itu xiou si sudah ada di luar penginapan itu , Mo Fan keluar tak dapat tidur , melihat seorang berjubah panjang menutup seluruh badan dari atas ke bawah , Mo Fan panasan dia sembunyi di tepi pintu agar tak di ketahui , orang itu toleh ke belakang.
"Xiou si ! , apa yang dia buat keluar malam malam seperti ini ?" Mo Fan sangat tertanya tanya
Mo Fan megambil juba nya lalu turun ke bawah , tiba di pintu utama Mo Fan melihat ada tiga hingga lima orang berada di depan pintu gerbang , lihat xiou si ikut jalan bersama mereka.
Mo Fan ikut dari belakang hingga sampai di satu tempat , Mo Fan tak tahu tempat itu , di penuh tentera keaman penuh cahaya rumah yang besar bertingkat tiga hingga empat tingkat dan mempunyai menara puncak.
"Tempat apa ini ? "
Mo Fan melihat xiou si masuk di sana dia terkejut semua orang di sana tunduk pada xiou si dan binggun , dia melihat xiou si sudah jauh masuk ke dalam rumah itu.
Mo Fan tercangak melihat kejadian itu.
*******
"Salam hormat yang mulia ." ucapan dari kiri dan kanan menyambut ketibaan xiou si sambil berlutut sebelah kaki dan tangan kanan besentu dadah kiri
"Ya berdiri " ujar balas xiou si
Para pelayan pun berdiri hanya menunduk kepala tanda hormat .
Xiou di membuka juba panjang itu lalu jalan masuk menujuh ke aula kamar kerja nya , xiou belum sampai di kamar kerja nya , seseorang menunggu nya dia sana xiou si melihat orang itu dengan tetap dingin
"Salam hormat dari xiou si ayah "
"Selamat kembali puteri ku ."
"Terima kasih ayah."
"Apa yang buat ayah datang sini malam ini apakah ada masalah di kota hingga kamu datang ke mari ? "
"Eyah , memang ada dan itu sangat besar."
Mereka pun masuk ke dalam kamar kerja xiou si dan ayah nya bicara panjang lebar di dalam kamar kerja itu , oleh kerana lama terpisah , itu buat sangat merindukan.
Tok Tok Tok
" Masuk. "
"Yang mulia ada masalah ."
"Apa dia ?"
"Ada pencoroboh."
__ADS_1
"Apa !! " suara xiou si dan ayah xiou si yang terkejut
"Aku kan pergi lihat ." suara tegas ayah xiou si
"Baik ayah...."
Ayah nya keluar , xiou si tak enak badan selepas dua puluh minit berlalu , xiou si pun keluar melihat siapa penceroboh itu , mendengar suara bising dari dewan besar , xiou si jalan ke sana.
"Maksud aku , aku buka penceroboh aku hanya ikuti teman aku saja , tolong maaf aku. " Mo Fan yang ketakut dan dalam keadaan terbaring di lantai tangan di ikat di belakang.
"Kamu bohong ! , jika kamu bukan penceroboh lalu Napa kamu bersembunyi di sudut gelap ! "
"Aku aku--"
"Lihat kamu bohong ! " Steven crew pembantu penasihat ayah xiou si
"Suara ini , mungkinkah !"
" Kamu memang pandai bohong ."
"Tidak tidak aku berkata benar "
"Pembohong ! " tinju Steven menghampiri muka orang itu
"Berhenti !" suara dari belakang
"Siapa yang berani hentikan ku ! " ujar Steven dengan suara kuat dan kasar
"Siapa kamu ?" ujar Steven yang tak mengenali xiou si
"Sudah lepaskan ikatkan itu !"
Xiou si dengan muka yang serius dan suara tegas , steven melihat orang itu dan tak kenal , Steven adalah orang baru yang menganti tempat paman nya , pada masa itu ayah xiou si tak ada di sana dia hanya menyuruh Steven saja.
"Kenapa kamu ke sini , bukan ka kamu kata nak selesaikan kerjanya ?" salah seorang yang mengenali xiou si tapi dia hanya diam tak beri tahu stevan
"Aku sudah selesai , aku datang ke sini ada urus lain !"
"Baiklah , apa kamu akan guna tempat ini ." ujar tanya dan tak berani sebut
" Ya " ujar xiou si jalan ke sana melihat orang itu ternyata orang itu adalah Mo Fan
"Siapa orang ini ?" Steven bertanya orang yang bersama dengan nya
"Diam ! , kamu orang baru memang kamu tak kenal !"
"Berani kamu suruh aku diam ! " tegas Steven
__ADS_1
" Tuan penasihat stevan , aku akan beri tahu nanti ."
Mo Fan melihat orang yang menghampiri itu lalu
" Xiou si ! , napa kamu di sin ?" Mo Fan yang terkejut lihat xiou dengan pakaian gaun warna kuning kemasan rambut terurai terhias
Xiou si hanya diam
"Dan Napa kamu guna pakaian seperti ini xiou si ?" ujar tanya Mo Fan lagi
Xiou si hanya diam seketika.
"maaf kamu salah orang.. "
"Tidak kamu pasti xiou si aku kenal suara nya ."
Xiou si terdiam lagi
"Apakah kalian melihat puteri ku ? "suara dari arah depan .
"Tetua Jorden " semua memanggil dan tunduk hormat begitu juga dengan Steven
"Ya "
"Aku mencari xiou -- " percakapan Jorden terhenti melihat xiou si ada sana , melihat muka xiou si yang hitam , jorden tahu bagaimana riaksi xiou si akan bila marah.
Xiou si jalan ke depan , di depan ada satu kerusi yang sangat mewah berwarna kuning keemasan , mereka tahu apa maksud xiou si jalan ke sana , steven hanya lihat tak tahu apa maksudnya , begitu juga dengan Mo Fan .
Mo Fan lihat semua tunduk dan berlutut sama seperti masa hari pertama mereka masuk ke sini.
Steven masih bingung , dia pun menoleh belakang lalu terkejut semuanya tunduk hormat , pada masa itu Feng wer pun tiba
"Salam hormat yang mulia xiou jes si !" semua ucap serentak tapi hanya Mo Fan dan stevan yang diam dan mereka sangat terkejut dan binggun.
" Berdiri ! " ujar tegas xiou si
"Terima kasih yang mulia " ujar serentak mereka lalu berdiri
"Feng wer 1" panggil xiou si
" Aku di sini , ini laporan yang yang mulia minta aku siap kan " ujar Feng wer
"Baik terima kasih..."
Xiou si melihat semua laporan dan dokumen itu memang benar mereka pernah ke sini.
"Maaf hamba yang mulia , aku aku-- " suara gugup Steven yang ketakutan ,gementar dan terus terjatuh dan kata kata tak habis di ucap
__ADS_1
"Tak apa Feng wer udah beri tahu aku tentang kamu aku maafkan dan kita pergi ke topik lain , sebelum tu Mo Fan aku minta maaf , memang benar aku adalah xiou si dan terima kasih beritahu aku tentang masalah yang kalian hadapi termasuk bekalan makanan di kota , jadi Feng wer di mana tahan itu ?" dengan santai xiou si berkata
"Yang mulia tentang tu ada yang terlepas , sekarang kami sedang kejar mereka " ujar gugup Feng wer berkata pada masa itu Mo Fan hanya diam dan tak percaya