Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 54 pengsan


__ADS_3

Di awal pagi yang sejuk embun meliputi kerajaan Dongguan , angin yang sejuk meniup pelan , xiou si yang sudah banggun di awal pagi terdengar suara ketawa , xiou si pun berangkat pergi turun ke bawah dan jalan ke taman c.


Dari jauh mendengar suara tertawa gembira , xiou si jalan ke sana tanpa di sedari olah mereka.


"Di awal pagi cerah di liputi embun ,suara gembira tertawa di awal pagi , senyum manis hati terbuka , kalian bicara tentang apa....?" tanya xiou si yang sudah tiba disana


mereka pun berhenti ketawa dengar suara itu lalu tunduk hormat beri salam.


" Selamat pagi yang mulia..." ujar mereka semau


"Eyah selamat pagi juga..." balas xiou si


" Napa yang mulia datang ke sini...??" tanya Zhang wei


"Aku terjaga ! , embun dan angin memanggil ku ke sini.." ujar tenang xiou si.


"Apa kami menganggu MU yang mulia...?" tanya Jun Qiang


"Tak juga...." ujar xiou si berbeda dari sebelum nya


Meraka lihat xiou si dengan lain dan suara xiou si yang tak bersemangat.


"Yang mulia apa kamu baik baik saja...?" tanya Jun Qiang


"Mungkin..." suara lesu xiou si


Mereka berbokar dengan lama.


"Kalian terusan lah saja tak perlu hirau kan ku ,aku balik dulu..." ujar xiou si yang berdaya


"Baik yang mulia..." ujar mereka semua dan risaukan xiou si yang dalam keadaan tak sihat..


Xiou si pun jalan balik ,penglihat nya menjadi kabur jalan nya tak benar xiou si memegang kepala nya yang sangat sakit .


"Aduh , kepala ku sakit sekali Napa tiba tiba..." ujar pelan xiou si dan dia merasa badan nya semakin panas padahal masa itu sejuk .


"Aahhhh sakit sekali! "


Jun Qiang dan yang lain , masih berborak Jun Qiang yang tak tegak merasa lain hati nya tak tenteram .


"Aahhh Napa dengan ku ! , sakit sekali ! , Qiang Zhang "ujar dan panggil nama Jun Qiang dan Zhang wei , xiou si pun jatuh pengsan

__ADS_1


Jun Qiang yang tak tegah , dengar ada panggil dari xiou si , dengan cepat Jun Qiang terbang ke arah xiou si.


"Tuan Jun Qiang kamu nak kemana...!" tanya peri bunga itu.


"Apa yang terjadi Napa tuan Jun Qiang pergi dengan terburu buru...? " ujar batin Zhang wei


Masa Zhang wei berfikir , ddia juga dengar nama nya di panggil , Zhang wei terkejut dan hairan panggilan itu berbeda dari biasa nya , Zhang wei pun terus berdiri dengan cepat dan terbang ke tempat xiou si


"Yang mulia apa yang terjadi pada mu...!" ujar bimbang Zhang wei


Para peri itu pun hairan lalu mengejar Jun Qiang dan Zhang wei.


Jun Qiang yang sudah tiba di tempat xiou si , mata nya membulat besar terus ,


" YANG MULIA ! " teriak dengan kuat dan terkejut Jun Qiang lalu mendekat xiou si dan menyadarkan tubuh xiou si di tubuh nya , l hingga Zhang wei dan peri itu dapat dengar suara Jun Qiang


Mereka pun bergegas ke sana " tuan Jun Qiang kenapa dengan yang mulia...!" ujar Zhang wei ,dia pun sudah tiba di sana.


Mata Zhang wei juga membulat besar "yang mulia...!!" teriak terkejut Zhang wei lihat keadaan xiou si


"Tuan Qiang , Napa dengan yang mulia...?" tanya Zhang wei dan mendekat pada xiou si


"Aku juga tak tahu ! , masa aku tiba di sini yang mulia sudah terbaring di sini dan badan nya panas sekali...!" ujar Jun Qiang dia guna kekuatan angin nya beri nafas pada xiou si.


Jun Qiang pun mengendong xiou si , bawah xiou si balik ke penginapan , dalam perjalanan xiou si yang tak tahan dengan sakit nya panas nya semakin naik.


"Sakit sekali ahhh ! " teriak xiou si


"Yang mulia !" ujar Jun Qiang dan Zhang wei


"Yang mulia apa terjadi pada mu ? " ujar Jun Qiang yang sangat kaget pada xiou si


"Aku tak tahu tiba tiba saja , ahhhh kepala ku kepala ku sakit sangat sekali ! " ujar xiou si sambil kedua tangan nya memegang kelapa nya.


Mereka pun tiba di penginapan xiou si ,mereka pun masuk dalam kamar xiou si ,meletak kan tubuh xiou si di tempat tidur nya.


"Zhang guna kekuatan air mu dan untuk hilangkan panas yang mulia..!'' tegas Jun Qiang


"baik...."


Zhang wei pun pun melakukan seperti di printahkan oleh Jun Qiang.

__ADS_1


"Aaaarrrrggg..!!" teriak Zhang wei dan terbatuk batuk dia merasa ada penolakan kekutan nya


" Zhang...!!" teriak Jun Qiang


"Aku tak apa apa. " ujar menahan sakit dan megelap bibir nya yang terkeluar sedikit darah .


"Bagaimana ..." tanya Jun Qiang


"Aku tak tahu , panas yang mulia semakin naik dan air ku tak dapat menerima ! , bukan itu saja aku rasa ada penolakan dalam badan yang mulia...."ujar panasaran dan kaget Zhang wei


Jun Qiang dan Zhang wei pun berusaha merawat xiou si.


Hari pun makin cerah , cahaya matahari yang sudah keluar bersinar , Mo Fan yang sudah bangun dari tempat tidur nya , dia pun ke dapur xiou si tak ada disana.


"Di mana yang mulia selalu nya di sudah ada di sini menyiapkan sarapan apa yang mulia belum banggun lagi ?" ujar seorang Mo Fan


Mo Fan pun naik ke atas pergi lihat xiou si , tiba di sana mengetuk pintu tiga hingga empat kaki tak ada sahutan.


"Apa yang mulia terjaga atau ada yang dia buat...?" ujar batin Mo Fan dan menunggu di luar


Jun Qiang dan Zhang wei yang berada di dalam terkejut ada ketukan pintu mereka pun berhenti dan berdiam diri , lapan peri pun tiba di sana , mereka lihat kedua tuan mereka yang tak tegah dan jalan mundar mandir tak tentu arah.


"Tuan...." seruh mereka semau


"Napa dengan yang mulia....?" tanya Tenky


Jun Qiang dan Zhang wei hanya diam , para peri itu pun binggun , peri itu pun jalan ke arah Xiou si lihat keadaan xiou si muka nya sangat pucat , sakit yang xiou si alami hingga menutup mata dan mengerut kening nya menahan sakitnya.


"Yang mulia.... ! " ujar keras para peri terkejut lihat keadaan xiou si.


Mo Fan yang masih di luar , dia merasa terlalu lama , Mo Fan pun masuk ke dalam .


"Yang mulia , apa yang mulia sudah banggun...?" tanya Mo Fan dan jalan masuk ke dalam.


Jun Qiang dan yang lain hanya diam lihat Mo Fan masuk ,tapi Mo Fan tak dapat lihat mereka , mo Fan pun jalan ke arah xiou si yang tengah berbaring di sana , dia panasana lalu mendekat , lihat muka xiou si sangat pucat , Mo Fan pun mengerut kening lalu memegang dahi xiou si.


"Aahhh panas sekali .!" teriak Mo Fan memegang kelapa xiou si yang sangat panas.


Mo Fan pun ke kamar mandi xiou si ambil balang dan kain lalu mengisi air , Mo Fan ambil kain tu dan membasahkan dan perah kain itu lalu meletakkan di kepala xiou si.


"Napa dengan kamu yang mulia ? , tiba tiba saja yang mulia demam , tapi kemarin yang mulia elok saja...?" ujar Mo Fan yang kawatir dengan xiou si

__ADS_1


Mo Fan yang tak tegah lihat xiou si hingga pekerjaan nya di abaikan , hampir sehari Mo Fan di sana hingga tak makan dan minum , Mo Fan tahu jika dia beritahu pada mereka ,takut nanti jika sampai ke tempat Feng wer dia tak akan di lepas kan Kerna tak menjaga xiou si dengan baik , lalu dia pun ambil keputusan hanya diam saja dan terus menjaga xiou si hingga membaik.


__ADS_2