
Hai teman sekalian maaf ya updet nya lama,tapi sebelum itu jangan lupa tekan tombol 👍 , vote dan komentarinya itu buat auther senang hati terima kasih atas dukungan kalian semua...
"kalian semau siapakan kamar dan bersikan tempat itu pastikan tak ada kerosakan dan gantikan semua barang lama kepada yang baru !" tegas Zong Ming
Zong ming tahu seperti apa kesukaan xiou si , lalu beritahu semua apa yang harus di lakukan.
" baik jeneral dengan segerah !" ujar tegas semua tentera nya
" putera mu sudah besar tak seperti dulu kan xander " ujar roger dan memegang punduk xander
"hmmm mungkin !" balas xander melihat ke arah mereka yang berusaha melakukan pekerjaan .
"jadi tinggal orang yang ada di sana " ujar roger dan melirik ke arah orang yang di tahan itu dengan tetapan tajam
mereka menyadari nya dan menelan ludah tak dapat berkata apa apa Karna ketakuat
Roger dan Alexander pun jalan ke tempat mereka dengan wajah serius .
"tuan jeneral kami bersalah Kami bersalah tak tak akan melakukan kesalahan lagi , ampun jeneral ampun " ujar mereka dan memohon pada Roger dan Alexander
" ? " dalam fikiran roger dan Alexander dan saling menetap tak tahu apa yang mereka kata kan
"apa kalian sudah rasa baik sekarang ?" tanya Roger dengan tenang
"kami tak tahu apa kesalahan kalian hingga kalian di ikat di sini ?" ujar xander
"eehhh ?" ujar mereka semua dan binggun
"beritahu kami apa yang kalian lakukan hingga jadi seperti ini ?" tanya Roger
"bantu menjawab jeneral " ujar seorang dari tentera Zong Ming.
"boleh siapa nama mu ?" ujar xander
" nama ku song Jie dan alasan mereka di ikat di sini karna mereka menghina kami dan waktu itu juga yang mulia terdengar mereka Memburukan jeneral Zong Ming " song Jie pun terus bicara dan beritahu semua nya termasuk ketiga orang itu
roger yang menyadari wajah Alexander yang berubah menjadi hitam , dengan cepat roger menutup mulut song Jie
__ADS_1
"hmmm "bicara song Jie terhenti
"cukup jangan katakan lagi " bisik Roger
song Jie tersedar lihat Alexander wajah nya sudah menghitam dengan laju song Jie berlutut di depan Alexander dan memohon maaf atas terlanjur bicara
"oh sekarang aku megerti Napa yang mulia menahan kalian rupa rupa begitu , tapi aku tak akan lepas kan kalian begitu saja ! aku beri kalian kesempatan minta maaf pada mereka atau terima lah hukum nya kerana kalian menghina putera ku yang bodoh itu !" ujar tegas Alexander
mereka pun terdiam lepas dengar perkataan anak bodoh.
"je jeneral apa tak ada pilihan lain ?" ujar tanya seorang dari mereka
"tak ada !" ujar tegas Alexander
mereka semua pun menelan ludah termasuk tiga anak beranak itu , roger dan Alexander lihat mereka yang tak tahu nak buat apa , lalu jalan meningal kan mereka
"kalian semua istirehat lah dengan cukup , lepas itu aku benarkan kalian pergi tapi dengan satu syarat jika kami mengetahui identiti yang mulia bocor ! jangan salah kan kami jika bertindak kejam pada kalian semua !" tegas Alexander
" ba baik jeneral" ujar ketakuakan mereka semua
"baik ? apa seperti itu kalian di ajak menghormati perintah " tegas xander hingga semua terdengar
"maaf !" ujar Alexander lagi.
"menurut perintah jeneral Kami tidak akan ceroboh lagi dan belajar dengan menjawab dengan benar!" tegas mereka semua dan rasa sedikit ragu
"bagus dengar kalian semua ! jika kalian seorang tentera jangan sesekali membiarkan kan diri kalian tindas dari ketakutan dan--- " ujar xander terhenti
" yakin pada diri , kuat kan fikiran , berfikir dengan benar , bertindak dalam perancangan , saling membantu , jangan berdendam , di atas bumi ada yang lebih tinggi dari langit , bantu orang tak berkemampuan , jangan membanding kan diri pada orang lain , hidup miskin atau kaya tetap lah manusia bukannya binatang , saling bantu sesama rakan mahupun musuh , berbahagia walaupun dalam kesuhan karna ada cahayanya dan printah raja atas raja adalah mutlak !" ujar tegas semua dari militer kerajaan Liong Han
mereka yang mendengar kan itu semua terdiam , mereka tak sangkah mereka akan berbicara seperti itu.
" bagus , bagus sekali aku kira kali semua sudah lupa dengan visi dan printah yang di berikan oleh yang mulia !" ujar tegas Alexander
"printah yang mulia Adalah mutlak " ujar tegas mereka semua.
"jendela apa maksud raja atas raja Adalah mutlak ?" tanya Mo Fan
__ADS_1
" kamu akan tahu juga satu hari nanti bila tiba masanya Mo Fan " balas Roger
"oh "ujar pindik Mo Fan
"sepertinya mereka sembunyikan sesuatu ? siapa sebenar yang mulia hingga mereka terlalu takut dan jika dengar dari bicara mereka tadi seperti nya yang mulia bukan yang mulia biasa !" ujar batin Mo Fan yang mula sedar .
sejak kedatang xiou si dan Mo dan mengetahui siapa xiou si , lepas bertemu dangan beberapa jeneral situasi nya semakin berubah bukan itu saja Mo Fan mula sedar seperti nya xiou si yang megendali semau orang bukan itu saja malah mereka memanggil ayah Xiou si tetua bukan raja
siapa kah raja di kerajaan Liong Han ?
ayah Xiou si Jordan Fordle di panggil tetua dan xiou si adalah puteri , di mana raja nya ? apa yang di sembunyikan oleh kerajaan itu hingga ada pertemuan dari lima kerajaan ?
ayoh kita lanjut kan
waktu pun sudah petang dan kamar yang mereka kerjakan pun siap dengan cepat , mereka sangat kelelahan hingga ada yang tidur sekejap
Roger dan Alexander dan senyum saja lihat mereka tak menghalang atau memerintah dan terus melakukan kerja mereka , saat mereka sedang rehat aroma yang sangat wangi keluar dari dapur mereka hingga mereka semua kembali bersemangat dan mereka pun mendekat di dapur itu.
mereka terkejut lihat keahlian masakan mereka yang cukup mahir dan hampir sebanding dengan cara masak xiou si.
orang yang ada di dalam sana Roger , Alexander dan Desven yang sedang menyediakan makan malam mereka .
lalu mereka pun menyedarinya mereka berkumpul di luar sana melihat ke dalam.
"napa kalian berdiri luar sana ! pergi bersikan diri jika lambat kami habis semua ini !" tegas Desven yang melihat mereka di luar
"seperti nya mereka sudah kelaparan ?" ujar Roger
"benar tapi mereka sudah berusaha demi yang mulia , mereka lakukan apa saja hingga buat satu kamar untuk yang mulia meletakkan semau pakaian di raja yang mulia " ujar Alexander
"putera mu mebimbim mereka dengan baik " ujar Desven
"mungkin juga tapi yang mulia kata fizikal dan kekuatan mereka menurun !" ujar Alexander
"apa itu salah satunya , Napa yang mulia panggil jenerel ke sini ?" tanya Desven
"benar itu yang di printahkan oleh yang mulia , mula esok latihan mereka akan bermula dan yang mulia sudah beri aku printah guna apa pun cara hingga mereka jadi seperti di kerajaan , seperti itu yang mulia kata kan pada ku "ujar Alexander
__ADS_1
"nampak nya tak lama lagi kerajaan ini akan jatuh ke tangan yang mulia " ujar Roger