Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 104 Tak mengerti


__ADS_3

Xiou si masih berjalan jalan di taman sambil berborak , oleh Karna sudah lama putar putar tempat itu , xiou si pun jalan ke keluar dari istana bunga , Lalu xiou si pun jalan pergi ke Pintu gerbang istana .


"Selalu nya ada orang di luar ?" ujar xiou si


"Mungkin mereka ada di dalam " ujar Zhang wei


"Sudah lah aku nak ke sana " ujar xiou si


Jalan lah xiou si ke tempat itu , lalu mengintip lihat ke dalam .


"Ternyata di sini semuanya , tapi apa yang mereka lihat dan Napa senyap sekali ?" ujar pelan xiou si


"Apa yang mulia tak nak pergi lihat ?" ujar tanya Li Jie


xiou si pun masuk tak di sedari oleh mereka dan duduk di tepi yang tersedia bangku , duduk lah xiou si di tempat itu dan menilang tangan dan kaki nya , mereka yang lain juga itu bersama xiou si di tepi itu.


"Jeneral ini terlalu sukar untuk di pelajari ?" ujar salah seorang tentera itu


"Benar lihat bukan kah ini terlalu tak muda di fahami , Lagian ayat yang tertulis juga tak dapat di fahami ?" ujar yang seorang lagi


"Apa yang mereka buat ? sukar di pelajari ? ayat yang tak dapat di faham ? apa maksud nya " ujar batin xiou si


"Kalian semua , kalian tahu kan terlalu sukar untuk berlatih dengan kem lain , hanya ini saja yang dapat bantu kita , jadi tolong hargai bantuan dan pemberian dari yang mulia " ujar tegas Yun Tang


"Pemberian dari ku ? apa maksud nya buku yang aku pinjam kan itu !" ujar batin xiou si lagi


"Tapi jenerel , bagaimana nya pelajari teknik ini , Lagian bahasa juga tak dapat di fahami " ujar yang satu lagi


"Sudah , aku nak pergi bertemu dengan yang mulia dan minta tunjuk ajar " ujar Yun Tang dan ambil ke dua buku itu .


"Jeneral " ujar panggil mereka semua , mereka tahu Yun Tang melakukan segala cara hanya untuk memperkuatkan tentera nya .


"Kalian bisa rehat aku pergi ke tempat yang mulia dan satu lagi awasi pintu masuk Faham !" ujar tegas Yun Tang lagi


"Baik Jeneral , kami mengerti " ujar kuat para tentera itu semua


Xiou si yang masih duduk hanya melihat dan mendengar saja , xiou si duduk di tempat itu hampir tiga puluh minit tanpa di sedari oleh mereka sama sekali.


"Apa catatan yang buat itu terlalu sukar ? , bodoh sekali aku ini aku tulis dalam buku itu guna bahasa dari kerajaan ku , aahhhh bagaimana aku bisa lupa " ujar batin xiou si lagi

__ADS_1


Yun Tang pun hendak jalan keluar tanpa lihat sekitar , saat kaki kiri Yun Tang mula melangkah keluar dari pintu langkah nya terhenti .


"Kamu nak Kemana ?" ujar tanya xiou si yang lihat Yun Tang yang baru saja mula melangkah keluar


"Apa aku salah dengar ? , Napa ada Suara yang mulia di sini ?" ujar Yun Tang hairan


"Yun kamu nak Kemana ? " tanya xiou si lagi


"Aku tak salah dengar itu suara yang mulia !" ujar batin Yun Tang


"Yun " ujar panggil xiou si lagi


Yun Tang dan tentera nya pun menoleh pelan ke arah suara itu .


"YANG MULIA !" ujar kuat dan terkejut mereka semua


"Apa kalian nak aku cabut lidah kalian , panggil aku dengan kuat !" ujar tegas xiou si


"Tidak Yang mulia " ujar mereka semua


"Ehm , sini berikan aku buku itu " ujar xiou si lagi


"Jika aku kira mungkin hampir setengah jam aku duduk di sini" ujar tenang xiou si sambil lihat buka yang dia cetak itu.


"Jadi yang mulia dengar bicara kami tadi ?" ujar yun Tang sedikit gugup


"Eyah aku dengar , jadi dimana yang kalian tak faham ?" ujar tenang xiou si


"Dari muka surat permata , tapi hanya sedikit saja kami dapat , yang lain belum terlalu sukar " ujar Yun Tang


"Baik lah tunjukkan aku apa yang kalian dapat belajari dari buku ini ?" ujar xiou si


para tentera itu pun menunjukkan hasil pelajaran mereka , tapi malang nya tak sempurna .


"Kalian hanya dapat belajar teknik dasar saja tapi , tapi bukan teknik lengkap dan cara kalian tak betul " ujar xiou si


"Jadi bagaimana kami nak berlatih dengan teknik ini semau yang mulia , Lagian kami tak dapat pelajari nya dan tak faham " ujar Yun Tang


"Baik aku faham , aku bantu kalian tapi aku tidak akan ajar teknik nya , kalian harus fikir dan cari cara untuk teknik itu " ujar xiou si lagi

__ADS_1


"Tapi bagaimana kami harus cari tahu cara nya ?" ujar tenaga seorang lagi


"Cara nya muda saja Lagian kalian udah tunjukkan pada ku tadi hanya itu saja " ujar xiou si lagi


"Apa Semuda itu ?" ujar mereka lagi


"Tentuh saja , Lagian langkah itu sama saja dengan yang kalian tunjukkan tadi , tapi teknik yang seterusnya ada sedikit tambahan , cuba kalian lihat kembali buku itu bezakan yang pertama dan kedua " ujar xiou si lagi dan beri buku itu kembali .


Merka pun lihat kembali , awlanya Mereka tak percaya , mereka pun lihat balik buku itu berkali kali akhirnya Merka pun sedar dengan teknik itu.


"Yang mulia terima kasih atas pengertian dalam buku ini " ujar para tentera itu semua dengan serentak.


"Tak apa aku hanya bantu sedikit saja " ujar xiou si


" Itu bukan sedikit yang mulia , tapi itu amat besar Lagian tak ada orang yang nak ajar kami semua ini hanya yang mulia saja " ujar Yun Tang


"Baik baik aku faham , aku nak kalian benar dengan giat , selepas satu minggu aku datang kembali lihat hasil pelajaran kalian " ujar xiou si dan terus berdiri .


"Baik yang mulia " ujar kuat dan sengat Merka semua


"Kalian terus kan latihan kalian aku nak ke tempat lain lagi " ujar xiou si


"Jalan ke tempat lain ? , yang mulia apa hari ini yang mulia tak ada tugas ?" ujar tanya Yun Tang


"Tak ada , Lagian Mo Fan yang menggantikan ku melakukan pekerjaan ku , aku terlalu bosan duduk di penginapan itu " ujar xiou si


"Oh gitu , jika begitu terima kasih atas tunjuk ajar nya yang mulia " ujar Yun Tang


"Baik teruskan lah lagiahn kalian , aku pergi dulu " ujar xiou si


Yun Tang dan tentera nya membungkuk beri hormat pada xiou si


"Yang mulia sekarang nak Kemana ?" tanya Tengky


"Ke tempat Mo Fan " ujar xiou si


"Di mana ?" ujar tanya Tengky lagi


" Tari Riang , tempat yang seharus nya aku kerjakan " ujar xiou si lalu jalan lah xiou si ke tempat

__ADS_1


__ADS_2